Menanamkan kemandirian pada si kecil merupakan hal penting agar dia dapat tumbuh menjadi sosok yang mumpuni dan bertanggung jawab. Bisa bangun pagi, beberes kamar dan mainan serta mandi sendiri merupakan contoh prilaku mandiri yang bisa ditunjukkan si kecil.

Namun pada kenyataannya, ini nggak mudah. palagi kalau si kecil punya seseorang yang bisa ia bermanja-manja dalam segala hal. Bisa suster, moms, dads, bahkan opa oma! Sebaiknya gimana ya?

Kali ini, Blog Blibli Friends akan mengupas beberapa tips menumbuhkan rasa kemandirian pada Anak bersama Bunda Lucy, seorang ahli kinesiology yang berfokus pada penanganan isu keluarga dan anak-anak. Apa saja? Yuk cari tahu!

1. Kenali fase pertumbuhannya

fase-pertumbuhan

Menurut Bunda Lucy, rentang usia 3-6 tahun merupakan fase dilema antara sikap ‘Inisiatif’ dengan ‘Merasa Bersalah’. Dalam fase ini, si kecil akan berusaha untuk melakukan hal baru untuk orang lain, namun kegagalan dalam melakukan hal ini akan menumbuhkan rasa mudah bersalah pada dirinya.

Pada tahap ini, si kecil butuh moms untuk mendampinginya dalam belajar mengendalikan perasaan. Salah-salah, si kecil bisa menjadi terlalu sensitif dan takut disalahkan. Jadi, cobalah berikan kebebasan si kecil untuk berekspresi namun tetap mengingatkan batasan secara halus.

2. Jangan hanya berbicara, panutan dari Moms dan Dads juga penting loh

panduan-orangtua

Via Twth Online

Moms, sadarilah bahwa si kecil akan selalu memperhatikan tingkah laku moms dan dads dalam belajar mandiri. Jadi, usahakan untuk selalu kompak dalam berinisiatif dan mandiri ya moms.

Tidak hanya itu, Bunda Lucy juga menyarankan adanya konsistensi pada pemberian contoh perilaku. Contohnya ketika selesai makan, usahakan moms dan dads dapat kompak memberikan contoh untuk membawa piring kotor sendiri untuk segera dicuci.

Biasakanlah si kecil untuk melihat kemandirian dan inisiatif orangtuanya dan ingatkan buah hati untuk mencontohi.

3. Hargai mereka ketika sudah berbuat baik

hargai-mereka

Moms, pahamilah bahwa belajar untuk mandiri adalah hal yang tidak mudah bagi si kecil. Jadi, jangan terlalu keras, dan tunjukkan kebanggaan pada setiap usaha atau keberhasilan yang dia buat ya moms!

Misalnya, memuji dirinya ketika tuntas membereskan mainan ke tempatnya. Bagaimana pun juga, secara disadari atau tidak moms dan dads pasti akan membuat suatu pengharapan untuk si kecil.

Menurut Bunda Lucy, berusaha mandiri menjadi beban psikologis tersendiri bagi si kecil. Untuk itu, berikanlah rasa kepercayaan agar si kecil dapat percaya diri dan tidak malu untuk mengutarakan aksi atas inisiatifnya kepada moms dan dads.

4. Berikan kesempatan si kecil untuk memilih

kesempatan-memili

Via Arts Crackers

Pemberian kepercayaan adalah aspek penting dalam menumbuhkan inisiatif dan sikap mandiri. Oleh karena itu, Bunda Lucy juga menyarankan agar moms membuka kesempatan bagi si kecil untuk mendiskusikan idenya.

Misalnya ketika moms mengajaknya belanja, berilah kesempatan bagi si kecil untuk berpendapat dalam membeli keperluan rumah. Beri ia kesempatan juga untuk memilih mainannya sendiri!

Tunjukkan rasa apresiasi pada pilihannya dan tetap diskusikan dengan bijak bila moms kurang menyetujui gagasannya. Jangan sampai si kecil merasa dia tidak berhak memilih dan berinisiatif ya moms.

5. Berikan si kecil kesempatan untuk belajar

belajar

Via Baby Center

Ketika si kecil sedang belajar melakukan banyak hal sendiri seperti merapikan tempat tidur atau mengganti baju, cobalah moms memberikannya ruang untuk belajar walau masih belum sempurna.

Biarkan buah hati belajar hingga dia melakukannya dengan benar. Jangan serta merta langsung menyuruh suster atau moms sendiri untuk memperbaiki kesalahan di depannya, karena hal ini dapat membuatnya berpikir hal yang dilakukan akan selalu salah dan bakal ada yang memperbaiki.

6. Ajarkan si kecil untuk memecahkan masalah sederhana

memecahkan-masalah

Menurut Bunda Lucy, salah satu praktik pemberian stimulus untuk merangsang kemandirian dan sikap inisiatif anak adalah dengan memberikan masalah sederhana untuk dipecahkan.

Salah satu contohnya adalah ketika moms mengajaknya membuat sandwhich atau memasak. Berikan petunjuk pembuatan sandwhich dan biarkan si kecil menyelesaikannya setelah moms memberikan contoh atau mengerjakan bersama-sama.

7. Ajak bermain sambil belajar yuk moms

bermain-belajar

Via EMSB Focus

Menanamkan kemandirian tidak melulu dilakukan dengan menyuruh si kecil ini itu loh moms. Cobalah ajak si kecil untuk bermain di luar dengan berbagai macam permainan petualangan, baik aktif maupun pasif.

Selain dapat merangsang kerja motorik kasar pada anak, permainan di luar juga dapat membuatnya bergerak secara mandiri, aktif, dan lebih kreatif. Anak pun dapat belajar bersosialisi mandiri dan mengembangkan kemampuan personalnya.

Walaupun sulit, jangan patah semangat moms dalam mendorong si kecil untuk mandiri dan berinisiatif. Pola asuh selalu menjadi bagian penting menurut Bunda Lucy.

Jadi, cobalah untuk terus memberikan si kecil kepercayaan, apresiasi, dan kesempatan. Jika si kecil masih melakukan kesalahan, cobalah komunikasikan dengan baik. Lebih penting lagi, moms dan dads juga harus tetap memberikan panutan yang konsisten ya serta stimulasi-stimulasi menyenangkan melalui permainan dan kegiatan yang menyenangkan

Ruth

Ruth

Happy mommy of twin 3yo, living in Jakarta and working for digital media company.

That's why I like to doing some research and asking for some opinion to my friends via social media, messenger apps, or even small gathering at cafe.

I’m living in a daily activity filled with innovative books about parenting and interior that come bundled with extra hot chocolate marshmallow and home-made cake.
Ruth

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY