Baca Selengkapnya Tentang On Cloud X 4 Review!
Klik Selengkapnya Untuk Baca Artikel Seputar On Cloud X4 Review Juni 2026
On Cloud X 4 Review, Sepatu Training Ringan untuk Workout Dinamis dan Daily Wear
On Cloud X 4 punya daya tarik yang cukup unik karena berada di tengah-tengah antara sepatu training dan sepatu harian yang stylish. Modelnya tetap sporty, tetapi masih cocok masuk sebagai pelengkap casual outfit. On Cloud X 4 juga dirancang sebagai seri ini yang cocok untuk latihan ringan sampai sedang, seperti workout, HIIT, jumping rope, dan aktivitas aktif yang butuh sepatu ringan serta fleksibel. Sebelum masuk wishlist kamu, kenali dulu kelebihan dan kekurangannya berikut.
Kelebihan On Cloud X 4
On Cloud X 4 punya beberapa kelebihan yang membuatnya menarik sebagai sepatu training ringan, terutama untuk aktivitas yang banyak gerak. Untuk tahu detailnya, cek beberapa poin berikut ini, yuk!
Upper Super Breathable untuk Latihan yang Intens
Salah satu poin paling kuat dari On Cloud X 4 ada di bagian upper yang sangat breathable. Dalam pengujian RunRepeat, sepatu ini mendapat skor breathability 5 dari 5, jadi sirkulasi udaranya tergolong sangat baik untuk ukuran sepatu training. Ini terasa berguna saat dipakai workout, HIIT, jumping rope, atau latihan yang bikin kaki cepat panas. Jadi, kaki tetap terasa lebih adem dan nggak gampang gerah meski sesi latihan mulai intens.
Ringan dan Nggak Membebani Kaki
On Cloud X 4 juga unggul dari sisi bobot karena hanya sekitar 268 gram untuk ukuran men US 9, lebih ringan dibanding rata-rata sepatu training yang berada di sekitar 306 gram. Bobot ini membuat sepatu terasa lincah saat dipakai bergerak, terutama untuk latihan yang banyak transisi seperti side step, mountain climber, atau gerakan cepat lainnya. Feel ringannya juga bikin sepatu ini tetap nyaman dipakai setelah workout. Jadi, kalau butuh sepatu yang nggak terasa berat di kaki, seri ini cukup menyenangkan.
Bantalan Nyaman untuk Lompatan dan Short Run
Untuk aktivitas high-impact ringan sampai sedang, On Cloud X 4 punya bantalan yang cukup meyakinkan. Shock absorption-nya tercatat 109 SA di heel dan 73 SA di forefoot, sehingga pendaratan terasa lebih terlindungi saat jumping rope, box jump, step aerobics, atau short run. Kombinasi CloudTec® dan Helion foam memberi rasa pijakan yang empuk, tapi tetap responsif untuk gerakan dinamis. Ini membuatnya lebih cocok untuk workout aktif dibanding latihan beban berat.
Energy Return Cukup Responsif
Selain empuk, On Cloud X 4 juga punya rasa langkah yang cukup hidup. RunRepeat mencatat energy return-nya berada di 58% di heel dan 59,4% di forefoot, sedikit di atas rata-rata sepatu training. Artinya, sepatu ini bisa memberi rasa springback yang enak saat dipakai untuk gerakan cepat atau latihan yang banyak pantulan. Feel ini membuat On Cloud X 4 terasa fun untuk cardio workout, bukan sepatu yang terasa datar dan membosankan.
Fleksibel untuk Gerakan Aktif
On Cloud X 4 punya konstruksi yang cukup fleksibel untuk mendukung gerakan seperti lunges, plank, mountain climber, dan latihan bodyweight. Sepatu ini membutuhkan gaya sekitar 14,8N untuk ditekuk, jadi masih terasa cukup lentur untuk aktivitas dinamis. Fleksibilitas ini membuat kaki bisa bergerak lebih natural saat latihan, terutama untuk workout yang nggak cuma bergerak lurus ke depan. Karena itu, On Cloud X 4 lebih pas untuk latihan aktif yang ringan sampai sedang.
Bisa Dipakai dari Gym ke Casual Look
Selain performa, daya tarik On Cloud X 4 juga ada pada desainnya yang sporty tapi tetap mudah masuk sebagai pelengkap outfit casual. Modelnya fleksibel, sehingga masih enak dipakai setelah workout untuk jalan santai, ngopi, atau aktivitas harian. Ini cocok untuk kamu yang suka sepatu gym-to-daily, satu sepatu yang bisa dipakai olahraga ringan sekaligus tetap proper untuk gaya kasual.
Kekurangan On Cloud X 4
Meski menarik sebagai sepatu training ringan, On Cloud X 4 tetap punya beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan agar kamu nggak salah pakai untuk jenis latihan yang terlalu berat.
Stabilitas Kurang Mantap untuk Strength Training Berat
On Cloud X 4 kurang ideal untuk latihan beban berat karena stabilitas lateralnya belum terlalu kuat. RunRepeat mencatat sepatu ini terasa kurang planted saat dipakai untuk strength training, terutama ketika membawa beban lebih berat atau melakukan gerakan satu kaki. Jadi, untuk squat berat, deadlift, atau lifting yang butuh pijakan super stabil, seri ini bukan pilihan paling aman.
Grip Outsole Belum Terlalu Kuat
Traksi On Cloud X 4 masih punya catatan, terutama kalau kamu butuh grip yang benar-benar menggigit di lantai gym. Skor forefoot traction-nya berada di angka 0,25, lebih rendah dari rata-rata 0,34, sehingga kurang ideal untuk latihan yang butuh kontak lantai intens. Untuk workout ringan sampai sedang masih oke, tapi untuk gerakan eksplosif dengan perubahan arah cepat, grip-nya perlu lebih diperhatikan.
Durability Upper dan Heel Padding Perlu Dijaga
Bagian durability juga menjadi salah satu kelemahan On Cloud X 4. Dalam uji RunRepeat, toebox durability hanya mendapat skor 2 dari 5, sedangkan heel padding durability berada di 1 dari 5. Artinya, sepatu ini sebaiknya nggak dipakai untuk latihan yang abrasif seperti rope climb atau aktivitas yang banyak menggesek upper dan bagian tumit.
Outsole Lebih Cepat Aus dari Rata-Rata
Meskipun outsole-nya punya ketebalan sekitar 3,7 mm, daya tahannya masih belum terlalu meyakinkan. RunRepeat mencatat kerusakan outsole mencapai 1,6 mm, lebih dalam dibanding rata-rata 1,1 mm pada sepatu training. Jadi, kalau dipakai terlalu sering di permukaan kasar atau untuk latihan intens, bagian outsole bisa lebih cepat menunjukkan tanda aus.
Kurang Cocok untuk Kaki Lebar
On Cloud X 4 punya fit yang cenderung slightly small dan nggak tersedia dalam opsi wide. Lebar internalnya sekitar 95,8 mm, masih masuk kategori medium, tetapi siluetnya cukup streamlined. Jadi, untuk pemilik kaki lebar, seri ini bisa terasa kurang lega, terutama saat dipakai latihan yang membuat kaki banyak menekan bagian depan sepatu.
Perbandingan On Cloud X 4 dan Cloud X 3, Mana yang Lebih Worth It?
Dibanding Cloud X 3, On Cloud X 4 terasa lebih naik kelas dari sisi bantalan dan kenyamanan untuk workout yang banyak impact. Cloud X 4 punya heel stack 30,4 mm dan forefoot stack 21,5 mm, lebih tebal dari Cloud X 3 yang berada di 25,5 mm dan 16,3 mm, jadi rasanya lebih empuk untuk jumping rope, short run, atau cardio workout. Breathability-nya juga lebih unggul dengan skor 5 dari 5, sedangkan Cloud X 3 berada di 4 dari 5, sehingga Cloud X 4 terasa lebih adem saat latihan mulai intens. Namun, Cloud X 3 masih lebih ringan dengan bobot sekitar 248 gram, sementara Cloud X 4 berada di sekitar 268 gram untuk ukuran men US 9.
Cloud X 3 justru masih punya nilai plus karena terasa lebih planted dan dekat ke lantai. Cloud X 4 memang lebih cushioned dan modern, tapi stabilitas lateralnya masih punya catatan karena torsional rigidity-nya hanya 1 dari 5, sedangkan Cloud X 3 berada di 3 dari 5. Untuk durabilitas, keduanya belum bisa dibilang paling kuat, meski Cloud X 4 sedikit lebih baik di toebox dengan skor 2 dari 5, sementara Cloud X 3 hanya 1 dari 5. Jadi, Cloud X 4 lebih fun untuk cardio, HIIT ringan, jumping rope, dan daily active wear, sedangkan Cloud X 3 lebih masuk akal kalau kamu ingin feel yang lebih stabil untuk gym ringan sampai sedang.
On Cloud X 4 Cocok Dipakai untuk Aktivitas Apa?
On Cloud X 4 paling enak digunakan untuk aktivitas yang banyak gerak, seperti workout ringan sampai sedang, HIIT, jumping rope, cardio, short run, jalan santai, sampai daily active wear. Kalau dilihat dari On Cloud X4 review running, seri ini masih bisa dipakai untuk lari pendek atau treadmill santai karena bantalan CloudTec® dan foam Helion memberi rasa pijakan yang cukup empuk, dengan shock absorption yang tinggi untuk ukuran sepatu training. Namun, sepatu ini bukan pilihan utama untuk long run atau lari jarak jauh karena karakternya lebih mengarah ke training serbaguna daripada running shoe murni.
Sedangkan modelnya, sepatu ini tetap sporty, tetapi masih mudah masuk sebagai pelengkap outfit casual, jadi enak dipakai dari sesi workout sampai aktivitas santai setelahnya. Upper yang sangat breathable, bobot yang ringan, dan desain yang clean membuat sepatu ini terasa nyaman untuk gym ringan, kelas workout, jalan setelah olahraga, atau sekadar dipakai aktif seharian. Sebagai catatan, On Cloud X 4 kurang ideal untuk strength training berat karena stabilitas lateral dan grip-nya masih punya batasan, jadi lebih aman dipakai untuk latihan dinamis yang ringan sampai sedang.
Kalau kamu masih mencari referensi On Cloud X4 Women review sebelum membeli, seri ini bisa dilirik untuk kebutuhan workout ringan, HIIT, short run, hingga daily active wear. Kamu bisa cek pilihan On Cloud X 4 di Blibli dan pilih varian yang paling sesuai dengan ukuran, warna, serta gaya aktivitasmu. Pastikan juga membeli dari official store agar produk lebih terjamin original dan nyaman dipakai dari gym sampai aktivitas harian.


