Ketika moms baru melahirkan, pasti banyak merasakan perbedaan dengan waktu belum ada momongan. Perbedaan yang paling terasa pasti waktu tidur di malam hari. Berapa kali moms harus bangun karena tidur si kecil nggak nyaman?

Pasalnya, 75% hormon si kecil akan dikeluarkan pada saat tidur. Saat inilah proses metabolisme terjadi. Makanya, si kecil lebih sering lapar dan butuh ganti popok. Tapi nggak memungkiri hal ini pasti mengganggu pola tidur si kecil dan moms.

Buat moms yang sedang stres, capek, dan pusing karena dibangunin si kecil setiap malam, jangan khawatir! Kali ini, Blog Blibli Friends berbincang-bincang dengan Astrini Pasali, seorang psikolog anak sekaligus aktivis Pelita Potensi untuk membantu tidur si kecil lebih nyenyak di malam hari!

1. Air hangat sebagai bantuan pertama

tidur si kecil

Air hangat bisa merefleksikan tubuh dan pikiran. Nah untuk si kecil, Astrini menyarankan si kecil di rilekskan dulu sebelum tidur dengan mandi air hangat.

Pasalnya, ketika si kecil berendam air hangat, suhu badannya akan naik dan ketika selesai suhu tubuh kembali menyesuaikan (turun). Ini dibarengi dengan produksi melatonin yang membuat tidur si kecil lebih nyenyak.

Biar tambah rileks, moms bisa memberikan pijatan halus pada punggung dan badan si kecil.

2. Moms, coba bantu bentuk pola tidurnya

tidur si kecil

Menurut Astrini, sebenarnya dari usia dini pun kebiasaan tidur bayi sudah mulai moms atur. Namun ingat, usia yang berbeda menuntut pola tidur yang berbeda pula.

Pada usia enam minggu, Astrini menyarankan agar moms bisa membantu si kecil untuk tidur dua sampai tiga kali sehari, dan tidak melebihi 15-16 jam secara total.

Ketika si kecil beranjak usia enam bulan, moms bisa perlahan mengurangi jam tidur menjadi dua kali sehari dan tidak lebih dari 14 jam. Puncaknya pada usia 18 bulan, pastikan tidur si kecil hanya sekali sehari dan tidak lebih dari 13 jam.

Semakin teratur dan terjadwal semakin baik, moms. Jangan sampai tidurnya terlalu random dan nggak seimbang durasinya.

3. Jangan lupa penuhi asupan ASI si kecil

tidur si kecil

Via – Mama Plaats

Moms, coba bandingkan perilaku si kecil saat lapar dan saat kenyang. Pasti berbeda jauh. Bayi yang sedang lapar biasanya lebih rewel. Karena kemampuan komunikasinya terbatas, merengeklah cara ia meminta makan/perhatian.

Nah, untuk itu Astrini pun juga menyarankan moms untuk selalu memenuhi asupan nutrisi ASI atau susu si kecil. Jika perutnya terisi, tidur si kecil akan lebih cepat dan pulas. Hal ini dikarenakan kandungan tritophan pada ASI bisa meningkatkan kualitas tidur si kecil.


BACA JUGA Yuk, Moms, Lindungi Si Kecil dari Serangan Nyamuk di Musim Hujan Dengan 7 Tips Ampuh Ini!


4. Ajak si kecil untuk berkegiatan ya moms

tidur si kecil

Moms, ternyata tidak baik loh membiarkan si kecil untuk terlalu banyak tidur. Seperti di singgung pada poin sebelumnya, bayi pun memiliki batasan untuk tidur.

Menurut Astrini, jika moms terlalu lama membiarkan si kecil tidur terlelap, maka akan berbahaya untuk perkembangan otak dan pelemasan tulang-tulangnya.

Untuk usia balita, Astrini menyarankan untuk mulai mengajak si kecil beraktivitas sederhana seperti jalan-jalan. Selain bisa memberikan asupan cahaya matahari yang cukup buat si kecil, ini bisa membuat energi si kecil tersalurkan. Ia nggak melulu tidur, dan akan lebih lelap di malam hari.

5. Memberi aromaterapi juga boleh dicoba loh moms

tidur si kecil

Sudah banyak penelitian yang membuat para ahli menyarankan penggunaan aromaterapi untuk relaksasi. Untuk urusan tidur si kecil, moms tidak salah kalau juga mengandalkan aromaterapi.

Menurut Astrini, pemberian wangi-wangian pada tubuh si kecil bukan hanya sekadar tradisi turun temurun.

Wangi-wangian memang berguna dalam memberikan efek kenyamanan yang mempengaruhi emosi yang berimbas pada kualitas tidur si kecil. Nah, terjawab kan mengapa si pulas ketika selesai mandi diberi minyak-minyakan?

6. Sudah nyamankah suasana tidur si kecil?

tidur si kecil

Ketika semua usaha sudah dikerahkan dan ternyata si kecil masih susah tidur juga, apa yang salah ya moms? Coba cek bagaimana situasi sekelilingnya, mendukung nggak?

Menurut Astrini, lingkungan tempat tidur bayi pun sangat berpengaruh pada kenyamanan dan kualitas tidur si kecil. Moms saja juga mengeluh kan kalau kamarnya tidak nyaman?

Untuk itu, moms juga perlu memastikan perabotan dan segala urusan di kamar si kecil. Mulai dari bantal, tempat tidur, selimut, tingkat kebisingan dalam kamar, dan bisa jadi sterilitas dari kuman atau serangan nyamuk yang nakal!

Moms, kalau belum cukup peralatan perang untuk meninabobokkan si kecil, boleh cek koleksi perlengkapan bayi di Blibli.com. Manfaatkan berbagai keuntungan dan fasilitas yang ditawarkan mulai dari cicilan 0%, beragam cara pembayaran, kualitasnya yang terjamin, hingga bebas biaya pengiriman.

Ingat saran Astrini, kecukupan dan pola tidur si kecil sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan si kecil. Kalau tidur si kecil teratur dan lelap, tentunya moms juga bisa menjaga keseimbangan waktu tidur kan?

Ruth

Ruth

Happy mommy of twin 3yo, living in Jakarta and working for digital media company.

That's why I like to doing some research and asking for some opinion to my friends via social media, messenger apps, or even small gathering at cafe.

I’m living in a daily activity filled with innovative books about parenting and interior that come bundled with extra hot chocolate marshmallow and home-made cake.
Ruth

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY