Apa arti kehidupan yang ideal bagimu? Hidup tanpa penyesalan? Hidup dengan  sebebas-bebasnya? Atau, kehidupan yang selalu merasakan kebahagiaan?

Banyak orang memiliki kehidupan ideal versi mereka sendiri. Namun, banyak yang merasa hal tersebut hanya impian belaka, karena pada realitanya, mereka harus bekerja, mengurus keluarga, dan bahkan menuntut ilmu. Hidup yang ideal bagi mereka hanyalah ketika hal-hal tersebut seimbang.

Hal ini nggak jarang menimbulkan penyesalan ketika usia sudah lanjut. Banyak hobi dan ketertarikan yang nggak pernah dicoba. Banyak tempat yang belum dikunjungi. Akhirnya, hidup dan perjuangan semasa muda dirasa sia-sia.

Mungkin, sebelum kita menyesal pada kemudian hari, kita perlu memetik sedikit pelajaran dari si ‘Tukang Hidup Profesional’ atau ‘Professional Life Liver’.

1.Tukang Hidup Profesional

rory-1

Via – justinbieberargentinaoficial.net

Tukang Hidup Professional adalah seseorang yang kerjanya menikmati hidup sebaik mungkin. Berbeda dengan orang yang hanya hidup menjalani rutinitas belaka, dan jarang menikmati momen-momen berharga.

Orang pertama yang menyebut dirinya Tukang Hidup Profesional adalah Rory Kramer. Ia adalah seseorang yang memiliki gairah dan tekad penuh untuk hidup tanpa penyesalan.

Berkat tekadnya ini, ia ‘bekerja’ dengan keliling-keliling dunia, berteman dengan artis terkenal, dan menikmati segala keindahan bumi dan isinya tanpa harus bekerja seperti kebanyakan dari kita. Modal awal untuk pekerjaan ini? Hanya kemauan untuk meninggalkan zona aman.

Keberhasilannya menjalani hidup idaman banyak orang sangat menginspirasi. Apa lagi yang bisa kita pelajari darinya?

2. Mengubah passion menjadi profesi

rory-2

Via http://rorykramer.tumblr.com

Bagi beberapa orang, memiliki sebuah pekerjaan dan sebuah hobi/passion adalah dua hal yang berbeda dan terpisah. Kamu bisa saja bekerja di kantor sebagai seorang akuntan tapi memiliki hobi surfing di laut lepas.

Dalam sebuah wawancara bersama Recess, Rory mencoba mendefinisikan istilah “Tukang Hidup Profesional” sebagai orang-orang yang dapat mengubah passion-nya menjadi sumber penghasilannya, seperti musisi, traveler, penulis, dan hobi-hobi lainnya.

Dalam wawancara tersebut, Rory menceritakan bahwa dulu ia pun memiliki pekerjaan yang cukup normal dan menjamin hidupnya dengan berbagai tunjangan dan gaji bulanannya.

Menjelang ulang tahunnya yang ke-30, Rory mulai merasa bahwa ia nggak bisa terus seperti itu sepanjang hidupnya karena ia merasa mati dalam dirinya sendiri. Ia pun memutuskan untuk melakukan ‘loncatan’ penuh keyakinan dalam hidupnya dan berhenti dari pekerjaannya.

Rory yang senang membuat video, menarik mata manager seorang DJ yang kemudian mengajaknya untuk ikut dalam tour mereka. Ia pun mulai menjadi freelancer dan bekerja dengan kameranya sejak saat itu.

Baginya, hal tersebut bahkan nggak terasa seperti bekerja. Para client-nya juga puas dan langsung menggunakan videonya tanpa basa-basi. Ini petanda pertama Rory telah membuat pilihan yang tepat.

3. Sukses bukanlah uang, mobil, atau jumlah teman

rory-3

Via rorykramer.tumblr.com

Dalam salah satu videonya, Rory mengatakan bahwa seiring dirinya tumbuh dewasa ia berpikir bahwa kesuksesan seseorang dapat diukur dari banyaknya uang yang dihasilkan, bagusnya mobil yang dikendarai, dan banyaknya teman yang dimiliki. Hal ini mungkin terdengar familiar. Definisi sukses sering dikaitkan dengan hal-hal materiil.

Sekarang, Rory memiliki pandangan yang berbeda mengenai kesuksesan. Kini ia mendefinisikan sukses sebagai keadaan ketika kita hidup dalam rasa takut. Rasa takut tersebut bisa berupa takut akan keadaan asing yang sulit diatas.

Ketika dalam diri kita, kita ingin hal tersebut cepat berlalu sehingga kita melakukan segala hal, mengalahkan rasa takut yang menahan kita, dan mempertaruhkan segalanya hingga kita berhasil melalui hal sulit tersebut. Wah, dalam sekali.

4. Buang energi negatif jauh-jauh

rory-4

Via rorykramer.tumblr.com

Saat berbicara untuk TED Talks, Rory menceritakan bahwa dulu ia pernah didatangi oleh salah seorang temannya yang mengajaknya untuk bekerjasama membuat video.

Saat itu, Rory nggak mendengarkan temannya yang terus memuji dan mengemukakan hal-hal yang baik tentang dirinya. Hal ini membuatnya ingin mengajak Rory bekerjasama.

Namun, Rory hanya fokus untuk curhat mengenai masalah-masalah dalam hidupnya, karena ia nggak menyukai pekerjaannya, nggak punya pacar, dan hidupnya nggak menyenangkan.

Setelah temannya pergi, mereka nggak pernah bertemu lagi selama tiga tahun. Temannya nggak mengangkat teleponnya dan nggak membalas sms-nya.

Suatu hari, Rory menghampiri temannya dan menanyakan kenapa ia menghindari Rory. Temannya tersebut mengakui bahwa Rory dipenuhi dengan energi negatif dan ia nggak ingin tenggelam dalam energi negatif itu bersama Rory.

Saat itulah pencerahan datang padanya. Rory memutuskan untuk melepas semua energi negatif dalam dirinya. Nggak ada lagi yang namanya penyesalan, mengasihani diri sendiri, dan galau.

Sekarang, Rory menjadi orang yang bahagia. Banyak selebriti yang bekerjasama dengannya, seperti The Chainsmokers dan Justin Bieber.

Bahkan, Rory diminta untuk membuat video tentang kehidupannya untuk Avicii dalam lagu “The Nights”. Liriknya berbunyi “…one day you’ll leave this world behind, so live a life you will remember~” yang berarti Suatu hari kamu akan meninggalkan dunia ini, jadi, jalanilah kehidupan yang akan kamu ingat!

Dengan passion dan sikapnya yang positif dan berani, ia berhasil mendokumentasikan petualangan seru yang dapat kamu tonton channel YouTube-nya.

5. Kamu akan tersesat sebelum kamu menemukan dirimu

rory-5

Via rorykramer.tumblr.com

Dalam videonya, Rory mengaku bahwa ia terkadang berpikir, jika ia mengambil keputusan untuk hidup seperti sekarang lebih awal, mungkin ia nggak akan membuang waktunya selama 4,5 tahun untuk menjalani pekerjaan yang nggak disukainya.

Namun, pergumulannya itulah yang menariknya ke bawah sehingga ia memutuskan untuk mengambil titik balik dalam hidupnya.

Rory menekankan bahwa kita nggak perlu takut untuk membuat kesalahan asalkan kita mau belajar dari kesalahan tersebut dan hidup dengan perspektif yang bisa membuatmu lebih bahagia kedepannya.

Pikirkan apa yang kamu mau, cobalah hal tersebut. Eksplorasi, coba lagi sampai kamu menemukan panggilan hidupmu yang sebenarnya. Saat itulah kamu benar-benar hidup.

gopro

Mungkin pelajaran terakhir yang bisa dipetik dari Rory adalah selalu membawa kamera praktis dan canggih kemanapun kamu pergi. Jika kamu menonton videonya, sudah jelas kamera yang ia percayakan untuk merekam momen keren dalam hidupnya adalah merk Go-Pro.

Kira-kira, begitulah inspirasi-inspirasi yang bisa dipetik dari hidup Rory yang berhasil mengambil kendali atas hidupnya dan mengubahnya menjadi super seru. Dari ceritanya kita mengetahui bahwa semua orang bisa menjadi Tukang Hidup Profesional.

Rio

Digital agency’s worker, amateur internet scholar, professional gamer also very in love to running in a field and swimming. A community person who loves touring with bike or motorcycle.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY