Rotan Kalimantan, Nadi Bisnis Abang Borneo

Tiga tahun menumpukan bisnisnya pada rotan asli Kalimantan, Abang Borneo mulai menuai hasil manis. Produk-produk Abang Borneo mulai dikenal keluar pulau.

Adalah Sapwani, pemilik UMKM Abang Borneo. Sejak 2016 memulai usaha produk rotan dengan mengibarkan bendera Abang Borneo.

“Kalimantan penuh dengan kekayaan alam terutama rotan,” ucap pria berusia 38 tahun kepada Blibli.com, Kamis (4/7/2019). “Pada awalnya saya belajar usaha dari rekan-rekan yang berbisnis furnitur.”

Abang Borneo Motif Wood Karpet
Abang Borneo Motif Wood Karpet

Dari pengalaman itu, Sapwani sering melihat banyak order furnitur berornamen rotan. Dia pun mencoba menggandeng beberapa pengrajin rotan dan memulai UMKM produk rotannya.

Awalnya, dia mengalami kesulitan bersaing dengan pengusaha lain yang sudah lebih dulu eksis. Pelan tapi pasti, Abang None mulai dikenal.

“Produk saya saat ini lebih banyak permintaan dari luar Kota Banjarmasin dan luar Kalimantan,” lanjut Sapwani. “Kalau dari dalam kota dan pulau lebih banyak pesanan dari reseller atau rekan bisnis yang kebetulan tidak ada stok.”

 Abang Borneo Rotan Kursi Lipat
Abang Borneo Rotan Kursi Lipat

Tiga macam produk rotan pendukung utama bisnis UMKM Abang Borneo adalah tikar, karpet, dan kursi lipat.

Dari luar Kalimantan, permintaan produk Abang Borneo banyak datang dari Jawa , Sumatera, dan Bali. “Saya sangat senang bertahun-tahun menjalani bisnis ini karena mendapatkan impact yang cukup baik. Semoga usaha saya terus berjalan dan bekembang,” cetus Sapwani.

Dia bersyukur dari sisi penghasilan, omzet dan perputaran modal Abang Borneo cukup bagus.

“Selain itu saya banyak bertemu beberapa orang yang bisa diajak kerja sama bisnis,” timpal Sapwani. Dia berharap setelah bergabung dengan Galeri Indonesia, Blibli.com, produk dan UMKM Abang Borneo dapat lebih dikenal di Indonesia dan dapat meningkatkan penghasilannya. Produk-produk eco-friendly Abang Borneo dapat dicermati pada tautan ini

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY