Yuk Bikin Suasana Hijau di Apartemenmu dengan Vertical Garden!

vertical garden

Saat ini kapasitas udara bersih semakin berkurang akibat berbagai polusi di perkotaan, khususnya seperti di daerah ibukota Jakarta. Melihat kenyataan itu, daripada kita terus mengeluh tanpa berbuat apa-apa, lebih baik kita mencoba memperbanyak udara bersih dimulai dari lingkungan kita sendiri yuk! Kali ini, Blibli Friends akan berbagi tentang tips vertical garden, yaitu sebuah teknik bercocok tanam dengan memanfaatkan lahan terbatas. Yuk, disimak ulasannya berikut ini!

KLIK DI SINI UNTUK PILIHAN TANAMAN UNTUK VERTICAL GARDEN-MU

1. Pilih lokasi penempatan tanaman

vertical garden
Via – Julie Martens Forney

Sebagai langkah awal, sebaiknya kamu memikirkan dulu lokasi penempatan tanaman. Sebagai informasi, vertical garden nggak hanya bisa dilakukan di luar rumah lho, di dalam rumah pun bisa. Pemilihan lokasi ini juga penting karena akan mempengaruhi jenis tanaman yang dipilih dan gaya pot sebagai unsur estetika.

Setelah keputusan akan lokasi sudah diambil, maka jangan lupa untuk melakukan pengukuran area yang ditutupi vertical garden ya. Semakin tinggi area, bahan konstruksi kerangka belakang dibuat lebih besar dan kuat agar mampu menyokong beban tanaman. Jangan lupa juga untuk menyiapkan media tanam seperti geotextile atau serabut kelapa.

KLIK DI SINI UNTUK PILIHAN POT TANAMAN YANG KAMU CARI

2. Persiapkan bahan dan alat bercocok tanam

vertical garden
Via – Phillip Withers

Pemilihan tanaman juga penting dipengaruhi dengan pilihan posisi vertical garden. Jika kebun kecilmua akan ditempatkan di luar rumah, maka pilihlah tanaman seperti bunga lipstik atau bunga soapwort yang memang butuh asupan sinar matahari langsung. Nggak hanya bunga, sayuran seperti cabai pun bisa digunakan untuk menghias kebun di apartemenmu.

KLIK DI SINI KOLEKSI BERBAGAI MACAM BIBIT TANAMAN

3. Perhatikan konsumsi air yang cukup

 

vertical garden
Via – Katie Medlock

Meskipun ada beberapa tanaman yang nggak membutuhkan air, tetap saja kamu harus memperhatikan sistem pengairan untuk vertical garden yang kamu punya. Untuk menyiasati sistem pengairan, kamu bisa melakukan langkah otomatis sistem drip irigasi atau manual menggunakan tangan.

SEMUA PERLENGKAPAN BERKEBUNMU BISA KAMU TEMUKAN DI SINI

4. Selalu kontrol tanamanmu secara rutin

vertical garden

Aspek lain yang nggak kalah penting dalam melakukan vertical garden adalah kontrol sistem. Kontrol ini berupa dari pemantauan sistem irigasi, kontrol media tanam, sistem penyaringan, pembersihan dan pembuangan daun kering, pengendalian hama, hingga pemupukan! Jika dirawat dengan baik, tentunya tanaman yang kamu tanam di apartemenmu akan tumbuh dengan baik pula.

BERBAGAI PILIHAN JENIS TANAMAN BISA KAMU TEMUKAN DI SINI


Pada prinsipnya, bercocok tanam dengan teknik vertical garden sedikit banyak mirip dengan teknik holtikultura. Susah-susah gampang memang, namun yang terpenting, lakukan perawatan dengan sebaik-baiknya.

Nah friends, tertarik nggak untuk mencoba teknik vertical garden di apartemenmu? Buat kamu yang mau coba tapi ingin praktis, Blibli.com juga menyediakan paket tanaman beserta alat untuk pengalaman pertama vertical garden-mu, lho! Kalau kamu di luar Jakarta, jangan panik karena Blibli.com juga menyediakan gratis pengiriman* seluruh Indonesia! Tunggu apa lagi, yuk cek #BlibliSekarang!

*syarat dan ketentuan berlaku

MULAI KEGIATAN BERKEBUNMU SEKARANG JUGA

Ruth

Happy mommy of twin, living in Jakarta and working for a digital media company. That's why I like to do some research and asking for some opinion to my friends via social media, messenger apps, or even small gathering at a cafe.

I’m living in a daily activity filled with innovative books about parenting and interior that come bundled with extra hot chocolate marshmallow and home-made cake.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY