Investasi Itu Apa Sih? Pelajari Dulu Biar Kamu Gak Cuma Ikut-ikutan!

Photo via pexels.com

Blibli friends ngerasain hal yang sama gak sih sama kebanyakan orang yang lagi mencoba buat belajar Investasi? Mana sekarang banyak di sosial media orang-orang pada ngepost di story Instagram tentang Investasi sampai kamu bingung ini lagi kenapa sih? Orang-orang pada terjun dunia Investasi atau pada cuma ikutin tren?

Blibli INTIPS bertema “Investasi 101 Untuk Pemula” bersama Felicia Putri Tjiasaka tanggal 9 Februari 2021 kemarin hadir buat ngasih tau kamu apa sih itu dunia Investasi? Biar kamu gak gampang keikutan orang-orang padahal belum tau nih tentang dunia investasi melalui IG Live-nya @bliblidotcom.

Bersama Felicia Putri, Blibli INTIPS ngebahas apa sih yang perlu kamu tentang dunia Investasi itu sendiri biar kamu gak terjun ke dunia investasi bodong ataupun salah langkah apalagi kalau kamu adalah pemula.

  1. Ketahui Dahalu 2 Hal Ini

Sebelum kamu terjun di dunia Investasi sendiri kamu harus tau dulu tujuan kamu untuk berinvetasi dan karakter diri kamu. Semakin tinggi mimpi kita semakin beresiko. Yang dimaksud dengan karakter diri juga adalah apakah kamu orang teliti dan bisa menganalisa? Kamu perlu sering menganalisa dan mau mengambil resiko jika turun nih Investasi kamu. Jangan memulai kalau kamu baru 1% turun aja udah nyerah apalagi sampai down ya friends.

2. Investasi = Kendaraaan

Jadikanlah Investasi sebagai kendaraan kamu untuk bisa mencapai sesuatu tujuan. Jika kamu terjun di dunia Investasi dan pengen mencapai sesuatu tujuan jangka panjang kamu bisa membuat di masa yang akan datang “Uang Bekerja Untuk Kita”.

Untuk kamu yang bekerja pasti kita ingin mendapatakan uang, Nah saat ini kita ada di tahap “Kita Bekerja Untuk Uang”. Perlunya berinvestasi adalah untuk sebagai kendaraan kita di masa depan agar bisa mewujudkan tujuan jangka panjang dan “Uang Bekerja Untuk Kita”

3. Fondasi Kuat

Friends, jangan sampai kamu memulai Investasi tapi tidak menggunakan uang dingin atau biasa disebut dengan uang nganggur yang tidak termasuk uang kehidupan sehari-hari apalagi sampai hutang. Kamu bisa memulai Investasi jika kamu sudah mempunyai Dana Darurat dan Asuransi.

Cara mengatur dana darurat :

Uang Kebutuhan Pokok Dalam Sebulan x 3 = Dana Darurat

Sebenarnya kamu bisa mengatur dana darurat seperti x 3/6/9. Pentingnya dana darurat apabila kamu misalnya tiba-tiba di PHK atau sakit kamu punya dana darurat yang akan membantu. Dikali 3/6/9 itu untuk membantu kehidupan kamu jika menganggur 3-9 bulan.

4. Investasi Paling Tidak Punya Resiko

Berinvestasi seperti saham itu sama aja kamu seperti membeli perusahaannya. Kamu bisa pahami dahulu bagaimana binis model dari perusahaan tersebut nih friends. Apa yang dijual dan biaya yang di keluarkan oleh perusahaan tersebut. Pastikan perusahaan tersebut memiliki nilai perusahaan yang baik, punya profit yang bagus, sehat tidak memiliki banyak hutang seperti yang di Felicia Putri harus SPGV yaitu Sehat, Profit, Growth, Value.

Kamu sebagai pemula untuk berinvestasi tapi bingung mana instrumen Investasi yang paling kecil memiliki resiko? Nah kamu bisa memulai dengan Reksadana Pasar Uang (RDPU) ya friends. RDPU ini 99,9% tidak memiliki resiko dan bisa return 5%-7% pertahun dan akan selalu naik tidak ada turunnya.

5. Cara Ampuh Mengetahui Investasi Bodong

Kunci dari Investasi itu adalah kamu harus mengenal kata ‘”cukup”. Kamu wajib untuk fokus untuk banyakin aset kamu bukan return sebesar-besarnya. Biasanya perusahaan tempat kamu berinvetsasi menjanjikan kata “pasti” memiliki return yang rendah.

Investasi bodong itu kelihatan agresif saat naik yaitu 3% perhari. Kamu patut mencurigai jika ada yang naiknya lebih dari 20% pertahun ya friends. Menurut Felicia Putri, kamu patut curigai karena pasti ada tidak beres kalau naiknya cepat dan tergesa-gesa.

Pentingnya untuk mengetahui beberapa point di atas untuk kamu biar gak gampang terjerumus ke Investasi sebelum kamu tau apa itu Investasi hingga resikonya. Kamu bisa memulai berinvetasi jika dana darurat dan asuransi kamu udah ada. Jika kamu hanya ikut-ikutan dan ngerti tentang dunia Investasi itu adalah kesalahan besar untuk bisa memiliki “kendaraan” masa depan.

Oh iya satu lagi, friends. Setiap orang harus banget nih punya yang namanya Investasi Emas. Jangan kamu simpan semua dana kamu di Reksadana maupun saham karena Investasi Emas bisa membantu kamu saat Reksadana maupun saham kamu turun. Contohnya kamu punya aset Rp 100 Juta, setidaknya kamu punya emas Rp 10 Juta.

Gimana nih friends? Kamu udah siap terjun di dunia Investasi? Ikutin beberapa step dari Blibli INTIPS bersama Felicia Putri biar kamu bisa memulai belajar dan memahami Investasi tanpa ikut-ikutan ya!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY