me

Mengenal Skin Cycling: Pengertian, Cara Menerapkan, dan Manfaatnya 

Jun 12, 2024.By Nadine
Bagikan

freepik.com/author/freepik
Dapatkan manfaat optimal dari produk skincare dengan metode skin cycling yang tepat.

Beberapa tahun belakangan ini, istilah skin cycling sedang menjadi perbincangan hangat di jagad dunia maya. Konsep perawatan kulit yang satu ini menawarkan pendekatan baru dalam menjaga kesehatan dan kecantikan kulit dengan mengatur penggunaan produk skincare secara bergantian dalam siklus tertentu, namun menjanjikan hasil yang optimal.

Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai pengertian skin cycling, cara menerapkannya dalam rutinitas harian, serta mengetahui manfaat apa saja yang bisa diperoleh dari metode perawatan kulit yang inovatif ini. Jika kamu tertarik mengetahui lebih lanjut, simak langsung penjelasannya di bawah ini! 

Baca juga:


Apa Itu Skin Cycling?

Apa Itu Skin Cycling
freepik.com/author/freepik

Menurut pengertian, Skin cycling adalah metode perawatan kulit yang melibatkan rotasi produk perawatan kulit yang berbeda dalam rutinitas harian untuk memaksimalkan manfaat dan meminimalkan potensi kerusakan kulit. Konsep ini menekankan pada penggunaan produk dengan bahan aktif yang kuat, seperti retinol atau eksfoliator kimia, diikuti oleh periode pemulihan menggunakan produk yang lebih lembut dan menenangkan. 

Adapun tujuan dari skin cycling adalah memberikan waktu bagi kulit untuk pulih dan memperbaiki dirinya sendiri, sambil tetap mendapatkan manfaat dari bahan aktif yang digunakan. Selain itu, metode skin cycling ini juga bisa membantu menghindari over-exfoliate atau over-iritasi, yang seringkali menjadi masalah ketika menggunakan produk dengan bahan aktif kuat secara terus-menerus. 

Metode ini juga memungkinkan kamu untuk secara bertahap meningkatkan toleransi kulit terhadap bahan-bahan aktif, sehingga bisa meningkatkan efektivitas perawatan kulit jangka panjang. Sementara bagi kamu yang baru memulai dengan produk aktif atau memiliki kulit sensitif, skin cycling bisa menjadi strategi yang sangat berguna untuk menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan.

Bagaimana Cara Menerapkan Skin Cycling?

Bagaimana Cara Menerapkan Skin Cycling
freepik.com/author/freepik

Menerapkan metode skin cycling dalam rutinitas perawatan kulitmu bisa membantu mengoptimalkan kesehatan dan penampilan kulit. Namun, metode ini wajib dilakukan secara rutin atau konsisten dan tata cara urutannya nggak boleh ditukar. Berikut adalah panduan langkah-langkahnya untuk memulai skin cycling selama empat hari. 

Malam Pertama: Eksfoliasi

Pada malam pertama, fokuslah pada eksfoliasi untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan merangsang regenerasi kulit. Gunakan produk eksfoliasi kimia seperti AHA (Alpha Hydroxy Acid) atau BHA (Beta Hydroxy Acid). Eksfoliasi ini bisa membantu membersihkan pori-pori dan mempersiapkan kulit untuk penyerapan produk aktif pada malam berikutnya. 

Pastikan untuk nggak terlalu keras dalam eksfoliasi untuk menghindari iritasi dan kemerahan. Aplikasikan pelembab yang menenangkan untuk menghidrasi kulit setelah eksfoliasi dan diamkan hingga meresap sepenuhnya. 

Malam Kedua: Retinol atau Retinoid

Malam kedua dikhususkan untuk penggunaan retinol atau retinoid, bahan aktif yang dikenal sebagai agen anti-aging sehingga efektif dalam mengurangi tanda-tanda penuaan seperti keriput dan garis halus. Retinol juga bisa membantu dalam mengatasi masalah jerawat, memudarkan flek hitam, dan meningkatkan tekstur kulit. 

Penggunaan retinol pada kulit yang sudah dieksfoliasi akan lebih efektif karena kulit sudah siap menerima bahan aktif. Namun, lakukan double cleansing terlebih dahulu lalu lanjutkan dengan pemakaian moisturizer, terakhir aplikasikan retinol atau retinoid dengan konsentrasi rendah jika baru pertama kali menggunakannya. 

Malam Ketiga dan Keempat: Recovery dan Rest Day

Pada malam ketiga dan keempat dalam tahapan skin cycling adalah memberikan kulitmu waktu untuk rest day dengan fokus pada hidrasi dan pemulihan. Gunakan produk yang menenangkan dan melembabkan, seperti hydrating serum atau pelembab yang mengandung hyaluronic acid, ceramide, atau bahan-bahan alami seperti aloe vera. Selanjutnya, diakhiri dengan penggunaan moisturizer.

Tahap pemulihan ini sangat penting untuk memperbaiki dan memperkuat skin barrier, mengurangi iritasi, dan menjaga keseimbangan kulit sehingga kulit wajahmu bisa beregenerasi secara alami dan siap untuk memulai siklus berikutnya.

Manfaat Skin Cycling

Manfaat Skin Cycling
freepik.com/author/freepik

Skin cycling bukan hanya sekadar tren dalam dunia perawatan kulit, tetapi juga metode yang memberikan berbagai manfaat signifikan bagi kesehatan dan penampilan kulit wajahmu. Berikut adalah lima manfaat utama yang bisa kamu peroleh dengan menerapkan skin cycling secara konsisten:

  1. Mengurangi Iritasi Kulit

Manfaat pertama, skin cycling bisa membantu mengurangi iritasi kulit dengan memberikan waktu pemulihan bagi kulit setelah penggunaan produk aktif seperti retinol atau asam. Dengan cara ini, kulit nggak akan terus-menerus terpapar bahan yang kuat, sehingga mengurangi risiko kemerahan, kekeringan, dan pengelupasan yang sering terjadi akibat over-exfoliation.

  1. Meningkatkan Efektivitas Produk Berbahan Aktif

Dengan memberikan jeda waktu untuk kulit beristirahat, skin cycling juga memungkinkan produk berbahan aktif bekerja lebih efektif saat digunakan. Saat kulit berada dalam kondisi optimal dan nggak terlalu teriritasi, produk tersebut bisa lebih mudah menembus lapisan kulit dan memberikan manfaat maksimal, seperti peningkatan produksi kolagen dan pengurangan tampilan kerutan.

  1. Memperbaiki Tekstur Kulit

Manfaat ketiga, skin cycling membantu memperbaiki tekstur kulit dengan cara menggabungkan penggunaan produk eksfoliasi dan hidrasi secara teratur. Eksfoliasi membantu menghilangkan sel-sel kulit mati dan membuka pori-pori, sementara fase hidrasi dan pemulihan membantu menjaga kelembapan kulit dan memperbaiki lapisan pelindung kulit. Hasilnya adalah kulit yang lebih halus dan kenyal.

  1. Mendorong Perawatan Kulit yang Lebih Seimbang

Manfaat kelima, skin cycling mempromosikan pendekatan yang lebih seimbang terhadap perawatan kulit dengan menggabungkan penggunaan produk aktif dengan periode pemulihan. Pendekatan ini membantu menghindari ketergantungan berlebihan pada satu jenis produk atau bahan aktif, sehingga mendorong rutinitas perawatan kulit yang lebih berkelanjutan dalam jangka panjang.

Berapa Lama Hasil Skin Cycling Akan Terlihat? 

Berapa Lama Hasil Skin Cycling Akan Terlihat
freepik.com/author/lifeforstock

Hasil dari skin cycling bisa bervariasi tergantung pada jenis kulit, masalah kulit yang dihadapi, dan produk skincare yang digunakan. Namun, secara umum, kamu bisa mulai melihat perubahan positif dalam waktu sekitar 4 hingga 6 minggu. Pada tahap awal, kulitmu mungkin mulai mengalami peningkatan hidrasi dan tekstur yang lebih halus karena manfaat dari eksfoliasi dan pelembab. 

Mungkin, kamu juga akan merasakan sedikit peningkatan kecerahan kulit. Memasuki periode minggu ke-3 hingga ke-4, kulit biasanya akan mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan yang lebih jelas seperti pengurangan jerawat atau komedo dan peningkatan elastisitas kulit. Penggunaan retinol pada minggu kedua mulai memperlihatkan efeknya dengan mempercepat pergantian sel kulit.

Setelah sekitar 4 hingga 6 minggu, biasanya kamu bisa melihat hasil yang lebih signifikan, termasuk pengurangan garis halus, lebih sedikit bintik-bintik gelap, dan tekstur kulit yang lebih merata. Pada tahap ini, kulitmu juga telah membangun toleransi yang lebih baik terhadap bahan aktif, memungkinkan hasil yang lebih maksimal dengan risiko iritasi yang lebih rendah. 


Baca juga

Itulah informasi seputar pengertian hingga manfaat dari skin cycling yang bisa membantumu mendapatkan kulit yang lebih sehat dan bercahaya. Untuk memulai rutinitas skin cycling ini, pastikan menggunakan produk skincare berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan kulitmu. Kunjungi Blibli dan temukan berbagai pilihan skincare dan nikmati kemudahan berbelanja dengan promo menarik hanya di Blibli.