Saya sangat suka bermain game di smartphone. Waktu bekerja yang sangat menyita waktu membuat saya semakin malas untuk bermain game di PC atau console yang notabene berbagai game yang ada di dua platform tersebut memerlukan playtime yang sangat panjang. Jadi, bermain game di smartphone adalah jalan keluar yang sangat pas bagi saya karena hampir semua game yang ada tidak menghabiskan waktu yang berlarut-larut.

zuk_z1_mobile_9_

Sayangnya, kebanyakan smartphone canggih yang beredar di pasaran memiliki harga yang kelewat mahal dan daya tahan baterainya sangat mengecewakan. Dengan kehadiran ZUK Z1, mampukah smartphone anyar ini mengatasi kedua permasalahan fundamental tadi?

Pertama kali mendengar handphone bermerek ZUK. Saya sempat skeptis dengan kemampuan yang akan ditawarkan karena seumur hidup saya baru pertama kali ini saya mendengar sebuah merek smartphone bernama ZUK. Namun begitu saya membaca spesifikasi yang ditawarkan, perasaan skeptis saya sekejap berubah menjadi sebuah ekspektasi yang tinggi.

ZUK hadir dengan kualitas jeroan processor yang sama dengan Samsung Galaxy S5 yaitu Snapdragon 801. Sekedar itu saja tanpa kelebihan lain? Tentu tidak! Dengan RAM sebesar 3GB, baterai yang besarnya mencapai 4100 mAH, dan disertai dengan banderol “hanya” Rp4.000.000, saya sangat tergoda untuk menguji kemampuan gaming dari smartphone yang tergolong menengah sedikit ke atas di tahun 2015 ini. Stop berbicara terlampau jauh soal spek di atas kertas, sebab review ini lebih saya titik beratkan kepada pengalaman pribadi saya ketika memainkan game di ZUK Z1.

1

Supaya penilaian saya terhadap performa gaming ZUK Z1 lebih akurat, saya memutuskan untuk melakukan uji benchmark terlebih dahulu terhadap ZUK ini. Dengan menggunakan Geekbench 3, saya menghasilkan poin sebesar 964 untuk single-core dan 2933 untuk multi-core. Angka yang tidak terlalu buruk menurut saya pribadi, walaupun dalam hati kecil saya sejujurnya skeptis kalau ZUK mampu menjalankan berbagai game kelas tinggi dengan lancar. “Pasti akan terdapat lag yang mudah tertangkap mata”, pikir saya saat itu.

2

Tentu masih kurang valid jika kita kita hanya menggunakan Geekbench 3 saja. Dengan menggunakan AnTuTu, skor yang dihasilkan adalah 47.956. Berdasarkan informasi tambahan yang disediakan AnTuTu, ZUK termasuk dapa disandingkan dengan dengan smartphone papan atas lainnya semacam Samsung Galaxy Note 4 atau LG G4.

Sudah cukup berbicara soal Benchmark, saatnya menguji langsung performa gaming-nya dengan game yang berkualitas gahar! Barisan game yang akan saya pakai untuk diujikan di ZUK Z1 ini adalah di buat di tahun 2014 ke atas dan memiliki kualitas grafis menengah ke atas, antara lain: Need for Speed No Limits, Modern Combat 5 dan Vainglory.

5

Kesan pertama saya ketika memainkan Need for Speed No Limits adalah sedikit merasa kecewa. Mengapa? Sebab kualitas grafis yang ditampilkan oleh ZUK Z1 terasa kurang optimal. Detail objek yang ditampilkan tidak terlalu tajam, efek-efek seperti kabut atau asap kurang begitu kentara sehingga mengurangi kepuasan mata saya.

Hasil grafis yang disuguhkan ZUK Z1 lewat Need for Speed No Limits memang tidak tergolong super, namun masih dapat digolongkan sebagai baik. Namun. dengan spek processor Snapdragon 801, ekspektasi saya adalah ZUK Z1 mampu memberikan grafis paling optimal ketika sedang menjalankan Need for Speed No Limits, tetapi sayangnya kenyataan berkata lain. Singkatnya, saya mengharapkan ZUK Z1 mampu menyajikan grafis berkualitas high, namun justru grafis kualitas medium lah yang disajikan.

Saya tidak ingin menyalahkan spesifikasi dari ZUK Z1 atas performa game Need for Speed No Limits yang kurang optimal. Menurut saya, kurang optimalnya performa gaming di ZUK Z1 hanya karena masih belum terkenalnya smartphone ini sehingga game yang di-install di dalamnya mengambil jalan aman dengan cara menurunkan kualitas grafisnya agar dapat dimainkan dengan lancar. Begitu ZUK Z1 sudah terbit di pasaran beberapa bulan, harapan saya adalah game-game yang di-install akan lebih dapat beradaptasi dengan baik sehingga kualitas grafis yang dihasilkan bisa menjadi jauh tajam dan detail dibandingkan saat ini (awal-awal peluncurannya).

6

Okelah grafis Need for Speed No Limits yang disuguhkan oleh ZUK Z1 memang masih kurang memuaskan. Namun, ada satu sisi lain yang mampu mengobati rasa sedikit kecewa saya yaitu performa baterai. Tidak ada perasaan kecewa sedikit pun saat saya meniliki performa baterai ZUK Z1 saat memainkan game berat sekelas Need for Speed No Limits. Dari kondisi baterai 100%, saya memainkan ZUK Z1 satu jam nonstop (saya tidak dapat bermain lebih dari satu jam karena keterbatasan energi di dalam game). Hasilnya sangatlah memuaskan sebab baterai saya hanya berkurang 16% saja. Di atas kertas, saya dapat memainkan Need for Speed No Limits selama kurang lebih enam setengah jam nonstop andai saja game tersebut tidak memiliki sistem energi. Performa baterai yang betul-betul layak untuk dikagumi.

Oh iya, dengan grafis mediumnya, saya dapat memainkan Need for Speed No Limits dengan sangat lancar. Tidak ada sedikitpun gerakan patah-patah atau lag saat saya memainkannya. Loading pun terasa cepat dan tidak pernah sekali pun saya mengalami crash saat sedang bermain.

7

Pengalaman yang berbeda dari segi grafis saya jumpai ketika memainkan Modern Combat 5, saya sebelumnya sudah sering menjajal Modern Combat 5 di berbagai smartphone Android. Bisa dibilang saya sudah sangat hapal dengan kualitas grafis yang disuguhkan oleh Modern Combat 5.

Yang melegakan saya adalah, tidak seperti Need for Speed No Limits yang sedikit memble grafisnya saat diuji cobakan di ZUK Z1, kamu dapat merasakan sensasi bermain Modern Combat 5 secara optimal di smartphone ini. Bisa jadi hal tadi terjadi karena Modern Combat 5 sudah berusia lebih dari satu tahun sedangkan Need for Speed No Limits usianya bahkan belum menginjak tiga bulan ketika review ZUK Z1 ini ditulis.

8

Dengan kualitas grafis optimal, tidak ketinggalan pula processor ZUK Z1 menunjukkan tajinya dengan kembali tidak adanya lag sama sekali saat saya memainkan Modern Combat 5. Gerakan di dalam air, tembak-tembakan brutal, bahkan ketika terjadi ledakan dahsyat sama sekali tidak menggoyahkan ZUK Z1 dalam menyajikan game Modern Combat 5 yang smooth. Pun demikian dengan performa baterai-nya.

Saya memainkan Modern Combat 5 satu jam penuh dengan hasil baterai hanya berkurang 17%. Tembak menembak di smartphone belum pernah selama dan seseru ini berkat ZUK Z1.

9

Game balapan sudah saya jajal, game tembak menembak pun juga sudah. Saatnya saya menuju ke game MOBA (game mirip Dota) nomor satu di smartphone yaitu apa lagi kalau bukan Vainglory. Bermain Vainglory di ZUK Z1 memang tidak senyaman bermain di tablet. Karena ukuran layarnya yang sebesar 5,5” membuat ukuran objek di dalam game menjadi kecil.

Selain itu, mata saya dengan jelas menangkap bahwa grafis yang dihasilkan nampak blurry. Tidak ketinggalan lagi, terkadang saya mengalami drop frame rate yang sangat terasa ketika berperang dan ketika semua hero mengeluarkan jurus-jurusnya. Drop frame rate yang saya rasakan untungnya terjadi hanya seketika sehingga saya tetap dapat melanjutkan bermain Vainglory di ZUK Z1 dengan sangat nyaman.

10

Performa baterai saat memainkan Vainglory ternyata lebih rendah dibandingkan saat memainkan Need for Speed No Limits atau Modern Combat 5. Dalam kurun waktu satu jam, baterai ZUK Z1 berkurang sebanyak 24%. Lebih buruk, namun bukan berarti mengecewakan sebab pengalaman saya bermain Vainglory di gadget lain jauh lebih buruk dibandingkan ZUK Z1.

Sayangnya, entah mengapa khusus ketika bermain Vainglory, ZUK Z1 sangat mudah sekali terasa panas (benar-benar panas, saya tidak lebay), sampai-sampai saya hampir takut smartphone ini akan meledak. Tetapi untungnya, perasaan jelek saya tersebut tidak terjadi dan terbuki saya bisa menulis artikel ini sambil tersenyum tanpa ada bekas luka ledakan sedikit pun.

zuk-z1-phone

Dari pengalaman-pengalaman saya bermain game di atas. Secara garis besar saya cukup puas dengan apa yang ditawarkan oleh ZUK Z1. Dengan harga “hanya” Rp4Juta-an, performa kecepatan untuk bermain game yang dimiliki ZUK Z1 sudah hampir setara dengan smartphone kisaran Rp5.000.000. Memang masih terdapat kendala untuk beberapa game karena minimnya optimisasi dari pihak developer, namun untuk ke depannya ZUK Z1 pasti sangat memuaskan bagi kamu semua para gamer mobile tanah air.

Jadi, dari sisi gaming apakah saya merekomendasikan ZUK Z1 ke kalian semua? Jika kalian mencari adalah tipe gamer yang tidak terlalu peduli dengan grafis yang sangat luar biasa dan senang dengan smartphone dengan harga terjangkau, maka jawaban saya adalah ya.

Teks dan Screenshot oleh Billion

homecarousel-zuk-live

dan saat ini, Smartphone yang saya pakai sudah bisa dibeli di Blibli.com dengan klik di sini.

 

 

Rio

Rio

Digital agency’s worker, amateur internet scholar, professional gamer also very in love to running in a field and swimming. A community person who loves touring with bike or motorcycle.
Rio

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY