“Kenapa LEGO sangat populer dan diterima semua kalangan?”

Tiba-tiba pertanyaan tersebut pun timbul di benak saya saat melihat mainan kecil berwarna kuning bernama LEGO.

Desainer LEGO memilih kuning untuk warna kulit karena terbaik untuk mewakili semua ras dan etnis.

Dan demi menjawab rasa penasaran tersebut, saya pun mencoba untuk berbincang dengan salah satu penggiat LEGO bernama Ashari yang saat ini menjabat sebagai Asisten Bendahara di Komunitas LEGO Indonesia (KLI).

Pria yang telah bekerja di sebuah perusahaan swasta ini mengaku pertemuan pertamanya dengan mainan asal Denmark ini kejadian di sebuah toko buku di Jakarta. Dirinya pertama kali melihat LEGO sachet berisi mini figure serie ke-6. “Setelah itu saya coba membelinya. Rasa penasaran saya makin timbul karena sering mendapat karakter yang sama dalam satu sachet. Jadi daripada punya double, saya jual-jualain salah satunya di forum kaskus. Mulai dari situ saya bertemu dengan penggemar LEGO lainnya. Sering kumpul dan akhirnya bekerja sama di pameran,” ungkapnya.

image (1)
Pameran LEGO yang diikuti Azhari di Kemang Village

Dirinya yang sejak dulu memang memiliki hobi untuk bermain dengan sesuatu yang membutuhkan pembaruan atau upgrading mengakui jika LEGO memang merupakan salah satu permainan yang punya unsur tersebut. “Saya suka dengan permainan macam Remote Control, Hotweels dan juga Air Soft Gun. Permainan itu kan harus dibeli, ganti-ganti bagian lalu upgrade. Dikoleksi atau yang bosan, dijual. Itu sama seperti LEGO,” ungkap cowok yang bermain LEGO sejak 2012 lalu.
Pemilik nickname Ashari7 ini pun memiliki alasan jitu kenapa kita harus main LEGO. Menurutnya, LEGO adalah mainan yang punya kualitas dan tidak akan pernah mati.

“LEGO bertahan karena awet dan punya banyak area untuk dimainkan. LEGO juga punya bermacam bentuk dan bisa mengembangkan daya kreatifitas seseorang. Hal itulah yang membuat LEGO populer dan diterima semua kalangan,” ungkap cowok yang punya spesialisasi membangun LEGO dengan nuansa Middle Earth ini melalui sambungan telpon.
Belum lagi, sejak Tahun 1999,  LEGO telah rutin melakukan terobosan dengan mengeluarkan seri berlisensi yang diawali dengan rilisnya LEGO Star Wars.

c-3po
Pada tahun 2007, LEGO menciptakan 10.000 C-3PO minifigures berlapiskan krom dan emas untuk merayakan ulang tahun ke 30 dari Star Wars, serta dua versi emas 14 karat.

Seri lisensi tersebut pun meledak dipasaran, memperluas karakter LEGO yang telah dibuat dan terus berinovasi hingga saat ini. Hal itu dibuktikan dengan rilisnya LEGO seri Mixels yang merupakan film seri animasi singkat yang ditayangkan Cartoon Network dan merupakan proyek kerjasama dengan LEGO sejak Februari lalu.

Mixels yang merupakan mahkluk kecil pun punya keunikan tersendiri dibanding LEGO seri lainnya karena bisa di campur (mix) dan dikombinasikan dengan Mixels yang lain dengan menggunakan daya kreatif seseorang.

Vulk + Zorch
Vulk + Zorch

Serunya lagi, Mixels juga punya lawan, lho! Namanya adalah Nixels yang beberapa diantaranya tersedia di dalam paket Mixels.
Bagaimana, tertarik merangkai dan bermain dengan Mixels? Saat ini, Blibli.com punya penawaran menarik, nih, untuk Mixels! Simak deh, beberapa penawaran dibawah ini!

lego_lego-mixels-wave1-zorch-41502_full01.jpg.pagespeed.ce.IrtmK4bWoT

LEGO Mixels Wave1 Zorch

lego_lego-mixels-wave1-vulk-41501_full01.jpg.pagespeed.ce.yXEZ1OOHVL

 

LEGO Mixels Wave1 Vulk

lego_lego-mixels-wave1-krader-41503_full01.jpg.pagespeed.ce.l5CsMYU5Wz

 

LEGO Mixels Wave1 Krader

xlego_lego-mixels-wave1-zaptor-41507_full01.jpg.pagespeed.ic.mGhfZDsWc4

 

LEGO Mixels Wave1 Zaptor

 

Sumber:

Komunitas LEGO Indonesia www.kli.web.id

KASKUS http://bit.ly/1kkKLt5

LEGO.Com http://bit.ly/1vDNvHk

Blibli.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY