Tips Aman Belanja Online, Hindarkan Diri Dari Penipuan

Belanja online sudah menjadi alternatif yang dipilih banyak orang saat ini, selain karena mudah, cepat, praktis dan harganya yang bersaing.

Kalau kamu terbiasa belanja online melalui e_commerce terutama Blibli.com, kamu tidak perlu khawatir karena keamanan data dan transaksi kamu akan terjamin. Namun untuk sebagian orang khususnya orang awam, diperlukan kewaspadaan diri untuk terhindar dari segala bentuk penipuan saat berbelanja online. Jika kamu berbelanja online dengan pihak lain dan pihak tersebut mengatasnamakan Blibli.com, kamu perlu waspada!

Hal – hal apa saja sih yang perlu kita perhatikan untuk terhindar dari penipuan ? Yuk simak tips – tips berikut untuk selalu Waspada terhadap penipuan melalui berbagai metode pembayaran :

  1. Transfer Bank atau Virtual Account (VA)

Penipu biasanya akan memberikan nomer Virtual Account (VA) beberapa kali untuk meminta korban melakukan pembayaran dengan nominal yang sama atau mirip secara berulang. Penipu atau pihak yang mengaku seller ini beralasan pembayaran dilakukan dengan metode split bill .  Kamu perlu waspada! Pembelian produk dalam 1 order seharusnya dilakukan dalam satu kali pembayaran dan tidak berulang. Usahakan untuk tidak langsung melakukan pembayaran dan pastikan terlebih dahulu ke pihak terkait seperti situs tempat transaksi dilakukan maupun Bank atau tempat pembayaran terkait.

  1. Bayar di Gerai (Indomaret, Alfamart, dll)

Hampir sama dengan modus penipuan melalui pembayaran transfer atau Virtual Account (VA), penipu akan memberikan instruksi kepada korban dengan memberikan beberapa kode pembayaran untuk diserahkan ke kasir Indomaret atau Alfamart saat melakukan pembayaran. Kamu perlu waspada! Ada baiknya kamu tidak tergesa-gesa melakukan pembayaran dan memastikan bahwa penjual memiliki riwayat & testimoni penjualan yang baik. Kebanyakan korban baru akan menyadari bahwa telah ditipu setelah selesai melakukan pembayaran dan mendapatkan struk pembayaran dari kasir berupa nama e-commerce atau website dimana  transaksi tersebut dilakukan dengan detail nominal yang mirip atau sama satu sama lain. Setelah itu penipu tidak bisa dicontact kembali karena order penipuan yang dilakukan sudah berhasil dibayarkan.

  1. Kartu Kredit / Kartu Debit

Data Pribadi seperti password akun, pin, OTP, detail kartu kredit atau debit dan data pribadi lainnya yang bersifat rahasia, tidak boleh dishare ke siapapun. Untuk memastikan keamanan data pribadi, disarankan untuk melakukan transaksi belanja online dengan komputer atau smartphone milik Pribadi untuk menghindari adanya sharing data.

Bahaya penipuan terkait data pribadi ini marak terjadi untuk pembayaran dengan Kartu Kredit maupun Debit Online. Modus yang biasanya digunakan oleh penipu adalah dengan menghubungi korban dan mengaku sebagai pihak Bank untuk menginformasikan bahwa telah terjadi transaksi fraud atau penyalahgunaan pada kartu korban. Penipu akan meminta data pribadi korban seperti detail kartu seperti expired date, CVV (3 angka di belakang kartu) dan juga OTP yang dikirimkan ke nomer HP korban dengan alasan akan melakukan pembatalan transaksi jika data tersebut diberikan oleh korban. Korban biasanya baru akan menyadari jika telah mendapatkan SMS atau notifikasi transaksi dari Bank pada kartunya.

Untuk menghindari penipuan tersebut terjadi, selalu waspada terhadap permintaan data pribadi apapun termasuk dari pihak yang mengaku dari Bank, karena Bank tidak pernah meminta data pribadi seperti expired date, CVV maupun OTP.

Pastikan kamu mengikuti tips – tips diatas ya untuk kenyamanan dan keamanan berbelanja online. Jika kamu ragu saat akan berbelanja, langsung buka web atau aplikasi Blibli.com yuk untuk pengalaman berbelanja yang aman dan terpercaya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY