Moms, Ini Lho Lima Manfaat Bermain Peran Bersama Anak

Bermain peran adalah salah satu kegiatan yang disukai anak usia 3-5 tahun. Moms bisa melihat ekspresi bahagia si kecil saat berada dalam dunia fantasi. Ia tampak begitu menikmati waktu bermain, bernyanyi, dan berlagak menjadi tokoh imajinasinya.

Tapi, si kecil akan lebih senang lagi jika ada lawan main pada setiap skenario cerita yang dibuatnya. Maka, bila ia mengajak Moms bermain, maka ikuti saja. Justru, Moms bisa memanfaatkan waktu berkualitas ini untuk membimbingnya belajar hal baru dan memetik manfaat optimal dari bermain peran.

Inilah beberapa manfaat bermain peran bersama anak yang bisa mendukung perkembangan si kecil.

Meningkatkan Kreativitas

Ketika bermain peran, anak akan membangun dunianya sendiri. Ia mampu berimajinasi untuk mengubah ruang, merancang kostum, dan membuat peralatan yang biasa digunakan tokoh atau profesi yang diperankan. Moms sendiri akan terkejut saat mendapati si kecil bisa menjadikan kardus bekas sebagai kendaraan, memanfaatkan selimut sebagai jubah kebesaran, atau memainkan alat musik dengan perlengkapan dapur.

Jika Moms ikut serta dalam permainan, maka berikan benda-benda lain pada si kecil untuk diubah menjadi alat yang mendukung karakternya. Tanpa disadari, bermain peran dapat meningkatkan kemampuan daya cipta anak. Semakin sering si kecil bermain peran,maka kreativitasnya juga akan terus terasah.

SI KECIL SUKA TAYO? CEK MAINAN MOBIL-MOBILAN BERBENTUK BUS KECIL BIRU FAVORIT ANAK DI SINI.

Mengembangkan Kemampuan Bahasa

Pada saat bermain peran, anak akan terlibat percakapan dengan lawan mainnya. Bahkan, ketika hanya bermain dengan boneka saja, ia pun harus berbicara untuk mengucapkan narasi cerita atau menjadi pengisi suara mainannya. Waktu si kecil menyebut kata yang salah atau terdengar cadel, Moms bisa ikut nimbrung dalam permainan dengan membenarkan ucapannya.

Jika si kecil mengajak Moms bermain peran, maka jangan sia-siakan kesempatan ini untuk memperkaya kosakatanya. Moms bisa memberi tahu istilah-istilah dalam profesi yang ia perankan. Atau, jika anak hanya memainkan cerita kegiatan sehari-hari seperti jual beli, Moms juga bisa memperkenalkan kata baru dalam perdagangan, seperti “laku”, “laris”, atau “uang kembalian”.

MAIN JUAL-JUALAN TERASA LEBIH LENGKAP DENGAN SUPER HOME MARKET PLAYSET INI.

Melatih Bersosialisasi

Sebagian anak usia batita belum banyak bermain di luar dengan teman seusianya. Maka, mereka menunjukkan sikap malu-malu, canggung, atau malah emosional saat bertemu kawan sebaya. Namun, jika Moms sering mengajak si kecil bermain peran, maka ia akan belajar bersikap dengan baik saat bertemu orang lain, baik yang seumuran atau yang lebih tua. Dengan begitu, anak akan lebih percaya diri ketika tiba waktnya bersosialisasi.

Sementara untuk anak yang lebih besar, kegiatan bermain peran bisa lebih variatif dan menyenangkan lagi. Selain Moms dan saudara, si kecil juga bisa mengajak teman bermain peran bersama. Jika ia sering berinteraksi dengan orang lain, maka kemampuan bersosialisasi akan semakin baik. Selain itu, rasa empati dalam dirinya akan tumbuh seiring waktu.

PERMAINAN MASAK-MASAKAN AKAN TERASA NYATA DENGAN KITCHEN SET YANG DILENGKAPI KOMPOR SERTA OVEN YANG BISA MENYALA INI.

Mengasah Kemampuan Pemecahan Masalah

Setiap kali bermain peran, anak akan berhadapan pada situasi sulit yang perlu solusi. Misalnya, ketika si kecil menjadi dokter, maka harus memberikan pengobatan yang tepat pada “pasien” yang datang padanya. Atau, bila anak berperan menjadi ibu, ia harus tahu cara agar “anaknya” tetap hangat saat tidur.

Anak yang terbiasa memecahkan masalah sendiri, akan lebih mandiri. Jadi, ia tidak harus selalu memanggil orang yang lebih tua untuk membantu. Moms cukup mengawasi tindak tanduknya, dan memberi pertolongan di saat yang tepat.

TOYBOX DOCTOR SET INI BERBENTUK KOPER DAN DILENGKAPI RODA SEHINGGA MUDAH UNTUK DIBAWA SAAT BERMAIN.

Menemukan Minat dan Bakat Anak

Menurut Expert Partner Sahabat Ibu Pintar, Orissa Anggita Rinjani, M.Psi, bermain peran adalah salah satu cara menemukan minat dan bakat anak usia dini. Dengan memainkan profesi tertentu, maka si kecil akan punya gambaran mengenai tugas yang dilakukan para tenaga ahli, peralatan yang dibutuhkan, hingga kemampuan dasar yang diperlukan. Nah, dari permainan ini, Moms bisa melihat kecenderungan anak dalam memilih peran atau profesi tertentu yang mengarah kepada minat dan bakatnya.

Bila sudah tahu minat anak dari bermain peran, maka Moms bisa mengarahkannya untuk mengikuti les tertentu. Si kecil pasti senang melakukan kegiatan sesuai dengan hobi.

KOSTUM KOKI INI BISA JADI HADIAH MANIS BUAT ANAK YANG SUKA BERMAIN PERAN JADI CHEF.

Jadi, bermain peran merupakan salah satu cara belajar yang menyenangkan untuk si kecil. Saat bermain, keterampilan motorik, kognitif, verbal, dan sosialnya akan terasah. Dengan keterlibatan Moms saat bermain, maka anak akan mendapat manfaat optimal dari bermain peran.

Jika Moms selalu meluangkan waktu untuk si kecil, maka ia akan mendapat pengalaman bermain yang lebih menyenangkan. Seperti Blibli.com, pelopor toko online yang selalu siap menyediakan layanan free shippingfast deliverysecure payment, hingga 24/7 customer care agar pelanggan merasakan sensasi belanja yang lebih baik.

Ruth

Happy mommy of twin, living in Jakarta and working for a digital media company. That's why I like to do some research and asking for some opinion to my friends via social media, messenger apps, or even small gathering at a cafe.

I’m living in a daily activity filled with innovative books about parenting and interior that come bundled with extra hot chocolate marshmallow and home-made cake.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY