Moms, Ini 7 Tips Untuk Menghadapi Si Kecil yang Tantrum ala Astrid Wen

menghadapi si kecil

Seringkali moms dibuat pusing dalam menghadapi si kecil yang mudah marah dan meluapkan emosinya. Dalam istilah psikologis, Astrid Wen, M.Psi, menyebutnya dengan istilah temper tantrum. Menurut Mbak Astrid yang notabene adalah seorang Psikolog Anak & Praktisi Theraplay, kondisi tersebut merupakan hal yang wajar, terutama bagi anak usia 2-3 tahun.

Karena pada usia tersebut anak masih memiliki pembendaharaan kata yang terbatas, akhirnya dia pun mengekspresikan emosinya melalui berbagai jenis perilaku seperti menangis dalam waktu yang lama, menjerit, bergulingan di lantai, menyakiti orang lain, atau bahkan menyakiti dirinya sendiri.

Moms, tentu melelahkan dan butuh kesabaran yang tinggi, kan menghadapi si kecil yang seperti itu? Yuk pahami beberapa tips dari Mbak Astrid, pendiri @pionclinician dan @theraplayindonesia berikut ini agar lebih bersabar dalam menghadapi si kecil!

Berikan pengertian kepada si kecil

menghadapi si kecil
Via – Baby Centre

Menurut Mbak Astrid, nggak sepantasnya moms memberikan hukuman pada si kecil yang sedang dalam kondisi temper tantrum. Hal ini disebabkan si kecil yang belum mampu memahami kondisinya sendiri. Untuk menghadapi si kecil, moms justru harus bisa membantu anak mengeluarkan emosinya dan memberikan pemahaman akan hal tersebut.

Misalnya ketika anak butuh tidur karena lelah seusai bermain seharian. Ketika dia merasa lelah dan tetap ingin bermain, tentunya dia menjadi rewel dan mudah marah karena sudah kehabisan energi. Di sinilah peran moms untuk memberi pengertian dengan mengatakan,”Adek lelah, adek butuh istirahat. Ayo istirahat dulu ya!”.

Tunjukkan kasih sayang dan berikan rasa aman dengan pelukan

menghadapi si kecil
Via – The Reformed Idealist Mom

Ketika si kecil marah berlebihan karena nggak mendapatkan hal yang diinginkan, Mbak Astrid menyarankan lebih baik moms menggendongnya dan memeluknya erat. Hal ini sebagai ekspresi kasih sayang moms dan bentuk pemberian ruang aman ketika si kecil merasa sedih, stres, dan frustasi akibat kekecewaannya.

Jika dia meronta dan mencoba memukul, cobalah untuk menenangkan dan menahannya sehingga nggak menyakiti dirinya atau orang lain. Moms juga bisa menghadapi si kecil dengan membisikkan kata-kata sayang sambil memeluknya erat hingga tangisannya mereda seperti,”Ibu tahu kamu kecewa, tapi Ibu sayang sama adek.”

Jauhkan dari barang-barang ketika dia marah

menghadapi si kecil
Via – Today Show

Saat kondisi tantrum mendera, si kecil cenderung akan melakukan tindakan merusak dan menyakiti dirinya. Untuk itu, Mbak Astrid menyarankan moms untuk selalu waspada dan menyikapinya dengan memindahkan barang-barang ke tempat yang aman.

Kemudian, biarkan dia berada di tempatnya sampai tenang. Moms juga menenangkan diri sehingga siap berinteraksi kembali ketika emosi si kecil mereda. Untuk memulai interaksi, moms bisa juga dengan memberikan pelukan dan memberikan mainan kesukaannya.

Jangan memberi janji palsu

menghadapi si kecil
Via – ifstudies

Nggak jarang, moms biasanya akan memberikan janji-janji manis ketika menghadapi si kecil yang sedang nggak stabil. Dengan alasan untuk menenangkan si kecil. Padahal menurut Mbak Astrid, hal ini berbahaya lho, moms. Karena jika moms selalu membujuk dengan janji palsu, rasa kepercayaan si kecil pada moms pun perlahan akan menghilang.

Jika sudah seperti ini, si kecil pun akan mengandalkan diri sendiri untuk memutuskan sesuatu. Lagipula jika terus memberikan rangsangan hadiah untuk bersikap tenang, justru akan mengajarkan si kecil untuk nggak bisa mengontrol keinginannya. Hal tersebut tetunya berdampak pada sikap berlebihan untuk mendapatkan segala yang diinginkannya.

Jangan pernah mengancam!

menghadapi si kecil
Via – talgroupinc

Proses pengasuhan memang melelahkan namun bukan berarti si kecil bisa ditenangkan secara instan dengan cara mengancam mereka. Mbak Astrid sangat mewanti-wanti untuk menghindari hal ini karena dapat nggak baik bagi psikologis si kecil.

Alih-alih membuat si kecil menjadi lebih terbuka, si kecil nantinya cenderung menjauh dan menyembunyikan masalah sebenarnya. Pada akhirnya, moms sendiri akan susah menghadapinya ketika temper tantrum melanda.

Selalu konsisten ya, moms!

menghadapi si kecil
Via – Verywell

Konsistensi adalah hal yang penting dalam hal pengasuhan saat menghadapi si kecil yang tengah dalam kondisi temper tantrum. Hal ini nantinya akan mencegah si kecil merasa bingung dalam mengikuti asuhan kedua orangtuanya. Untuk itu, Mbak Astrid menyarankan moms dan dads untuk kompak dalam memberikan aturan pola asuh yang diterapkan.

Berilah apresiasi dan pujian saat dia berkelakuan baik

menghadapi si kecil
Via – babycouture

Saat si kecil bersikap baik dan stabil, Mbak Astrid sangat menganjurkan moms untuk mengapresiasi perilakunya dengan sedikit pujian. Katakanlah bahwa moms senang bersamanya ketika ia ceria dan gembira.

Untuk lebih mencairkan suasana, moms juga bisa mengajaknya pergi dan bermain bersama. Tunjukkanlah betapa moms sangat menikmati waktu bersamanya dan senang melakukan kegiatan tersebut bersamanya.

Proses pengasuhan si kecil ternyata memang super challenging ya, moms? Meskipun begitu, moms nggak boleh memberikan sikap-sikap yang kasar atau justru menjadikan proses kembang psikologis anak menjadi terganggu seperti sikap mengancam, hukuman, dan intimidasi.

Jika berbagai tips di atas masih kurang bisa mengatasi emosi si kecil, nggak ada salahnya jika moms meminta bantuan para ahli. Karena nantinya psikolog anak akan membantu mengidentifikasi penyebab emosi yang kurang terkontrol pada anak secara lebih dini.

Satu hal lagi, jika moms masih merasa kesulitan menghadapi emosi si kecil, Blibli.com siap membantu kok! Moms bisa menemukan berbagai macam mainan untuk si kecil yang dapat membuat si kecil lebih tenang!

Ruth

Happy mommy of twin, living in Jakarta and working for a digital media company. That's why I like to do some research and asking for some opinion to my friends via social media, messenger apps, or even small gathering at a cafe.

I’m living in a daily activity filled with innovative books about parenting and interior that come bundled with extra hot chocolate marshmallow and home-made cake.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY