Di era modern ini, salah satu aktivitas menghabiskan waktu yang paling populer adalah dengan memainkan video games. Aktivitas ini juga tidak lagi terbatas untuk anak muda. Banyak orang dewasa yang memainkan video games, terutama untuk para laki-laki muda kelahiran 80 dan 90an.

Meskipun video games terkadang dilihat sebagai hiburan segala umur, namun hal tersebut tidak selalu benar. Terdapat sejumlah game yang memiliki tema dewasa dan bahkan menjadi kontroversial. Ingin tahu apa saja video games yang kontroversial, coba simak artikel ini.

1. Grand Theft Auto Seriesgta

Setiap kali video game yang satu ini terbit, pasti ada protes dari orang tua dan aktivis sosial. Salah satu penyebab utamanya adalah karena Grand Theft Auto (GTA) selalu mengambil tema pelaku kriminal. Tokoh utama permainan ini juga merupakan orang-orang yang terlibat erat dengan kejahatan. Contohnya seperti CJ, tokoh utama GTA: San Andreas yang merupakan anggota gangster ataupun Michael dari GTA V yang merupakan perampok bank.

Mulai dari kata-kata kasar, sampai dengan kekerasan berdarah dan tema seksual selalu muncul dalam seri GTA. Tidak heran bila permainan ini memiliki rating ESRB mature, atau untuk 17 tahun ke atas.

2. Hatredhatred

Game indie satu ini sempat menjadi target pembicaraan panas ketika diberitakan akan terbit pada tahun 2015. Sumber kontroversinya terletak pada sejumlah video trailer yang bermunculan di media sosial. Dalam trailer-nya, Hatred menunjukkan cuplikan permainan dengan adegan kekerasan yang cukup realistis terhadap polisi dan warga sipil.

Trailer tersebut cukup menggambarkan permainan Hatred. Karena dalam video game ini, sang pemain akan berperan sebagai seorang misantrophic tidak bernama. Satu-satunya tujuan dalam permainan adalah untuk membuat kerusakan dan keadaan anarkis sebesar mungkin, sebelum polisi dapat menghentikan pemain pada akhirnya.


BACA JUGA Lima Game Paling Kece dan Populer di Steam!


3. Seri Mortal Kombatmortal kombat

Fighting game yang satu ini sudah menjadi bahan kontroversi sejak tahun 90an. Meskipun game pertarungan adalah hal yang biasa dan umumnya tidak menuai kontroversi, kekerasan eksplisit yang ditampilkan dalam fitur β€˜fatalities’ Mortal Kombat selalu ditampilkan secara berlebihan. Hal tersebut menjadi ujung tombak sekaligus sumber kritik dari berbagai pihak.

Dalam beberapa kasus, video game ini juga dituntut secara hukum karena kekerasan eksplisitnya. Alhasil, terdapat sejumlah negara yang menyensor atau bahkan menyatakan video game ini sebagai produk ilegal.

4. Pokemon GOpokemon go

Pokemon GO? Padahal permainan Pokemon GO ramah untuk anak-anak dan dipenuhi dengan grafik yang lucu. Lalu kenapa video game satu ini bisa kontroversial?

Pokemon GO sendiri tidak memiliki konten kontroversial, namun ada sejumlah pihak yang memanfaatkan fitur permainan ini untuk tindak kriminal. Kontroversi Pokemon GO dimulai ketika sejumlah perampok memanfaatkan sistem GPS dalam Pokemon GO untuk mencari target. Tidak hanya itu, gara-gara tidak sabar untuk menangkap pokemon, ada juga pemain yang masuk ke properti pribadi ataupun tempat terlarang.

Menghadapi hal ini, pihak resmi developer bahkan memberikan pengumuman publik dan mengingatkan agar orang-orang memainkan Pokemon GO secara aman.

Kalau kamu ingin memainkan video games dengan keponakan atau anak, selalu ingat untuk memperhatikan rating ESRB. Jangan sampai si kecil terpengaruh oleh konten dewasa dalam video games.

Di lain sisi, tidak ada salahnya ketika orang dewasa juga memainkan game dewasa. Bagaimanapun, orang dewasa dapat membedakan fantasi virtual dan realita, serta tidak mudah terpengaruh oleh media.

Untuk mencari video games yang cocok untuk aktivitas pastime-mu, langsung saja kunjungi BliBli.com.

Rio

Rio

Digital agency’s worker, amateur internet scholar, professional gamer also very in love to running in a field and swimming. A community person who loves touring with bike or motorcycle.
Rio

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY