Saya bisa disebut sebagai salah satu fanboy Apple (dulu) atau seseorang yang fanatik terhadap Apple.  Saya memang menggunakan banyak perangkat Apple (dulu), dan hanya Apple (dulu). Sekarang, dengan begitu banyaknya produk non-Apple yang bisa membuat hamba mendamba, susah untuk “setia” hanya pada Apple.

Sony Vaio Duo 11

Saya sekarang menggunakan MacBook Air yang 11″, karena ringan, tipis dan cepat!. Ukuran 11″ adalah ukuran yang sangat pas buat saya, dan masuk ke tas Crumpler yang 13″ (karena ada beberapa gadget pendukungnya). Sering ditawarkan produk jendela dengan ukuran yang sama pun, saya tepis. Namun dengan keluarnya Windows 8, hati pun mulai sedikit bimbang. Dan…. dengan adanya SONY Vaio Duo 11, bimbang berubah menjadi resah, resah membuat menjadi kebutuhan!, well, setidaknya untuk saya.

Yang bikin saya tertarik adalah desainnya. Vaio Duo 11 adalah Tablet dan NetBook Windows 8, dari situlah asal kata “Duo”, dua fungsi. Memang perangkat yang satu ini bukan  device yang pertama yang bisa dua posisi, tablet dan notebook (dengan posisi keyboard tertekuk sekitar 110 derajat), tapi Sony selalu melakukannya dengan lebih cantik. Slider-nya terasa kokoh, hadir dengan stylus dan .. cantik! (Note: Lenovo Yoga siap dengan lebih banyak posisi)

Kekuatan Vaio Duo 11 terletak pada sistem operasi Windows terbaru, yakni Windows 8, yang mendukung teknologi layar sentuh. Teknologi layar sentuh ini belum diadopsi oleh komputer-komputer besutan Apple, termasuk MacBook Air. Karena itu Vaio membuang trackpad-nya, dan menambah banyak port: HDMI Port, SD Slot & VGA. Ini semua sedikit mengorbankan beratnya, yang agak lebih berat daripada MacBook Air 11″. Lebih ringan dari Toshiba’s 12″ Satellite U925t slider, dan sedikit lebih berat pula bila dibandingkan dengan IdeaPad Yoga 11″.

Selain layar sentuh tadi, Vaio Duo 11 juga dibungkus Gorilla Glass dan resolusi 1,920 x 1,080, high definition! Speknya? bukan hal yang bisa diremehkan: Intel Core i5-3317U 1.7GHz, 4GB RAM, 128GB SSD & integrated Intel HD 4000 graphics. Ini monster untuk device yang begitu kecil. Untuk spek seberat itu, sayangnya harganya bukan yang termurah di kelasnya. Ketika saya mencek situs Blibli.com maka si kecil cantik ini dibanderol dengan harga Rp 13.259.000.. wellIt’s a Sony!

Tapi sekali lagi saya ulangi, cukup membuat fanboy seperti saya berpikir keras untuk “ber-poligami” ..

Kadek

Kadek

Football for life, listen to Punk Rock and a "Red blood and White bones" person. A day without laughs is wasted for me.
Kadek

16 COMMENTS

  1. Seru juga sih kayaknya, mengingat gadget ini banci (in a good way) antara tablet dan netbook, saya pikir tentu akan banyak memakan konsumsi elektrik? bagaimana dengan ketahanan dan kekuatan baterainya ya?

    • Wah, sama-sama berbasis windows 8. Kelebihannya ATIV adalah bisa dilepas (kalau tidak butuh keyboard), sedangkan kelebihan Vaio adalah designnya. overall, semua jatuh ke subjektifitas, suka bentuk yang mana? 🙂

  2. wah itulah masalahnya, batre adalah sesuatu yang sangat fital untuk sesuatu gajed,, ceritanya kan kita bepergian ke ladang, diperjalanan ingin buang si bosan, lha kalau batrenya langsung low buat apa app yang begitu banyak bisa di letakkan di gajednya…

    • Ke ladang ya? ada sumur? mau numpang mandi nih!
      Jaman sekarang memang gitu, smartphone mana yang tahan kalau kita nyalakan 3G, wifi, sambil twitteran, path, instagram, email, browsing?
      Mau baterai sekuat apapun, semua tergantung pemakaian. Prinsipnya itu kalau saya.
      Coba atur settingan2 dasar seperti rendahkan brightness, matikan apps dan fitur yang tidak perlu..
      Good luck 😉

LEAVE A REPLY