Selisih poin yang terlampau jauh (mencapai 75 poin) antar pemimpin klasemen sementara (per-2/10) Marc Marquez dengan runner-up, Dani Pedrosa membuat persaingan MotoGP tahun ini terpatri pada keajaiban.

Hal itupun membuat sisi diluar humanis seperti kondisi motor dan sirkuit menjadi hal paling penting untuk mengharapkan hasil signifikan di klasemen. Yap, jika melihat klasemen saat ini, persaingan ketat memang ada di peringkat 2 sampai 4. Ditambah, musim ini MotoGP telah memasuki menit-menit akhir.

Hal itupun membuat kedua tim raksasa MotoGP yaitu Repsol Honda dan Movistar Yamaha harus lakukan ‘gaspol’ untuk bercokol di posisi lebih baik. Nah, jika menelisik perjuangan para pebalap MotoGP saat ini di klasemen, bisa jadi sirkuit Negara Tetangga yang menjadi pentas ke-17 MotoGP musim ini menjadi lokasi paling krusial.

Maklum, Sirkuit Sepang yang sempat kelam akibat tragedi yang dialami Marco Simoncelli ini adalah sirkuit yang kondisinya susah ditebak. “Balapan di Sepang susah ditebak. Terutama faktor cuaca. Bisa panas dan tiba-tiba hujan deras,” ungkap CEO Sepang International Circuit Razlan Razali, pada press conference di Jakarta, Rabu, (1/10).

photo

Hal itupun bakal menjadi kendala utama para pebalap yang tampil di Sepang. Karena, cuaca yang panas terik dengan
kelembaban tinggi tak hanya menuntut fisik prima dari para pebalap tapi juga pemilihan ban yang tepat. Dengan panjang lintasan 5,543km, lebar 25m dan memiliki tikungan, 5 kiri & 10 kanan, Sirkuit Sepang yang memakan durasi Lomba 20 laps alias 110,9km untuk penyelenggaraan MotoGP memang unik.

Pada sirkuit yang dibangun Tahun 1998 ini, pebalap MotoGP bisa memaksimalkan kekuatan mesin di trek Lurus terpanjang berjarak 920m. Yap, Sepang memang terkenal dengan 2 trek panjang lurus yang dipisahkan oleh hairpin. Tak ayal, sirkuit ini pun punya karakter cepat dengan kombinasi beberapa tikungan medium & cepat. Hal itu membuat grip ban belakang & stabilitas motor menjadi faktor utama di sirkuit ini.

sepang-motogp-testing-2014

Belum lagi, karena sirkuit cukup lebar maka kesempatan untuk melakukan overtaking sangat besar. So, aksi-aksi menawan pebalap bakal bermunculan disini! Dengan catatan rekor fastest lap masih dipegang oleh Casey Stoner (Ducati/2007), akankah klasemen dapat berubah drastis?

xheader.jpg.pagespeed.ic.s2EOgX3yBC

Jadilah saksi dari “akhir” MotoGP 2014 dengan menonton langsung tanggal 24-26 Oktober di Sepang! Beli tiketnya dengan klik disini!

Kadek

Kadek

Kadeko - Football for live, listen to Punk Rock and a "Red blood and White bones" person. A day without laughs is wasted for me.
Kadek

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY