4G hadir di Indonesia. Akhirnya. Banyak negara seperti Australia, Jepang, Amerika Serikat, dan lainnya, sudah merasakan jauh lebih lama sebelum kita. Banyak produsen smartphone besar sudah memproduksi smartphone yang menyanggupi 4G. Sekarang, teknologi dan infrastrukturnya sudah jodoh. Naaah, apa itu Bolt?

Bolt adalah internet providerΒ dari penyedia yang juga melahirkan First Media & Fast Net. Bolt menggunakan teknologi 4G LTE (Long-Term Evolution), dimana kecepatannya adalah sampai 10 kali lebih cepat dari 3.5G, koneksi internet pada umumnya. Hebatnya, justru yang hadir dengan 4G bukanlah provider telepon genggam yang sudah melakukan uji coba di beberapa tempat, duluan, tapi justru provider internet.

Saat ini, Bolt sudah dijual di Indonesia namun perlu diakui dalam tahap perkenalan. Ada sisi positif dan negatif dari ini. Negatifnya adalah ada beberapa daerah yang belum terjamah. Bolt saat ini baru menyediakan sekitar 1100 BTS dan akan menggenapkannya menjadi 3000. Untuk daerah cakupannya, bisa dilihat disini. Positifnya adalah berarti belum banyak pengguna. Ingat bahwa kita ini berebut BTS, terasa sekali seperti berinternet di provider telepon genggam, internet tergantung di lokasi, dan besarnya traffic (termasuk banyaknya pengguna) di lokasi tersebut.

Beberapa daerah yang saya coba (sempat gagal di beberapa daerah), di Wolter Monginsidi, Kebayoran Baru, dalam ruangan, berhasil mendapat download 0.53 Mbps (mega-byte per second). Pengguna lain yang saya sempat tanyakan lewat Media Sosial, berhasil mendapatkan 8 Mbps diΒ Kelapa Gading, Tebet Green cukup kencang dan juga bagus di Kemang. Ada juga pengguna yang menginformasikan di daerah Kebayoran Baru aman untuk streaming. Saya tampaknya kurang beruntung. Saya masih akan berkeliling mencobanya lagi.

Tarif Bolt cukup bersahabat. Walaupun bukan unlimited, tapi kuotanya cukup besar. Mulai dari Rp25.000, untuk 2 GB sampai dengan Rp200.000 dengan masa waktu 30 – 60 hari. Ini lebih baik dari kuota yang diberikan provider telepon di 3.5G (HSDPA). Sedangkan untuk harga awal modemnya, berawal dari Rp199.000 sampai dengan Rp1.199.000. Cukup terjangkau. Bolt bisa didapatkan di Blibli melalui promo ini. Saya pun memesannya disini.

Yang jelas, Indonesia membutuhkan internet cepat, mari kita coba apakah Bolt merupakan solusi πŸ˜‰

bolt banner

 

Tunggu dulu, saya ada update. Bagi yang menemukan kesulitan berkoneksi dengan Bolt, ada 2 cara untuk memperbaikinya.

1. Pergi ke service center untuk diperbaiki mereka.

2. Ganti service ke 4G only. Caranya:

– Sambungkan modem Bolt dengan komputer melalui kabel USB.
– Install Driver
– Matikan koneksi Internet.
– Buka Internet Browser, pergi keΒ http://192.168.1.1/index.html#login, login dengan “admin”
– Pergi ke network settings,
– Ganti setting dengan “4G Only”

Berhasil di saya, Koneksi menjadi:

Location: Kemang
Ping: 66ms
Download: 10.73 Mbps
Upload: 1.50 Mbps

Lumayan kan? πŸ™‚

Kadek

Kadek

Kadeko - Football for live, listen to Punk Rock and a "Red blood and White bones" person. A day without laughs is wasted for me.
Kadek

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY