Tomb Raider Ocean
Beberapa dari kita, yang lahir di tahun 80-an, yang bisa menikmati PlayStation dari awal, di tahun 1996, tentu mengenal sosok Lara Croft dari Tomb Raider. Game yang pernah dibuat filmnya dan diperankan oleh Angelina Jolie ini merupakan karakter idaman setiap gamer pria yang ada di dunia. Bagaimana tidak, wanita kaukasian berparas cantik, dengan rambut diikat, mengenakan tank top, celana pendek, dan dengan dua kantong pistol di paha kanan dan kirinya. Lara akan melompat, memanjat, bergelantungan dan membunuh apa saja yang ada di depannya. Suatu tokoh yang cocok diidolakan gamer karena, yaa, memang hanya di game Tomb Raider ini kita bisa menemuinya.

Tomb Raider (2013) ini berjarak lumayan jauh dari game-game Tomb Raider sebelumnya. Namun, Lara kembali dengan gebrakan yang tidak main-main. Perpaduan antara game, video dan ceritanya sangat mulus (seperti Lara). Perpindahan dari permainan ke klip video pendek dan kembali lagi ke permainan sangat hidup. Seperti kita adalah bagian dari Lara. Bisa pada suatu adegan tembak-tembakan, berpindah ke klip video pendek, namun memerlukan kita untuk menekan tombol dalam waktu yang tepat. Boleh dibilang, kita harus selalu awas pada permainan ini.

Dengan grafik yang lebih dahsyat di PS3 + LED TV + kabel HDMI, kadang membuat saya merasa tidak mungkin PS4 bisa lebih baik dari ini. Lara tampil kotor, berlumpur, kadang bersimbah darah disini. Namun, Lara lebih manusiawi. Lara yang sekarang berbicara, merasakan takut dan menangis. Di Tomb Raider ini dijelaskan perubahan karakter Lara di awal. Bagaimana dia merasakan takut, sampai akhirnya bisa menaklukkan 1 pulau yang berisi sekte bersenjata dan 1 pasukan supernatural berbaju perang Jepang zaman Samurai.

Tomb Raider

Game dimulai dari karamnya kapal ekspedisi yang diikuti Lara, the Endurance, di Dragon’s Triangle (Segitiga Bermuda versi game). Mulai dari bertema survival, sampai akhirnya Lara sadar bahwa dirinya tidak akan bisa meninggalkan pulau dimana Endurance karam, tanpa mengetahui penyebabnya. Seiring dengan waktu, Lara akan bersenjatakan panah, pistol, senapan dan senapan mesin. Game memungkinkan kita untuk menambah ability dan meng-upgrade senjata, yang menurut saya adalah fitur wajib di setiap game petualang. Terdapat banyak hidden tomb yang merupakan “rahasia” yang tersembunyi sepanjang game.

Saya menyelesaikan Tomb Raider dalam waktu 1 minggu. Teman saya berhasil menyelesaikannya dalam waktu 2 hari. Tapi, keduanya tidak bisa menyelesaikannya 100%. Walaupun menyelesaikan cerita dan kami berhasil membawa Lara dan teman-temannya kembali dengan selamat, namun tetap tidak 100% karena hitungannya termasuk mencari semua yang harus dikumpulkan. Dimulai dari nisan (tomb) tersembunyi, catatan, peninggalan (relic), sampai tugas tambahan (seperti mengumpulkan GPS, menembak ranjau, dst). Menuju 100% nampaknya hanya akan dicapai di putaran kedua, yaitu memainkannya lagi dari awal.

Tomb Raider yang terbaru ini adalah 1 game yang tidak boleh dilewatkan bila kita mau menyebut diri kita gamer sejati. Ini game,.. wajib!

 

 

Kadek

Kadek

Football for life, listen to Punk Rock and a "Red blood and White bones" person. A day without laughs is wasted for me.
Kadek

3 COMMENTS

  1. Bang saya main tomb rider ini di laptop,tapi pada misi saat mau memyelamatkan teman nya waktu dirasuki itu langsung pemimpinya menghadang kita kita a pas disitu nanti kan disuruh tekan tombol untuk nusuk belakangya pake gear setelah itu nanti disuruh tekan tombol cepat tapi waktu disitu saya sdh tekan2 tapi tetap kalah dan mati .tolong saranya bang

LEAVE A REPLY