Di musim hujan, hal yang paling mengkhawatirkan orangtua dengan anak kecil adalah nyamuk. Jumlah mereka yang meningkat pesat mempercepat persebaran penyakit yang dibawa.

Nyamuk membawa virus berbahaya seperti virus malaria, chikungunya, demam berdarah, hingga yang cukup heboh belakangan, virus Zika. Buat orang dewasa saja mematikan, apalagi kalau terjangkit oleh anak-anak?

Untuk melindungi si kecil dari gigitan nyamuk di musim hujan, moms bisa mengikuti beberapa tips sederhana berikut:

1. Cegah nyamuk berkembang biak dengan menjaga kebersihan rumah

bersih-rumah

Via – byjryan

Baik air yang mengalir atau menggenang, keduanya merupakan sarana bagi nyamuk untuk bertelur dan berkembang biak. Air bak dan vas bunga harus selalu diganti. Gosok permukaannya, agar telur nyamuk tertinggal.

Genangan wastafel (perhatikan poin #3), mesin cuci, tampungan dispenser, dan selokan harus selalu dibersihkan. Memang tampak sederhana sih, moms. Tapi suka lupa itu loh, yang bikin pusing.

Minta dads untuk bantu ya. Lengkapi dengan taburan abate!

2. Pilih pakaian yang tertutup dan berwarna cerah untuk si kecil

pakaian-tertutup

Di musim hujan, pilihlah pakaian tertutup (baju lengan panjang, celana panjang, dan jumpsuit). Tujuannya, biar si kecil nggak mudah masuk angin, dan permukaan untuk digigit si nyamuk semakin kecil.

Pastikan juga bahan pakaiannya adem, mudah menyerap keringat, dan memungkinkan sirkulasi udara agar si kecil nggak kepanasan. Selain potongan dan bahan pakaian, moms juga perlu memperhatikan warna pakaiannya.

Warna gelap dapat menarik perhatian nyamuk. Sementara baju berwarna cerah selain nggak menyerap panas, juga dihindari nyamuk.

3. Bersihkan sisa makanan dengan benar

bersihkan-sisa-makanan

Via – Brandi Cortes-Hickson

Jika selama ini moms sering menumpuk cucian piring di dapur atau menyimpan sisa makanan si kecil di kamar, sebaiknya hal tersebut mulai dihindari.

Mengapa? Karena sisa makanan yang nggak tertutup dapat menarik perhatian nyamuk sehingga senang berkeliaran di atasnya. Nggak cuma lalat!

Karena, kalau nggak menggigit manusia atau hewan lain, nyamuk akan hinggap di sisa makanan (cair) untuk mencari gula dan mineral. Jadi tetap ada energi untuk berkembang biak.

4. Hindari penggunaan lotion anti-nyamuk

hindari-lotion

Via – Mom Junction

Untuk menghindari gigitan nyamuk pada si kecil, nggak jarang moms mengambil cara simple dengan cara mengoleskan lotion anti-nyamuk pada tubuh si kecil.

Memang cukup efektif, namun kandungan lotion nggak selalu baik untuk kulit si kecil yang masih sensitif. Zat yang mengusir nyamuk bisa menimbulkan efek berupa panas, gatal, dan iritas.

Apalagi kalau nggak sengaja dijilat. Oleh karena itu, mungkin moms dan dads yang harus memakainya dan senantiasa berada di sekitar si kecil.

5. Cerdas memilih obat pembasmi nyamuk

cerdas-memilih-obat-nyamuk

Via – Inhabitat

Selanjutnya, kita membahas obat nyamuk. Banyak sekali jenisnya, mulai dari jenis spray, obat nyamuk elektrik, obat nyamuk bakar, dan lain-lain.

Pemakaiannya perlu cermat. Hindari pemakaian yang berlebihan. Jauhkan si kecil ketika sedang menyemprot atau membakar. Dalam kamar si kecil, mungkin yang bersifat elektrik lebih aman.

6. Pasanglah kasa atau kawat anti nyamuk pada setiap jendela dan ventilasi

pasang-kawat

Via – Magnetic Insect Screen

Jika masih belum berhasil mengusir nyamuk juga, moms bisa meminta bantuan dads untuk memasang kasa atau kawat anti-nyamuk di setiap jendela dan ventilasi ruangan.

Bentuknya yang terdiri dari lubang kecil-kecil akan sangat sulit ditembus oleh nyamuk. Namun, udara tetap bisa masuk. Mumpung sedang musik Imlek, tambahkan sedikit kulit jeruk disekitar jendela untuk efek yang harum dan maksimal!

Namun ingat moms, kelemahan kasa adalah sifatnya yang mengumpulkan debu. S         ering-sering ya membersihkannya!

7. Gunakan kelambu untuk menjaga si kecil saat tidur

kelambu

Via – IVF Clinics India

Untuk perlindungan ekstra, sebaiknya moms mulai memasang atau menggunakan kelambu pada ranjang si kecil.

Kelambu berfungsi melindungi si kecil dari gigitan nyamuk saat ia terlelap. Jika moms nggak mau direpotkan dengan cara pemasangannya, gunakan kelambu berbentuk “tudung saji”]

Tudung saji anti nyamuk ini bentuknya mirip dengan tudung saji untuk menutup makanan. Selain lebih praktis dan efektif, harga tudung saji ini juga lebih terjangkau.

Mengusir nyamuk memang pekerjaan yang gampang-gampang susah ya, moms! Na
mun jika dilakukan dengan benar, nyamuk-nyamuk di rumah pastinya akan mudah pergi dan nggak berani balik lagi!

Bagi moms yang bingung mencari perlengkapan anti-nyamuk untuk si kecil, Blibli.com punya banyak banget senjata anti-nyamuk yang bisa membantu moms memerangi serangga musim hujan. Yuk, diintip moms!

Ruth

Happy mommy of twin 3yo, living in Jakarta and working for digital media company.

That's why I like to doing some research and asking for some opinion to my friends via social media, messenger apps, or even small gathering at cafe.

I’m living in a daily activity filled with innovative books about parenting and interior that come bundled with extra hot chocolate marshmallow and home-made cake.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY