house of ian saian aliendra travel bag

 

Bulan dirgahayu kemerdekaan ini bagi saya adalah saat yang tepat dimana kita seharusnya menggali lebih dalam tentang budaya nusantara tercinta ini. Saatnya menunjukkan kebanggan kita. Kini kita tidak harus berjuang untuk meraih kemerdekaan kembali, melainkan ini saatnya kita mulai melestarikan dan ‘mengarsipkan’ kembali kekayaan budaya bangsa.

Salah satunya dengan teknik tenun ikat yang khas budaya asli Indonesia. Pada dasarnya, teknik tenun ikat merupakan kain yang ditenun dari helaian benang pakan dan benang lungsin yang sebelumnya sudah diikat dan dicelup ke dalam zat pewarna. Zaman dahulu kala, zat pewarna yang digunakan masih berupa zat pewarna alam yang didapatkan dari sumber warna natural yang terdapat di alam raya ini seperti dari bunga-bungaan, sayuran dan tumbuh-tumbuhan. Alat tenun yang digunakan juga bukan merupakan alat tenun mesin, melainkan ATBM atau alat tenun manual menggunakan tangan.
Sebelum ditenun, helai-helai benang dibungkus atau diikat dengan tali plastik yang sesuai dengan corak atau pola yang diinginkan. Nah, setelah itu dicelup! Ketika dicelup, bagian benang yang diikat dengan tali plastik menjadi tidak berwarna diakibatkan sudah ‘ditutupi’ tali plastik tersebut.

Teknik tenun ikat terdapat di berbagai daerah di Indonesia seperti Toraja, Sintang, Jepara, Bali, Lombok, Sumbawa, Sumba, Flores, dan Timor. Lalu terdapat pula kain yang menggunakan teknik tenun ikat ganda seperti dari daerah tenun gringsing dari Tenganan, Karangasem, Bali.

Kini, para produsen telah bereksplorasi mengaplikasikan kain tenun ikat dalam berbagai fungsi yang lebih modern. Termasuk juga dengan brand Saian yang meluncurkan koleksi tas dengan material kain tenun ikat asli khas nusantara.

Saian Aliendra Travel Bag, adalah travel bag dengan teknik tenun asli buatan tangan berbahan paduan woven fabric (tenun ikat motif etnik) beserta genuine leather yang didesain waterproof dengan satu kompartemen utama (main compartment), chunky handle strap, dan dilengkapi key chain hanger di bagian kiri atas.

Travel bag ini bagi saya sangat worth to buy, karena selain membuat kita ikut melestarikan dan mempopulerkan kain khas budaya Indonesia, travel bag ini juga sangat efektif dan efisien secara fungsi. Main compartment-nya menurut saya cukup besar untuk memuat segala keperluan Anda dalam satu travel bag yang efisien. Besar, memuat banyak, dan tetap stylish, what more could you ask?

Dengan harga Rp2.200.000 menurut saya cukup setimpal dengan material kulit asli dan kain tenun ikat yang asli buatan tangan. Lagipula, jika Anda menggunakan BCA Klik Pay, Anda dapat mencicil dengan 6 kali hingga 12 kali pembayaran. Cukup menggoda bukan? Bulan ini, it’s all about our national heritage. Hidup kekayaan budaya bangsa kita!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY