Bersahabat dengan Penampilan Setelah Melahirkan

Photo via freepik.com

Berita di media sosial seringkali menggambarkan keberhasilan beberapa idola untuk mengembalikan bentuk tubuhnya dalam kurun waktu singkat, sebut saja Beyonce atau Kate Middleton. Hal ini tentu saja membuat Bubu terkadang lupa bahwa mereka mungkin memiliki ahli gizi, pelatih olahraga pribadi, dan koki handal untuk membantu mewujudkannya. Maka dari itu, Alexander Sacks (2019), seorang psikiatri dari Amerika, menemukan bahwa banyak sekali wanita yang baru melahirkan memiliki ekspektasi tidak realistis terhadap sebuah bentuk tubuh ideal. Dengan ekspektasi yang tidak realistis inilah yang dapat membuat Bubu menjadi lebih cemas, memiliki gambaran diri yang negatif, dan akhirnya dapat berujung berpengaruh kepada pola asuh kepada anak.

Lalu, bagaimana caranya ya agar Bubu dapat bersahabat dengan penampilan sendiri setelah melahirkan? Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah melakukan kegiatan perawatan diri (self-care).

Perawatan diri tidak melulu mengenai perawatan fisik dengan mengontrol pola makan dan olahraga, tetapi juga dapat dilakukan melalui sebuah hobi atau kegiatan-kegiatan yang membuat Bubu senang. Dengan begitu Bubu dapat melakukan perawatan diri tanpa merasa itu sebuah beban tetapi sebagai bentuk rasa terima kasih Bubu pada semua perubahan yang terjadi pada diri.

Photo via freepik.com

Kegiatan perawatan diri memang sangat menantang dilakukan bagi ibu yang baru melahirkan khususnya dalam pengaturan waktunya. Namun, kegiatan ini wajib dilakukan lho! Bubu dapat mengawalinya dengan mengatur pola rutinitas sehari-hari (Sack, 2019). Ketika Bubu bersahabat dengan penampilan melalui kegiatan perawatan diri, maka Bubu akan memiliki gambaran positif terhadap bentuk tubuh sendiri, mengurangi resiko gangguan makan, lebih termotivasi untuk pemberian ASI, dan membangun mood positif (Nagl, 2019). Berikut tips adalah beberapa tips agar Bubu dapat lebih bersahabat dengan penampilan setelah melahirkan.

  1. Membangun gambaran positif terhadap bentuk tubuh

Proses melahirkan akan memberikan banyak perubahan fisik ke tubuh sang ibu. Akan tetapi, Bubu dapat menciptakan gambaran yang sehat terhadap perubahan itu dengan menghargai sejarah yang telah Bubu lalui. Misalnya ketika melihat perut Bubu, Bubu bersyukur bahwa perut telah menjadi “rumah yang aman” bagi si Kecil selama dalam kandungan; atau melihat sebuah stretchmark di perut sebagai perjuangan hebat dari rasa sakit yang Bubu alami selama hamil dan melahirkan. Dengan menciptakan gambaran yang sehat pada diri Bubu, diharapkan diri menjadi lebih menerima dan merasa percaya diri.

  1. Menciptakan pola makan yang sehat

Kesehatan fisik akan membantu seseorang untuk mengelola kecemasan atau emosi negatif yang dirasakan. Bubu dapat membentuk pola makan sehat dengan mempelajari sinyal tubuh kapan harus makan dan berhenti ketika kenyang. Usahakan kebutuhan gizi tercukupi dan hindari makan ketika merasa stress atau bosan. Seringkali kita mendengar bahwa Bubu yang menyusui atau hamil perlu makan banyak untuk asupan dua orang. Ternyata, hal inidapat membuat Bubu makan melebihi kalori yang dibutuhkan, bahkan berlebih. Tidak hanya pola makan yang sehat, Bubu perlu untuk melengkapi rutinitas dengan aktivitas fisik seperti stretching setelah memberikan ASI, atau sekedar meminta sentuhan dengan pijatan romantis dari Pak Suami.

  1. Berikan waktu luang bagi diri Bubu

Saat Bubu menjadi seorang ibu, bukan berarti semua pengasuhan perlu dilakukan sendiri. Bubu bisa lho meminta bantuan Pak Suami atau orang terdekat untuk mengasuh si Kecil atau membantu mengerjakan pekerjaan rumah lain. Ketika energi dan pikiran Bubu terkuras saat mengasuh si Kecil, maka energi perlu diisi ulang. Lakukan kegiatan ringan seperti membaca buku sekitar 10 halaman, menyiram bunga, atau sekedar jalan-jalan di luar rumah selama 15 menit secara konsisten untuk meningkatkan mood dan menjalin persahabatan dengan tubuh dan mental Bubu.

Bersahabat dengan penampilan setelah melahirkan membutuhkan sebuah proses, baik dalam diri maupun dari dukungan Pak Suami. Jika Bubu memerlukan bantuan professional seperti ahli gizi untuk mengatur pola makan atau psikolog untuk membantu mengelola kecemasan Bubu, maka lakukanlah. Percayalah, ketika Bubu dapat bersahabat dengan diri sendiri, maka Bubu pun dapat menebarkan energi positif untuk keluarga dan sekitar.

Ayo bergabung dengan komunitas Sahabat Ibu Pintar dan temukan berbagai info parenting menarik lainnya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY