Moms, Mau Mulai Potty Training? Simak Dulu 5 Tips Dari dr. Catharine Mayung Ini!

potty training

Si kecil yang menggunakan pampers di setiap waktu mungkin memberikan kelegaan bagi moms karena nggak perlu kerepotan saat ia buang air. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, si kecil harus meninggalkan kepraktisan pampersnya dan mulai potty training alias belajar buang air di toilet selayaknya orang dewasa agar ia belajar mandiri!

Bagi moms yang ingin mulai melatih si kecil namun belum tahu cara yang tepat untuk melakukannya, nggak perlu lagi khawatir! Karena, kali ini Blibli Friends bersama dengan salah seorang Pediatri yang tergabung dalam Ikatan Dokter Anak Indonesia, dr. Catharine Mayung Sambo, Sp.A. akan membahas semua yang moms perlu perhatikan saat akan memulai potty training. Langsung aja disimak, yuk!

BELI PERLENGKAPAN UNTUK POTTY TRAINING SI KECIL DI SINI

1. Kesiapan bukan dilihat dari usia, lho, moms!

potty training
Via – cerebralpalsyguidance

Menurut dokter Mayung, hal yang harus diperhatikan untuk memulai potty training adalah kesiapan anak, bukan usianya. Karena, nggak ada usia yang pasti untuk memulai potty training. Si kecil bisa saja siap di usia dua tahun, namun nggak jarang juga menunjukkan kesiapannya di atas usia tersebut.

Kesiapan si kecil ditandai oleh beberapa hal, moms. Misalnya seperti kemampuan untuk duduk dan berjalan dengan baik, rasa tertarik untuk belajar dan mengikuti moms ke kamar mandi, atau menyampaikan keinginannya untuk buang air, dan tanda-tanda mandiri lainnya.

KALAU SI KECIL SUDAH SIAP, LATIH KESIAPANNYA DENGAN INI, MOMS!

2. Semua pihak harus terlibat

potty training
Via – Momabc

Jika si kecil sudah menunjukkan kesiapannya, moms perlu memastikan bahwa semua pihak di rumah bisa terlibat dalam training ini. Keterlibatan itu bisa berbentuk contoh yang baik, terutama dalam konsumsi makanan berserat atau air yang cukup. Selain itu, keterlibatan juga bisa ditunjukkan dengan dukungan atau kesigapan anggota keluarga untuk membawa si kecil ke toilet saat ia ingin buang air.

ALAT POTTY TRAINING INI MUDAH DIGUNAKAN KAPAN PUN DAN OLEH SIAPA PUN

3. Tahap awal potty training

potty training
Via – Baby Center

Dokter Mayung mengatakan bahwa tahap potty training meliputi penyampaian keinginan untuk buang air, melepas pakaian atau celana buang air di toilet, membersihkan bagian tubuh sekitar tempat buang air, mengenakan pakaian kembali, menyiram toilet, dan mencuci tangan setelah buang air. Moms bisa mengajak si kecil melakukan setiap tahapan tersebut secara perlahan, satu per satu.

Setiap kali si kecil berhasil melakukan salah satu tahapan tersebut, jangan lupa untuk memberikannya pujian. Dan apabila si kecil belum berhasil, jangan memaksa atau memarahinya, ya, moms! Sebab, jika si kecil merasa tertekan, ia mungkin akan menahan buang airnya dan training ini nggak akan berhasil.

CARI ALAT POTTY TRAINING UNTUK SI KECIL? DI SINI TEMPATNYA

4. Hambatan itu wajar, moms!

potty training
Via – Mom Trends

Moms, selama potty training dilakukan, si kecil terkadang bisa saja menolak atau “kecolongan” sudah buang air duluan sebelum sampai di toilet. Selain itu, pada kondisi tertentu, misalnya saat sedang sakit, kemajuan pada tahap training yang dicapai si kecil biasanya akan menurun.

“Kedua hal tersebut wajar bila terjadi, karena itu tak perlu dikhawatirkan,” ujar dokter Mayung mengenai hal ini. Justru di saat situasi seperti ini terjadi, moms harus tetap mendukungnya dan jangan memberikan reaksi berlebihan yang terkesan menekan! Apabila keadaan sudah kembali normal atau sudah sembuh, si kecil akan segera kembali pada kemampuan yang sudah dicapainya, kok.

KALAU PAKAI INI, HAMBATANNYA BISA DIATASI DENGAN MUDAH, MOMS!

5. Alat yang dibutuhkan untuk potty training

potty training
Via – Nutri Klub

Toilet yang ada di rumah atau di tempat umum dirancang untuk ukuran tubuh orang dewasa, moms. Dengan ukuran tersebut, si kecil yang sedang belajar akan kesulitan untuk duduk dan merasa tidak nyaman. Selain itu, moms juga akan kelelahan karena perlu menyanggah dan menopang tubuh si kecil setiap kali mereka ingin buang air.
Untuk memudahkan si kecil dan membuatnya nyaman, lebih baik gunakanlah alat khusus potty training. Alat khususnya sendiri terdapat berbagai macam model. Ada yang menyerupai kloset dewasa, tempat duduk biasa, atau penyanggah di toilet dewasa yang dilengkapi dengan tangga. Beberapa jenis alat untuk latihan ini ada yang didesain portable, lho, moms! Jadi, moms tetap bisa menjalankan potty training meski sedang berpergian.

TEMUKAN ALAT POTTY TRAINING YANG PALING PAS DENGAN UKURAN TUBUH SI KECIL HANYA DI SINI


Dengan adanya alat potty training, mengajak si kecil ke toilet dan melatihnya buang air sendiri akan terasa lebih mudah. Alat potty training yang lucu juga bisa mendorong semangat dan membuat mereka semakin antusias! Karena itu jangan lupa siapkan alatnya ya sebelum memulai latihan ini.

Berbagai jenis alat potty training yang multi fungsi bisa moms dapatkan dengan mudah di Blibli.com. Yuk, langsung cek #BlibliSekarang dan dapatkan alat untuk latihan si kecil dengan harga terbaik. Manfaatkan juga ongkos kirim gratis serta cicilan 0%!

Apabila sudah menggunakan alat bantu dan moms masih mengalami kendala atau hambatan saat melakukan potty training, moms bisa berkonsultasi pada dokter si kecil atau menemui dr. Catharine Mayung Sambo, Sp.A langsung di Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre. Semoga training-nya sukses, ya, moms!

BELI PERLENGKAPAN UNTUK POTTY TRAINING SI KECIL DI SINI

Ruth

Happy mommy of twin, living in Jakarta and working for a digital media company. That's why I like to do some research and asking for some opinion to my friends via social media, messenger apps, or even small gathering at a cafe.

I’m living in a daily activity filled with innovative books about parenting and interior that come bundled with extra hot chocolate marshmallow and home-made cake.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY