Jenius dan Blibli.com Ajak Digital Savvy Jaga Keamanan Data Pribadi

Yogyakarta, 7 November 2019 – Jenius, solusi life finance bagi masyarakat digital savvy dari Bank BTPN berkomitmen untuk menyediakan layanan finansial yang simpel, cerdas, dan aman. Berkolaborasi dengan Blibli.com, mal online terdepan di Indonesia, Jenius melakukan edukasi keamanan bertransaksi secara digital, dengan tujuan untuk mendukung terciptanya ekosistem ekonomi digital Indonesia yang aman dan nyaman. Jenius dan Blibli.com percaya, bahwa keamanan transaksi akan semakin maksimal dengan adanya dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat digital savvy untuk menjaga kerahasiaan data pribadi dan kehati-hatian dalam mengakses informasi di dunia digital.

Irwan S. Tisnabudi, Head of Digital Banking Bank BTPN menjelaskan, “Di Jenius, kami percaya bahwa keamanan dan kenyamanan pengguna merupakan faktor penting. Untuk mendukung hal tersebut, Jenius melakukan update secara berkala pada teknologi maupun layanan. Kolaborasi Jenius dengan Blibli.com ini mengajak masyarakat digital savvy untuk bersama-sama membangun ekosistem digital yang aman dan nyaman.”

Digital dan kehidupan masyarakat semakin terintegrasi dengan didukung oleh penetrasi internet dan smartphone yang terus bertumbuh di Indonesia. Berdasarkan survei Nielsen, dari 2014 hingga 2018 pengguna smartphone di Indonesia bertumbuh hingga 37% yang diikuti dengan pertumbuhan pengguna internet sebesar 22%. Kondisi ini berdampak pada bagaimana masyarakat menjalankan aktivitas mereka sehari-hari termasuk dalam aspek finansial, berbelanja, transportasi, dan masih banyak lagi.

Kehadiran platform online untuk bertransaksi membuka kesempatan yang semakin luas serta kemudahan bagi masyarakat digital savvy dalam melakukan transaksi. Di sisi lain, perkembangan teknologi digital tersebut sekaligus membuka berbagai peluang risiko digital yang perlu diwaspadai bersama, baik oleh pihak perusahaan maupun pelanggan.

Ricky Setiadi, Sr. Manager Information Security Blibli.com menjelaskan, ”Perusahaan mempunyai kewajiban  memberikan perlindungan terbaik untuk keamanan data pelanggan. Secara bersamaan para pelanggan juga harus menjaga kerahasiaan data mereka terutama saat melakukan transaksi online yang saat ini semakin mudah dan cepat. Selain itu pelanggan juga harus memilih platform yang terpercaya ketika melakukan transaksi online. Dengan adanya kesadaran yang tinggi terhadap keamanan data informasi, pelanggan dapat ikut aktif meminimalkan potensi terjadinya kebocoran data.”

Pernyataan serupa mengenai perlindungan keamanan data juga diungkapkan oleh Diah Angendari, Executive Secretary Center for Digital Society (CfDS). “Perkembangan teknologi telah memungkinkan digitalisasi dalam ranah strategis, termasuk hadirnya e-commerce, digital banking, transportasi online, dan masih banyak lagi. Perkembangan teknologi ini menempatkan data sebagai inti dari layanan. Dalam mewujudkan ekosistem ekonomi digital yang aman diperlukan kolaborasi dari berbagai pihak, yaitu pemerintah, pelaku layanan digital, komunitas, dan terutama dari pengguna layanan digital itu sendiri.”

Edukasi mengenai keamanan data dan bertransaksi digital kepada pengguna rutin dilaksanakan Jenius melalui berbagai medium seperti email, artikel online, media sosial, push notification, hingga beragam kegiatan bersama komunitas. Jenius percaya, gaya hidup digital perlu diimbangi dengan kesadaran akan keamanan dalam bertransaksi offline maupun online. Beberapa langkah dasar untuk melindungi data pribadi antara lain menggunakan e-mail dan password yang berbeda untuk masing-masing kebutuhan, mengganti PIN dan password akun secara berkala, tidak membagikan data pribadi baik kepada orang lain atau pun di media sosial, mengatur PIN (Personal Identification Number) yang berbeda untuk setiap kartu debit, dan menjaga kerahasiaan OTP (one-time password). “Semoga inisiatif kolaborasi edukasi antara Jenius dan Blibli.com ini dapat semakin membuka wawasan masyarakat digital savvy agar lebih waspada dalam melindungi keamanan data pribadi untuk meminimalkan berbagai kemungkinan risiko yang muncul saat melakukan transaksi online maupun offline,” tutup Irwan.

Informasi selengkapnya mengenai Jenius dapat diakses melalui: https://www.jenius.com/