Tips Mengemudi Agar Irit BBM

Keiritan bahan bakar jadi salah satu pertimbangan orang dalam membeli mobil. Karenanya produsen mobil pun berlomba-lomba untuk menciptakan kendaraan yang hemat bahan bakar dengan berbagai cara, semisal re-engineering mesin dengan pemasangan turbo atau menghadirkan bobot kendaraan yang lebih enteng.

Namun semua tak akan berarti jika tidak diikuti oleh driving style. Faktor ini justru menyumbang pengiritan yang cukup signifikan. “Dengan driving style yang baik bisa menekan penggunaan bahan bakar jadi lebih irit,” terang Aris

Indratmojo, Strategic Planning PT Suzuki Indomobil Sales saat memberikan materi tips irit BBM di Cikarang, Bekasi, beberapa waktu lalu.

“Ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan agar mobil irit dan hal itu berhubungan erat dengan gaya mengemudi. Hal ini berlaku untuk mobil dengan transmisi manual maupun matic,” sambungnya. (CEK HARGA KACA FILM MOBIL TERBARU SEKARANG)

Adapun hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:

1. Start and go dengan smooth

Hal ini menjadi kunci terutama saat diperkotaan yang identik dengan stop and go. Menjalankan mobil dengan awalan yang lembut baik pada mobil bertransmisi matik ataupun manual akan memberikan kontribusi penghematan sekitar 11%.

2. Hindari mengemudi agresif

Hindari menambah ataupun mengurangi kecepatan secara drastis dan mendadak. Akselerasi dan deselerasi jika dilakukan dengan smooth memberikan kontribusi penggunaan bbm.

3. Gunakan AC pada temperatur 25 derajat Celsius

AC mobil akan bekerja optimal pada temperatur ruangan 25 derajat Celcius. Dengan kondisi ini suhu ruangan tetap dingin dan kinerja kompresor menjadi optimal dan berkerja. Memasang suhu di bawah angka tersebut akan menyebabkan kompresor bekerja dalam tempo waktu yang lebih lama akibatnya kompresor akan membebani mesin dalam tempo waktu lebih lama. Sedangkan sebaliknya jika terlalu tinggi setingan temperaturnya, maka kompresor AC akan on-off dalam waktu lebih pendek. Artinya mesin akan lebih sering mendapatkan beban mendadak dari AC sehingga putaran mesin akan naik-turun lebih sering dari normalnya.

4. Jaga Tekanan Ban Normal

Jika tekanan ban kurang dari 50 kPA (0,5 kg/cm2) maka akan meningkatkan konsumsi bahan bakar 2-4 %. Jika tekanan berlebihan akan berimbas pada kenyamanan karena ban jadi lebih keras.

5. Jangan overload

Teorinya setiap beban dengan bobot 100 kg akan menyebabkan pemangkasan konsumsi bahan bakar hingga 3 %. Sehingga isi mobil dengan penumpang dan barang sesuai dengan kapasitasnya.

6. Buat Management Perjalanan

Kemacetan adalah salah satu biang boros. Sehingga sebelum melakukan perjalanan sebaiknya bikin rencana dengan menggunakan bantuan applikasi navigasi. Teorinya perjalanan 1 jam, jika terjadi tambahan 10 menit akan membuat konsumsi bahan bakar naik 14 %

Rio

Digital agency’s worker, amateur internet scholar, professional gamer also very in love of running in a field and swimming. A community person who loves touring with bike or motorcycle.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY