Tips Memilih Sepatu Lari Untuk Maraton

Sepatu lari yang nyaman bisa mendukung performamu menjadi lebih maksimal. Apalagi buat lari jarak jauh yang menuntut kecepatan dan daya tahan. Jika kamu berniat mengikuti berbagai lomba maraton yang lagi jadi tren, kamu wajib tahu hal-hal yang patut dipertimbangkan dalam memilih sepatu. Berikut ini adalah tips yang perlu kamu simak.

Perhatikan bobot sepatu!

Photo by Instagram – @nike

Peneliti University of Colorado Bourder, Amerika Serikat, pernah membuktikan bahwa perbedaan bobot benar-benar bisa memengaruhi performa dalam berlari. Sekumpulan pelari melakukan tes dengan mengenakan sepatu dengan alat yang menambah sedikit bobot sepatu. Hasilnya, semakin berat sepatu, energi yang dikeluarkan pelari pun semakin banyak.

Pilihlah desain yang tepat sesuai bentuk kaki

Via Shutterstock

Cari tahu bentuk kakimu, high arch, normal arch, atau flat arch. High arch, bentuk kaki dengan bagian depan dan tumit lebih sempit, lebih baik memilih tipe cushioning yang dilengkapi bantalan fleksibel. Bagian ini bisa menyangga telapak kaki terhadap tekanan yang terjadi. Flat arch, bentuk telapak kaki dengan sudut lengkungan rendah hingga permukaannya cenderung rata, disarankan untuk menggunakan sepatu bertipe motion control. Normal arch, bentuk kaki umum dengan daerah lengkungan kaki terisi, cocok mengenakan sepatu tipe stability. Sepatu tipe ini memberikan jejak kaki lebih stabil dengan teknologi flex through midsole dan arch support.

Perhatikan dan pilihlah bentuk sol sesuai medan lari

Pertimbangan medan lari saat memilih sepatu lari sangat penting. Sepatu jenis road-running dengan medan jalanan beraspal biasanya memiliki bantalan yang meredam benturan dan menstabilkan setiap langkah penggunanya. Tipe sepatu ini cocok untuk lari jarak jauh seperti maraton. Selain nyaman dikenakan, sepatu ini bisa menjamin pergerakan kaki yang lebih cepat karena fitur bantalan dan bobotnya yang ringan.

Sepatu trail-running ditujukan untuk medan sulit seperti permukaan berbatu, berlumpur atau yang memiliki rintangan. Sepatu cross-training ditujukan untuk penggunaan di pusat kebugaran. Sepatu jenis ini didukung oleh sol dan bantalan cukup tebal untuk menjaga langkah tetap stabil.

Nike Odyssey React Flyknit 2 merupakan sepatu lari yang didukung material berkualitas dan fitur unggulan. Sepatu ini terbuat dari konstruksi flyknit dan material sintetis yang menjamin fleksibilitas dan kestabilan langkah. Bobotnya juga sangat ringan, sehingga memudahkan gerak pelari. Bagian solnya didukung material ekstra dengan teknik perforasi yang berguna untuk kestabilan gerap pada medan lari yang sulit. Mau punya sepatu ini segera? Informasi lebih lengkap tentang Nike Odyssey React Flyknit 2 bisa kamu temukan di sini.

Amati seksama fitur bantalan pada sepatu

Photo by Instagram – @fleetfeetwestreading

Sepatu lari yang baik memiliki bantalan yang menjamin kenyamanan gerak pemakainya. Faktor yang harus diperhatikan juga dalam mengamati bantalan sepatu adalah berat tubuh. Semakin besar jumlah berat tubuh kamu, bantalan sepatu yang dibutuhkan harus mampu menyerap besarnya tenaga kaki saat menginjak dasar. Carilah sepatu yang memiliki midsole lebih tebal.

Periksa titik lentur sepatu

Photo by Instagram – @shoes_feet_gear

Agar performa lari lebih maksimal, titik lentur sepatu harus pas dengan titik lengkung Anda. Periksalah sepatu dengan memegang bagian tumit dan tekan ujungnya ke lantai. Jika titik lentur tidak sesuai dengan kaki, kamu bisa mengalami rasa sakit pada bagian tumit.

Nah, semoga tips ini bisa membantu kamu dalam memilih sepatu lari yang tepat. Jangan sampai niat mendapatkan tubuh fit harus terhalang cedera karena pemilihan sepatu yang salah. Kamu bisa cek berbagai koleksi lengkap Nike running lainnya di Blibli.com, Friends!

Rio

Rio

Digital agency’s worker, amateur internet scholar, professional gamer also very in love of running in a field and swimming. A community person who loves touring with bike or motorcycle.
Rio

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY