me

7 Rekomendasi Film Kartini Terbaik 2024, Sangat Inspiratif!

May 07, 2024.By Blibli Friends
Bagikan

vidio.com
7 rekomendasi film Kartini ini pas banget ditonton di bulan April!

Rekomendasi Film Kartini — Bulan April di tanah air identik dengan perayaan Hari Kartini yang jatuh di tanggal 21. Jasa dan pengorbanan Ibu Kartini besar banget untuk perempuan Indonesia, jadi pantas dikenang sepanjang masa. Sebagai salah satu cara merayakannya, kita bisa menonton film-film tentang para Kartini Indonesia, perempuan kuat yang diangkat sebagai tokoh. Yuk, cek rekomendasi film Kartini di bawah ini!

Baca Juga:


1. Kartini (2017)

Kartini
instagram.com/infoseputarjepara

Film yang pertama sudah pasti Kartini, yang mengisahkan tentang kehidupan Raden Ajeng Kartini di masa sebelum Indonesia merdeka. Kartini adalah salah satu putri Raden Sosrodiningrat, bangsawan tinggi di Jepara. Cerdas, Kartini gemar membaca dan menulis, dua hal yang dianggap tabu dan nggak pantas dilakukan wanita dari kalangan bangsawan. 

Hubungan Kartini dengan kedua saudaranya, Roekmini dan Kardinah dekat, tapi nggak dengan orang yang dipanggilnya Ibu. Pasalnya, Kartini sendiri sebenarnya adalah anak Ngasirah, pembantu di rumah ayahnya yang sudah pasti bukan berasal dari kalangan ningrat. Ayah Kartini sebenarnya nggak rela menyerahkan Kartini yang sudah dewasa ke tangan pria lain, tapi ia nggak mampu mengelak. 

Kompeni Belanda pun nggak suka dengan kecerdasan Kartini. Dianggap “mengancam,” mereka mulai memaksa ayah Kartini untuk menikahkan putrinya. Kartini pun terpaksa menikah dengan bangsawan yang usianya lebih tua. Aktivitasnya terhenti, tapi perjuangannya mendirikan sekolah untuk perempuan akhirnya bisa terwujud meski ia sudah tiada. Yuk, nonton rekomendasi film Kartini ini di Vidio atau dengan voucher Netflix!

2. Sokola Rimba (2013)

Sokola Rimba
netflix.com

Terinspirasi dari perjuangan Butet Manurung, aktivis pendidikan yang rela meninggalkan pekerjaan, gelar, dan kehidupan di kota untuk mengajar baca tulis pada anak-anak di suku anak dalam atau Orang Rimba di hutan Bukit Duabelas. Bukan cuma anak-anak, Butet juga mengajarkan orang dewasanya. Perjuangan Butet ini banyak ditentang, baik oleh masyarakat pedalaman dan oknum penguasa yang makan bangku sekolahan. 

Suatu hari, di hutan Butet terserang malaria dan hampir nggak terselamatkan. Seorang anak bernama Nyungsang Bungo menyelamatkannya dan mengajak Butet ke kampungnya. Bungo sudah tahu tentang Butet yang mengajar baca tulis. Ia pun memperlihatkan surat, ternyata berisi perjanjian yang menyatakan persetujuan tanah mereka dieksploitasi. 

Berkat kejadian ini, Butet pun sadar bahwa dia perlu mengajar baca tulis lebih jauh ke dalam. Menyedihkan banget melihat sesama manusia dari negara yang sama mampu menipu dengan memanfaatkan ketidaktahuan mereka. Tonton perjuangan Butet Manurung yang diperankan Prisia Nasution di Netflix. 

3. Budi Pekerti (2023)

Film yang sukses memenangkan Best International Feature Film di ajang Santa barbara International Film Festival ini baru dirilis tanggal 2 November 2023 lalu di Indonesia. Filmnya menceritakan tentang seorang guru BK, Bu Prani, yang berselisih di pasar dengan seseorang. Kejadian itu direkam orang dan diunggah ke media sosial. 

Bu Prani pun dihujat karena dianggap sikapnya nggak mencerminkan seorang guru. Hujatan netizen ini menular ke semua anggota keluarganya. Kerap dicari kesalahannya, kehidupan keluarga Bu Prani pun jadi nggak tenang, bahkan terancam dipecat sebagai guru. 

Film berdurasi 220 menit ini disutradarai oleh Wregas Bhanuteja. Bu Prani diperankan oleh Sha Ine Febriyanti. Selain itu, pemeran lainnya adalah Prilly Latuconsina, Dwi Sasono, dan Angga Yunanda. Sha Ine Febriyanti berhasil mendapat penghargaan Pemeran Utama Wanita Terbaik dan Prilly Latuconsina sebagai Pemeran Pendukung Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia 2023. 

4. Yuni (2021)

Yuni
vidio.com

Dirilis tahun 2021, Yuni mengisahkan tentang siswi SMA yang cerdas. Yuni ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah, tapi dia dilamar oleh pria yang nggak dikenal. Jelas saja Yuni menolak. Datang lagi lamaran kedua yang tetap ditolaknya. Orang-orang di sekitarnya mulai menggunjingkan dan menyebarkan mitos wanita yang menolak lamaran 2x, maka nggak bakal pernah bisa menikah seumur hidup! 

Di usia muda, Yuni harus memikirkan hal-hal yang seharusnya belum dipikirkannya. Bagaimana pun juga, Yuni tetap ingin melanjutkan kuliah dan mencapai cita-citanya. Keinginannya jelas, tapi karena tekanan dari lingkungan, ia selalu tergoyahkan. Situasi semacam ini meski tampaknya jauh, tapi sebenarnya masih ada di Indonesia. 

Yuni sukses memenangkan berbagai penghargaan, termasuk  Perempuan Utama Perempuan Terbaik di Festival Film Indonesia, untuk Arawinda Kirana yang memerankan Yuni. Ini adalah kali pertama Arawinda berperan di film dan langsung dapat piala citra!

5. Susi Susanti: Love All (2019)

Susi Susanti Love All
youtube.com/@DILIPictures

Dirilis tahun 2019, film ini merupakan film biografi legenda badminton Indonesia, Susi Susanti. Dibintangi oleh Laura Basuki sebagai Susi Susanti, film ini menceritakan kehidupannya sejak kecil hingga masa pensiunnya. 

Bahkan digambarkan juga bagaimana kehidupan Susi Susanti saat harus menghadapi kerusuhan Mei 1998 di Indonesia. Pemeran lainnya ada Dion Wiyoko, Lukman Sardi, dan Kelly Tandiono. Film yang berdurasi 96 menit ini bisa kamu tonton di Disney+. 

6. 3 Srikandi (2016)

Srikandi
vidio.com

Film yang tayang perdana tanggal 4 Agustus 2016 ini berlatar belakang tahun 1988. Sedang bersiap mengikuti Olimpiade di Seoul, Korea Selatan, tim panahan wanita saat itu nggak punya pelatih yang dianggap mumpuni. Cuma Donald Pandiangan, si Robin Hood Indonesia, yang dianggap mampu. Atlet yang terpilih adalah Lilies, Kusuma, dan Nurfitriyana. 

Cuma tersiksa waktu singkat untuk berlatih, ketiga atlet wanita ini punya masalah pribadi yang rumit. Meski sudah berlatih mati-matian, mereka harus menghadapi kenyataan nggak jadi diberangkatkan! Ketiga Srikandi ini dituntut kuat untuk memperjuangkan keberangkatan mereka, menghadapi pelatihan Donald yang keras, dan masih harus menyelesaikan masalah di rumah. 

Dibintangi oleh Bunga Citra Lestari, Tara Basro, Chelsea Islan, dan Reza Rahadian, film berdurasi 121 menit ini disutradarai oleh Iman Brotoseno dan diproduseri oleh Raam Punjabi. Sekarang kamu bisa menontonnya di Vidio. 

7. Penyalin Cahaya (2021)

Disutradarai oleh Wregas Bhanuteja, Penyalin Cahaya dirilis tahun 2021 oleh Rekata Studio dan Kaninga Pictures. Judul internasionalnya adalah Photocopier, film ini tayang perdana di Festival Film Internasional Busan tanggal 8 Oktober 2021. Sejak 13 Januari 2022 filmnya sudah bisa kamu tonton di Netflix. 

Film ini bercerita tentang Suryani, mahasiswi yang tergabung dalam grup teater universitas, Mata Hari. Bukan jadi pemain, di Mata Hari Suryani menjadi perancang web. Suatu hari, Suryani pergi ke pesta untuk merayakan pencapaian Mata Hari. Saat mabuk, Suryani mengunggah foto di pesta dan akibatnya dia kehilangan beasiswa dan diusir keluarga. 

Dalam posisi yang terdesak, Suryani sama sekali nggak menyerah. Ia berusaha memecahkan misteri di balik diunggahnya foto itu dengan cara meretas HP mahasiswa lainnya. Perjuangannya sebagai perempuan di dunia modern benar-benar inspiratif!


Baca Juga:

Itu dia 7 rekomendasi film Kartini tentang para perempuan hebat Indonesia yang pas banget ditonton sepanjang bulan April untuk merayakan Hari Kartini. Pastikan kamu berlangganan Vidio di Blibli sebelum nonton, ya!