Kemacetan yang kerap melanda di kota besar ternyata mampu mendorong warganya untuk mencari alternatif transportasi. Alat transportasi tersebut, menurut mereka yang juga peduli terhadap kesehatan haruslah kendaraan yang ramah akan lingkungan. Bukan kendaraan bermotor yang bakal menambah polusi! Oleh karenanya, mereka yang memang hobi gowes alias mengendarai sepeda berbondong-bondong naik SELI alias sepeda lipat.

Sebenarnya tren mengalihkan alat transportasi dari kendaraan bermotor ke sepeda lipat ini sudah berlangsung lama, kurang lebih sekitar 7 tahun yang lalu. Dan kenyataannya, penggemar sepeda lipat terus saja bertambah.

logo-id-foldingbike-draft3-704908

Hal itu pun diakui oleh Andry Yulius yang merupakan salah satu anggota ID Folding Bike. Sejak resmi dibentuk 11 Maret 2007 silam oleh para penyuka gowes, komunitas yang merupakan rumah dari para pecinta sepeda lipat di Indonesia ini pun semakin menunjukan eksistensinya. Tercatat lebih dari 2400 member telah bergabung bersama ID Folding Bike.

Rutin mengadakan gowes bareng setiap bulan plus Jamselinas alias Jambore Sepeda Lipat Nasional setiap Tahun, ID Folding Bike bahkan baru saja mengadakan gowes 150 km yang dihadiri lebih dari 100 peserta di Jogja, 2014 lalu, lho.

dok.kompasiana
dok.kompasiana

“ID Folding Bike itu adalah perkumpulan teman-teman yang suka gowes folding bike alias sepeda lipat. Mereka yang jadi anggota pun punya perkumpulan masing-masing di luar ID Folding Bike. Contohnya ada SAMORI yang eksis di daerah Kelapa Gading dan Rawamangun, Jakarta. Lain lagi di Bekasi, Bandung, Jogja, Solo dan kota lainnya. Nah, bisa dibilang komunitas besarnya itu ID Folding Bike,” ungkap Andry lewat sambungan telpon dengan Blibli Friends.

dok.bolanet
dok.bolanet

Saat ditanya mengapa sepeda lipat bisa mendapat antusias begitu besar dari warga yang mendambakan alternatif transportasi, Andry pun bilang kalau hal itu mengacu pada esensi dari sepeda lipat itu sendiri. “Sepeda lipat itu fungsi utamanya adalah mobilitas. Gampang dibawa kemana-mana. Bukan hanya sebagai transportasi jarak pendek, tapi jauh juga bisa,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Product Manager dari Rodalink.

Menyikapi soal kenyamanan berkendara dengan sepeda lipat, Andry pun berujar jika hal itu tergantung pada perawatan sepeda lipat oleh pemiliknya. “Sepeda lipat adalah alternatif transportasi yang punya potensi bagus untuk dimanfaatkan. Maka dari itu peminatnya terus bertambah. Jika terkendala macet ataupun jarak jauh, sepeda bisa dilipat dan dibawa masuk ke bus ataupun taksi,” ungkapnya.

Bagaimana tertarik memiliki sepeda lipat dan bergabung dalam ID Folding Bike?

Lihat dulu penawaran menarik sepeda lipat Ron City dan Kozure diskon 40% dengan klik disini! Jangan kebanyakan mikir, karena diskonnya hanya sampai 15 Januari, lho.

xsepeda-ron-hol-c1c3.jpg.pagespeed.ic.mjpd5m0ply

 

Jadi, ayo mulai hidup sehat, mobilitas lancar dengan sepeda lipat!

 

Nah, jika Anda telah memilik sepeda lipat. Tips merawat sepeda lipat dari Andry Yulius berikut, bisa nih diterapkan. Coba klik disini untuk melihat tipsnya!

Kadek

Kadek

Kadeko - Football for live, listen to Punk Rock and a "Red blood and White bones" person. A day without laughs is wasted for me.
Kadek

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY