Perbedaan Onde-Onde dan Klepon, Jangan Ketuker Ya!

perbedaan klepon dan onde-onde-003
Image Source: sajiansedap

Beberapa waktu lalu, ‘masyarakat’ Twitter dan Instagram dihebohkan dengan sebuah unggahan gambar klepon yang ditambahkan kalimat kontradiktif. Meski awalnya memancing berbagai reaksi di kalangan netizen, namun akhirnya popularitas jajanan tradisional Indonesia ini jadi meningkat. Banyak pula yang kemudian menyamakan klepon dengan onde-onde karena bentuknya yang cukup mirip. Blibli Friends jangan ikut bingung, ya. Ini lho, perbedaan dari onde-onde dan klepon!

BACA JUGA: RESEP BIKIN KLEPON BULAT SEMPURNA

_____________

Asal-usul

Selama ini, baik onde-onde maupun klepon dikenal sebagai jajanan khas Indonesia yang bisa dengan mudah ditemukan di toko-toko kue serta pasar tradisional. Tapi tahukah kamu kalau sebenarnya onde-onde merupakan makanan khas Tiongkok yang kemudian dibawa para pedagang ke negara-negara lain di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara?

Di negeri asalnya, onde-onde dikenal dengan berbagai nama tergantung wilayahnya, misalnya saja ma tuan di daerah Cina bagian utara, ma yuan di daerah Cina bagian timur, atau juga zhendai di daerah Hainan. Dikarenakan berasal dari Tiongkok, Indonesia bukan satu-satunya negara yang mengenal onde-onde. Di Malaysia, Vietnam, dan Filipina kamu juga bisa menemukan makanan serupa.

Sedangkan kalau klepon, dipercaya berasal dari Pulau Jawa dan sudah ada sejak zaman kerajaan. Klepon biasanya tidak disajikan sendirian namun bersamaan dengan camilan lain seperti lupis, cenil, dan juga getuk. Meski merupakan hidangan manis, tapi di zaman dulu klepon ternyata banyak dikonsumsi sebagai menu untuk sarapan.

Bentuk dan Rasa

perbedaan klepon dan onde-onde
Image Source: Shutterstocks

Kalau dari segi bentuk, onde-onde dan klepon memang sama-sama bulat dengan permukaan luar dipenuhi taburan. Tapi dari segi bahan dan cita rasa, keduanya cukup berbeda. Onde-onde terbuat dari campuran tepung terigu dan tepung ketan yang diisi dengan pasta kacang hijau manis, kemudian digoreng. Bagian luar onde-onde penuh dengan taburan wijen putih yang menjadikan rasanya sangat gurih. Di beberapa wilayah, Blibli Friends juga bisa menemukan onde-onde berwarna hitam karena terbuat dari tepung ketan hitam. Rasanya garing dan gurih di luar, lalu lembut serta manis di bagian dalam.

Sedangkan klepon terbuat dari tepung ketan putih dan tepung sagu serta santan yang diberi pewarna hijau yang berasal dari daun pandan. Bagian dalamnya diisi dengan gula merah kemudian direbus dalam air mendidih. Setelah matang, klepon dibalurkan di atas parutan kelapa yang menjadikan rasanya gurih. Tekstur klepon jauh lebih kenyal dan lengket jika dibandingkan dengan onde-onde. Ukurannya pun biasanya lebih kecil, hanya sesuapan orang dewasa.

Uniknya, beberapa daerah ternyata memang menyebut klepon sebagai onde-onde, misalnya saja di daerah Sulawesi dan Sumatra. Hal ini juga yang mungkin menimbulkan kebingungan bagi beberapa orang.

Perkembangannya di Zaman Modern

Meski termasuk jajanan tradisional, tapi onde-onde bisa dibilang lebih modern. Sudah banyak banget yang menjual onde-onde kekinian dengan isian coklat, keju, hingga buah-buahan seperti stroberi. Berbeda halnya dengan klepon, jajanan satu ini masih terbilang sangat tradisional dan sulit ditemukan jika bukan di pasar tradisional. Coba ngaku, berapa banyak di antara Blibli Friends yang sudah pernah mencoba klepon?

Namun dengan adanya momen ini, mulai banyak bermunculan klepon unik dengan berbagai warna dan isian. Semoga saja ya, klepon juga bisa bersaing dengan kue-kue modern dan lebih dikenal lagi di seluruh Indonesia bahkan mungkin juga di dunia internasional.

_____________

Yuk, coba deh bikin klepon kreasimu sendiri dengan beli bahan-bahan terbaiknya di Blibli. Viralkan lagi klepon tapi dengan narasi yang lebih positif supaya makin banyak yang tertarik untuk mencobanya!

COBAIN BERBAGAI MACAM DESSERT KLEPON DI SINI

Yunita Dwi

Loves to run, sing, eat, and joget Korea.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY