Serunya Perjalanan 7 Hari Keliling Jepang dengan Kereta

Via medium.com

Apa yang disukai banyak orang tentang Jepang? Pemandangan menakjubkan, arsitektur tradisional menawan, keramahan penduduknya, kota-kota besar yang canggih, dan deretan makanan lezat. Namun, tidak peduli seberapa banyak pujian yang ditujukan pada negara ini, bukan rahasia lagi jika berpergian dengan transportasi umum di Jepang bisa menghabiskan sebagian besar biaya liburan kamu.

Salah satu investasi terbaik yang bisa kamu siapkan untuk mengatasi hal itu adalah dengan membeli kartu Japan Rail (JR) Pass. Meskipun terlihat sederhana, kartu ini punya segudang manfaat untuk menghemat ongkos transportasi kamu selama di Jepang.

JR Pass memilki masa aktif selama beberapa hari berturut-turut dan tersedia dalam pilihan durasi 7, 14 atau 21 hari yang dihitung sejak kamu mengaktifkannya. Dengan JR Pass, kamu berkesempatan untuk melakukan perjalanan sepuasnya menjelajahi Jepang dengn menggunakan beragam fasilitas kereta, mulai dari subway, kereta antarkota, dan bahkan kereta peluru (shinkansen). Kartu ini hanya tidak bisa digunakan untuk Nozomi dan Mizuho yang merupakan dua varian tertinggi rangkaian kereta peluru.

Lebih dari itu, JR Pass juga dapat digunakan untuk membayar ongkos bus JR lokal, kereta bandara dari dan ke pusat kota besar (Tokyo dan Osaka), JR feri ke Pulau Miyajima, dan beberapa kereta non-JR yang bersinggunggan jalurnya.

Kabar baiknya, paket JR Pass justru akan lebih murah jika dibeli di luar Jepang. Salah satunya bisa kamu temukan di Blibli.com. Setelah memilikinya, kamu cukup menukar dengan izin fisik di bandara internasional atau stasiun jaringan kereta JR di Jepang.

Jika kamu tidak yakin cara memulai rencana liburan di Jepang, di bawah ini adalah rancangan perjalanan sepekan di Tokyo dan Osaka, dua kota terbesar di Jepang yang terkoneksi dengan baik oleh jalur kereta. Di jalur ini pula, kamu bisa menggunakan manfaat JR Rail Pass secara maksimal untuk ongkos transportasi.

Seluruh rancangan perjalanan ini dibuat berdasarkan budget pejalan ransel (backpacker) sehingga pengeluaran biaya akan sebanding dengan pengalaman berkesan yang didapat. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!

Hari Pertama

Bandara Internasional Narita – Shinjuku

Via jnto.go.jp

Bandara Internasional Narita dikenal sebagai lokasi kedatangan pesawat-pesawat berbiaya rendah dari seluruh dunia. Bandara ini terletak sekitar 60 kilometer timur pusat Tokyo, tepatnya di Prefektur Chiba, tepat di perbatasan antara kota Narita dan Shibayama yang berdekatan.

Mengapa disarankan memilih Shinjuku? Ini adalah kawasan pusat kota Tokyo yang memiliki cukup banyak penginapan murah bagi pejalan ransel. Lebih dari itu, akses ke berbagai lokasi juga mudah dari sini. Terdapat persimpangan dua jalur kereta yang menghubungkan hampir seluruh arah mata angin di ibu kota Jepang tersebut.

Di Shinjuku pula, kamu bisa menemukan suasana hutan lampu neon yang sangat khas itu. Berbagai papan reklame tampil terang benderang, membentuk perpaduan warna futuristik yang sangat Instagrammable sebagai latar foto.

Di sini juga terdapat Robot Restaurant yang fenomenal. Seluruh staf yang melayani konsumen di ruang makan adalah robot-robot berpakaian pramusaji. Konsumen dapat memesan menu seara real time dengan menggunaan tablet, lalu dipindai ke sensor khusus pada tubuh robot, yang kemudian diteruskan ke kru dapur untuk dimasakkan. Seru!

Rute Perjalanan:

– Keisei Narita ke Nippori menggunakan kereta Skyliner Morning Liner 70 selama hampir satu jam

– Pindah ke Yamamote Line (jalur hijau) di Nippori menuju Shinjuku selama 30 menit

CARI TIKET ATRAKSI WISATA DI TOKYO DENGAN HARGA MASUK AKAL? CEK BLIBLI.COM

Hari Kedua

Tokyo – Yokohama – Tokyo

Via onetinyleap.com

Kota Yokohama hanya berjarak hanya setengah jam di selatan Tokyo. Kota ini adalah tujuan ideal untuk perjalanan sehari dari ibu kota Jepang yang menyimpan banyak kekayaan sejarah dan atraksi wisata menarik. Kamu dapat bertandang ke sini dengan naik kereta JR yang tersambung sebanyak tiga jalur dari Shinjuku. Cek peta digital untuk keterangan lebih jelas.

Di sini, kamu bisa mengunjungi Sankeien Garden, yakni sebuah taman bergaya tradisional Jepang yang dikenal dengan pajangan bunga sakura musiman, azalea, dan dedaunan musim gugur. Karena ini adalah tujuan wisata yang populer, tersedia dukungan penerjemah untuk pengunjung.

Atraksi yang paling diincar oleh turis milenial saat ini adalah Cup Noodle Museum di daerah Minato Mirai. Destinasi ini menawarkan hiburan interaktif yang merupakan kombinasi dari museum dan pabrik yang didedikasikan untuk menyimpan arsip sejarah perkembangan mi instan.

Di bagian dalam museum, pengunjung dapat menelusuri pameran penuh warna dan interaktif tentang sejarah mi instan di Jepang. Ada juga pabrik tempat pengunjung dapat membuat mi instan versi mereka sendiri sebagai oleh-oleh.

Rute Perjalanan:

– Naik kereta di Yamamote Line (jalur hijau) dari Shinjuku menuju Shinagawa selama kurang lebih 20 menit.

– Berpindah ke Tokaido Line (jalur oranye) dan naik kereta dari Shinagawa ke Yokohama sekitar 20 menit.

– Ikuti jalur serupa dari arah sebaliknya untuk perjalanan pulang.

ADA BANYAK TIKET WISATA JEPANG DENGAN HARGA MENARIK DI SINI

Hari Ketiga

Tokyo – Kamakura – Tokyo

Via annees-de-pelerinage.com

Kamakura adalah sebuah kota indah di tepi laut, yang terletak di selatan Tokyo. Di sini, terdapat 65 kuil Buddha dan 19 kuil Shinto, yang tersebar di seantero kota dan wilayah perbukitan di sekitarnya. Kamakura menjadi pusat pemerintahan feodal pada tahun 1192 setelah perebutan kekuasaan antara saingannya Taira dan klan Minamoto yang kemudan dimenangkan oleh Minamoto Yoritomo.

Atraksi wisata paling terkenal di sini adalah Kuil Kotoku-in yang menyimpan sebuah patung Buddha raksasa dari sekitar tahun 1252 silam. Bernama resmi Kamakura Daibutsu, ini adalah patung perunggu Buddha Amida yang memiliki tinggi sekitar 11,4 meter.

Tadinya, patung Buddha tertinggi kedua di Jepang itu ditempatkan di dalam aula kuil yang besar. Namun, beberapa kali topan dan tsunami merusak kuil tersebut dan menjatuhkan banyak puing ke permukaannya. Lalu, pada Abad ke-16, patung tersebut diputuskan untuk ditempatkan di pelataran kuil.

Di sekitarnya, kamu bisa merasakan suasana sejuk dari barisan pohon pinus yang menjadi rumah dari beberapa jenis burung endemik yang saling berkicauan nyaring. Di bagian pintu masuk yang berada di tingkatan pertama, terdapat jajaran kios jajanan yang menjual aneka kudapan tradisional yang khas dan langka.

Rute Perjalanan:

– Naik kereta di Yamamote Line (jalur hijau) dari Shinjuku ke Shinagawa selama sekitar 20 menit.

– Berpindah ke Yokosuka Line (jalur biru) dan naik kereta dari Shinagawa je Kamakura sekitar 45 menit.

– Ikuti jalur serupa dari arah sebaliknya untuk perjalanan pulang.

TEMUKAN BERAGAM TIKET WISATA MENARIK LAINNYA DI JEPANG HANYA DI BLIBLI.COM

Hari Keempat

Tokyo – Kanazawa – Tokyo

Via si.wsj.net

Kanazawa kerap dijuluki sebagai “Kyoto Kecil” karena terdapat sebuah perkampungan tradisional yang berusia lebih dari satu abad yang tetap mempertahankan keotentikan aristektur dan tata ruangnya. Kota ini adalah lokasi bagi salah satu taman terbaik di Jepang, beberapa museum yang mengagumkan, lingkungan tradisional yang terpelihara dengan baik, dan beberapa restoran legendaris.

Bedanya dengan Kyoto, Kanazawa relatif lebih sepi sehingga kita bisa mengeksplorasi kota tersebut dengan leluasa dan juga lebih santai. Kanazawa adalah kota kecil yang relatif kompak secara tata kotanya, di mana dikelilingi oleh pemandangan hutan hijau di sekitarnya. Seluruh bangunan di dalamnya dibangun melingkari Taman Kastil Kanazawa dan Taman Kenroku-en. Di selatan dua taman yang berdampingan itu, kamu akan menemukan tiga museum keren yang menceritakan keunggulan hidup masyarakat Jepang tempo dulu.

Tidak jauh darinya berjejer rumah-rumah tradisional Jepang yang beralih fungsi sebagai restoran, toko kelontong, bar, dan beberapa kelab karaoke. Untuk pengalaman menikmati seisi kota secara maksimal, disarankan untuk menginap setidaknya satu malam.

Rute Perjalanan:

– Naik kereta di Marunouchi Line (jalur merah) menuju Tokyo Station selama 18 menit.

– Dari Tokyo Station naik kereta peluru Shinkansen Kagayaki 501 menuju Kanazawa selama 2 jam 30 menit.

– Ikuti jalur serupa dari arah sebaliknya untuk perjalanan pulang, namun perhatikan kereta terakhir menuju Tokyo berangkat pukul 18.00 waktu setempat.

BELI KOPER UNTUK BERLIBUR DI JEPANG LEBIH LAMA

Hari Kelima

Tokyo – Osaka

Via leaveyourdailyhell.com

Osaka adalah daerah metropolitan terbesar kedua di Jepang setelah Tokyo. Kota ini telah merupakan lokomotif ekonomi utama di wilayah Kansai selama berabad-abad.

Sebelum menjelajah lebih jauh aneka atraksi wisata di Osaka, kamu wajib berkunjung ke Pasar Kuromon Ichiba yang kaya warna. Di sini, tersedia banyak sekali seafood segar yang didistribusikan di seluruh wilayah Kansai. Kamu dapat membeli untuk disantap langsung di sana, seperti menjadi sushi, sashimi, atau sup.

Makanan utama yang juga wajib dicoba oleh setiap pelancong di Osaka adalah Takoyaki. Ya, adonan bola tepung berisi potongan gurita ini memang berasal dari Osaka dan telah meraih popularitas luas di seluruh dunia. Menyantapnya langsung di daerah asalnya tentu akan menjadi pengalaman yang berkesan, bukan?

Jelajahi pula berbagai obyek menarik lainnya di area metropolitan Osaka, seperti misalnya Osaka Aquarium dengan koleksi hiu pausnya, Kastil Himeji dengan pemandangan penuh ke arah pusat, serta Dotonbori yang merupakan distrik belanja dan kuliner di area Kansai.

Rute Perjalanan:

– Naik kereta di Yamamote Line (jalur hijau) menuju Shinagawa sekitar 20 menit.

– Dari Shinagawa naik kereta peluru Shinkansen menuju Shin-Osaka selama 2 jam 20 menit.

– Pindah ke Tokaido-Sanyo Line (jalur biru tua) dan naik kereta menuju pusat kota via Osaka Station selama 4 menit.

TEMUKAN KARTU SIM TERBAIK UNTUK KAMU PAKAI DI JEPANG

Hari Keenam

Osaka – Universal Studios Japan – Osaka

Via si.wsj.net

Konon kabarnya, Universal Studios Japan (USJ) merupakan taman tematik (theme park) terlaris di Jepang yang dikunjungi oleh lebih dari 13 juta orang setiap tahunnya. Wahana dunia sihir Harry Potter adalah yang paling difavoritkan oleh banyak pengunjung, dan merupakan satu-satunya di Asia. Alasannya? Tentu saja kamu tahu betapa populernya karakter bocah penyihir berkacamata ini.

Atraksi utama yang tidak boleh kamu lewatkan di “dunia Harry Potter” ini adalah kendaraan 4D (4 dimensi) yang akan membawa kamu seolah memasuki dunia sihir secara nyata. Selama hampir 15 menit, kamu diajak berpetualang dalam beberapa kisah seru si penyihir cilik, lengkap dengan pertandingan quidditch yang unik, dan tentu saja pertempuran sengit dengan Voldemort.

Beberapa wahana lainnya yang sangat direkoemndasikan untuk kamu coba adalah The Amazing Spider-Man dengan petualangan superhero yang seru, The Flying Dinosaur yang merupakan roller coaster terbesar di USJ, serta Hollywood Dream yang membawamu dalam perjalanan penuh adrenalin dengan kereta luncur yang berjalan mundur.

Rute Perjalanan:

– Naik kereta di jalur Osaka Loop (jalur merah menyala) ke Nishikujo selama 6 menit.

– Pindah ke Sakurajima Line ( jalur biru) menuju Universal City Station selama 5 menit.

– Ikuti jalur serupa dari arah sebaliknya untuk perjalanan pulang.

DAPATKAN TIKET UNIVERSAL STUDIOS JEPANG DENGAN HARGA TERBAIK DI SINI

Hari Ketujuh

Osaka – Kyoto – Osaka

Via medium.com

Untuk merasakan suasana kehidupan masyarakat Negeri Matahari Terbit di masa lalu, Kyoto adalah rujukan utamanya. Bekas ibu kota Kekaisaran Jepang sebelum periode Edo ini masih menjaga baik ribuan rumah-rumah tradisional yang berpadu apik dengan indahnya alam perbukitan di sekitarnya.

Untuk benar-benar merasakan pengalaman menjadi warga Jepang masa lalu, kamu disarankan untuk mengenakan pakaian tradisional, yang bisa disewa maksimal selama 12 jam. Setelahnya kamu bisa mengunjungi deretan kuil tua yang masih terawat dengan baik, hutan bambu yang ikonik, dan tentu saja lorong oranye pada kompleks kuil Fushimi Inari-taisha yang sangat terkenal.

Beranjak ke malam hari, kamu bisa menyaksikan beragam pertunjukan tradisional yang menarik, seperti misalnya Kabuki (teater opera khas Jepang), atau jika ada dana berlebih, bisa merasakan pengalaman santap tradisional dengan didampingi oleh penampilan seni oleh para geisha. Jangan lupa juga untuk mencicipi beragam kuliner tradisional khas Kyoto, terutama olahan tahunya yang berkaitan erat dengan pola makan vegetarian dari para bhiksu Buddha, yang berjuluk kaiseki.

Rute Perjalanan:

– Naik kereta peluru Shinkansen pada jalur Tokaido-Sanyo menuju Kyoto selama 46 menit.

– Ikuti arah serupa pada jalur sebaliknya.

JELAJAHI KYOTO LEBIH DALAM LAGI DENGAN PILIHAN VOUCHER BERIKUT

Hari Kedepalan (Terakhir)

Osaka – Nara – Kansai International Airport

Via travelandleisure.com

Sangat disarankan untuk memilih penerbangan pulang di sore hari agar bisa mengunjungi kota kuno Nara yang fenomenal. Kamu bisa menitipkan barang bawaan kamu di loker berbayar yang biasa tersedia di stasiun-stasiun utama. Sebelum Kyoto, Nara adalah ibu kota Jepang antara tahun 710 hingga 794 dan kini menjelma menjadi salah satu daya tarik wisata utama di Jepang.

Nara terkenal dengan ratusan ekor rusa jinak yang berkeliaran bebas di hampir seluruh penjuru kota. Namun, lebih dari itu, percayalah, ada begitu banyak hal yang bisa dinikmati di Nara dan kamu akan menyesal jika melewatkannya.

Di sini, kamu bisa mendapatkan kesempatan unik untuk mempelajari masa lalu paling kuno di Jepang. Kuil Buddha kolosal dan kuil Shinto yang rumit bertahan selama berabad-abad sebagai bukti kejayaan sebelumnya. Oleh karena itu, UNESCO menyatakannya sebagai Situs Warisan Dunia.

Rute Perjalanan:

a. Menuju Nara:

– Naik kereta di Osaka Loop Line (jalur merah menyala) menuju Tsuruhashi selama 16 menit.

– Pindah ke Kintetsu-Nara Line (jalur oranye tua) menuju Nara selama 48 menit.

b. Rute dari Nara ke bandara:

– Naik kereta di Kintetsu-Nara Line (jalur oranye tua) menuju Osaka-Namba selama 46 menit.

– Pindah ke Nankai Limited Expres menuju Kansai Airport Station selama 38 menit.

TEMUKAN BERBAGAI VOUCHER DESTINASI WISATA FAVORIT DI JEPANG DI SINI

Untuk diketahui, sistem kereta Jepang adalah salah satu yang paling kompleks dan rumit di seluruh dunia. Bahkan, warga lokal sendiri masih sering tersesat untuk berpindah tempat menggunakan layanan kereta yang menghubungkan sebagian besar wilayah Negeri Matahari Terbit.

Untuk meminimalisir risiko tersesat, kamu bisa mengunduh salah satu dari beberapa aplikasi navigasi perjalanan, seperti misalnya Japan Travel. Aneka fitur di dalamnya ditampilkan dalam bahasa Inggris dan dengan visual yang mudah dipahami, sehingga memudahkan kita untuk menyesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Selain jalurnya yang masif, layanan kereta di Jepang juga membentuk budaya disiplin yang unik bagi masyarakat setempat. Betapa pun sibuknya, orang-orang lokal akan bersikap tertib dalam menggunakan jasa angkutan kereta. Mereka akan mengantre di marka tunggu secara rapi, tepat di belakang garis aman berwarna kuning.

BELI JR PASS DARI JAUH HARI BIAR TRAVELING LEBIH NYAMAN

Keluar masuk kereta juga sangat tertib. Penumpang harus mendahulukan mereka yang hendak keluar kabin kereta, lalu masuk secara teratur tanpa berebut.

Perhatikan pula untuk tidak berisik saat naik kereta, karena itu dianggap tidak sopan dalam kehidupan masyarakat Jepang. Kalaupun ingin mengobrol, bersuaralah secara wajar, dan perhatikan kenyamanan penumpang lain yang ada di sekitarmu.

Jadi, gimana nih sobat, kapan akan berpetualang ke Jepang?

PESAN TIKET HOTEL DI JEPANG LEBIH MUDAH LEWAT BLIBLI.COM

Rio

Rio

Digital agency’s worker, amateur internet scholar, professional gamer also very in love of running in a field and swimming. A community person who loves touring with bike or motorcycle.
Rio

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY