Tren Batik sedang ramai-ramainya saat ini. Nggak hanya di Indonesia, batik juga banyak diminati oleh para fashionista mancanegara. Hanya saja, di balik kepopulerannya, nggak banyak orang tahu bagaimana cara perawatan batik yang baik dan benar.

Banyak orang berpikir bahwa perawatannya sama saja dengan pakaian lain, padahal batik memerlukan perlakuan yang khusus. Jika diabaikan, justru akan membuat batik kesayanganmu menjadi lebih cepat rusak dan kusam. Bagaimana ya caranya biar tahan lama?

1. Jangan simpan dalam ruangan bersuhu lembap

jangan-simpan-di-ruang-lembab

Via – Elite Rest

Ruangan yang terlalu lembap akan memicu tumbuhnya jamur-jamur serta ngengat yang akan dengan mudahnya berkembang di atas permukaan kain, sehingga batikmu menjadi cepat rusak.

Hindari juga sentuhan langsung dengan material kayu saat penyimpanan. Kayu mengandung zat asam yang dapat membuat warna batik menjadi kecokelatan atau pudar warnanya.

2. Merica lebih ampuh dibanding kapur barus

pakai-merica

Via – pixabay

Sering kali orang menggunakan kapur barus atau kamper untuk menangkal kelembapan ruangan. Fungsi benda ini memang bisa membuat menjauhkan pakaian dari ngengat dan bau apek. Namun faktanya nggak untuk pakaian batik.

Zat kimiawi yang terkandung dalam kapur barus dapat membuat serat batik menjadi rapuh. Jika ingin terus dilakukan, sebaiknya bungkus pakaian batikmu dengan plastik sebelum disimpan di lemari.

Selain itu, ada cara yang lebih alami untuk mengamankan batikmu. Misalnya menggunakan merica yang baunya nggak disukai oleh ngengat.

3. Hindari melipat kain atau pakaian batik

hindari-melipat

Via – Youthyell

Melipat kain atau pakaian batik dalam jangka waktu lama hanya akan membuat garis atau bekas lipatan pada kain. Bagian kain yang terlipat tersebut lama kelamaan akan kehilangan daya seratnya sehingga membuatnya mudah robek.

4. Cuci manual dengan tangan dan jangan diperas

cuci-manual

Via – Grist

Mesin cuci memang membuat kegiatan mencuci jadi lebih praktis. Namun, nggak semua pakaian bisa dicuci dengan menggunakan alat pencuci instan tersebut. Salah satunya kain batik.

Mencuci batik dengan mesin cuci akan merusak serat dan warna kain. Oleh karena itu, agar baju batik kamu tetap awet sebaiknya cucilah secara manual dengan menggunakan tangan. Selain itu, hindari penggunaan sikat cuci untuk menggosok kain dan memeras pakaian terlalu keras saat akan dikeringkan.

5. Say no to detergent!

jangan-pakai-detergen

Via – Breeze

Sifat keras pada bahan-bahan kimia yang terkandung dalam detergen lambat laun akan mengikis warna kain, terutama jika kain tersebut dibuat dengan pewarna alami. Untuk menghilangkan noda yang membandel, sebaiknya gunakan [detergen khusus kain Batik]<<https://www.blibli.com/attack-batik-cleaner-botol-detergent-270-ml-HOC.24012.00028.html>>, sabun mandi, atau shampoo yang kandungannya lebih lembut.

Jika ingin menggunakan bahan alami, gunakan air hangat saat merendamnya. Kemudian, cuci dengan kulit jeruk ataupun buah lerak. Selain sebagai pembersih noda alami, aroma kedua benda tersebut mampu mencegah munculnya ngengat yang dapat merusak kain.

6. Hindari sinar matahari langsung saat menjemur

hindari-sinar-matahari-langsung

Via – Imajinesia

Menjemur Batik di bawah terik matahari langsung memang akan membuatnya lebih cepat kering, namun juga akan merusak warna dan tekstur kainnya. Untuk mengeringkannya, kamu cukup angin-anginkan atau jemur di tempat yang teduh.

Jangan lupa untuk membalik pakaian atau kain batik kamu sebelum dikeringkan ya, agar warna bagian luarnya nggak cepat kusam.

7. Lapisi dengan kain lain saat menyetrika

lapisi-dengan-kain

Via – Brabantia Press

Menyetrika merupakan salah satu cara agar pakaian atau kain cepat rapi. Namun, kain batik tulis maupun cap nggak dianjurkan untuk terkena panas yang berlebih. Kamu bisa menyiasatinya dengan melapisi kain batikmu dengan kain lain atau kertas saat menyetrika.

Kontak langsung antara setrika panas dengan kain hanya akan merusak tekstur dan warna batikmu. Lapisi batik dengan kain di atasnya terlebih dahulu. Hindari juga menyemprotkan air atau pengharum pakaian terlalu dekat pada pakaian sebelum menyetrika, ya!

Seperti pembuatannya yang terbilang spesial daripada kain lain, perawatan kain batik tentunya juga spesial. Namun, menjaga batik agar lebih awet dan tahan lama sebenarnya nggak terlalu sulit. Kamu hanya perlu telaten dan paham betul bagaimana caranya.

Untuk membantu meringankan masalahmu, Blibli.com juga punya detergen khusus yang bisa kamu gunakan untuk mencuci kain dan pakaian batikmu!

Kandungannya yang lebih lembut dari detergen biasa akan melindungi serat kain batik, warna dan coraknya, serta menjaga agar tekstur kain batik tetap halus seperti baru walaupun telah dicuci berulang kali. Tunggu apa lagi, yuk rawat batikmu dari sekarang!

Nadine

Hi, my name is Nadine, a fashion stylist who loves make up too! My routines is reading a bunch of information about fashion, lifestyle, and entertainment.

Before that, I have another habit such jogging, yoga, and sipping a glass full of smoothies every single morning.

I like to hang out with my besties after work, enjoying a cup of green tea while discussing everything.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY