Meskipun perjuangan Kartini untuk emansipasi wanita telah usai sejak lama, semangatnya tak pernah padam dalam diri seluruh wanita Indonesia! Sekarang, para wanita yang memiliki semangat Kartini modern pun telah terus berkarya dan nggak menyia-nyiakan hasil perjuangan Ibu Kartini.

Untuk hari Kartini ini, apa pesan dari mereka ya? Yuk, langsung di simak.

Andin Komalla dan Marsya – Deaf People Project

kartini modern

Kalau kata Marsya: “para wanita penyandang disabilitas, kalian jangan pernah menyerah dan harus membuat Indonesia jadi bangga. Keterbatasan nggak boleh menjadi penghalang bagi kalian untuk terus berkarya!”

“Hari Kartini ini bukanlah untuk meninggikan wanita ataupun meninggikan laki-laki, namun sebagai pengingat agar wanita dan laki-laki itu setara. Keduanya harus sama-sama melakukan hal dengan usaha yang sejajar dan pola pikir yang sejajar,” menurut Andin.

Jadi untuk mengingat Ibu Kartini, sebaiknya wanita Indonesia haruslah tangguh dan menjadi Kartini Modern untuk melakukan usaha yang sejajar dengan laki-laki! Ketangguhan Ibu Kartini harus direfleksikan dalam usaha-usaha ini!

Endah Widiastuti – Endah & Rhesa

kartini modern

Endah mengakui bahwa perempuan seringkali terjebak dengan hal yang mengotak-ngotakkannya agar kelak terus tinggal di rumah dan mengurus anak. Namun di era modern ini, sudah ada perempuan yang memilih keluar dari kotak itu dengan berprofesi menjadi wanita karir ataupun nggak menikah.

“Sebenarnya, hal itu sih sah-sah aja,” kata Endah. “Yang penting, semua perempuan harus ingat. Apapun yang kamu lakukan dan profesi apapun yang kamu jalankan, kamu harus bertanggung jawab pada pekerjaanmu!” Pokoknya, apapun pilihan hidupmu, tetaplah jaga tanggung jawab dan lakukan yang terbaik!

Naura

kartini modern

Menurut Naura, ia dan anak-anak Indonesia lainnya terutama para perempuan haruslah mengikuti figur Ibu Kartini yang rajin belajar. Dengan begitu, anak Indonesia kelak dapat menjadi orang sukses yang memajukan bangsa.

“Teruslah belajar dan jangan pernah menyerah untuk mengejar mimpimu!” pesan Naura. Layaknya Ibu Kartini yang terus berjuang sampai akhir hayat, kamu juga nggak boleh menyerah dalam segala bidang studi maupun pekerjaanmu!

Danilla Riyadi

kartini modern

Menurut kak Danilla, wanita biasanya identik dengan keanggunan dan sosok yang menjaga sikap. Namun, zaman sekarang sudah beda, dan referensi seperti itu sudah nggak bisa dipakai lagi.

Selain fisik dan cara penalaran (wanita lebih mendahulukan perasaan dibanding pria), sama saja. Ada pria kasar, ada wanita kasar. Ada pria tipe apa, ada juga wanita tipe apa. “Misalnya, ada yang mengatakan gue gemuk, Bodo amat!” ujar Danilla. Baginya, nggak ada yang perlu ditutup-tutupi.

Kalau kata Danilla, yang penting adalah menerima diri sendiri. Namun jangan terlalu dipikirkan, bisa-bisa malah minder. Intinya, jadilah wanita versi diri kamu sendiri. “Kalau nggak bisa masak yaudah. Nggak usah dipaksakan kalau bukan keinginan sendiri!” Be true to yourself!

Indah Wisnuwardhana – Maliq & D’Essentials

kartini modern

“Perempuan fokusnya itu berkarya,” kalau kata Indah. Artinya, apapun perannya, ia harus selalu mampu menghasilkan sesuatu yang bisa dibanggakan, yaitu karyanya sendiri! Mungkin itu adalah salah satu bentuk emansipasi zaman sekarang.

Bagi Indah, perempuan itu harus tahu fungsinya agar bisa berkarya. Jangan terlalu terperangkap sama norma tradisional. Bila ingin menjadi penyanyi, ketahuilah fungsinya. Begitu juga saat menjadi boss ataupun ibu rumah tangga.

“Semua orang punya hak yang sama kok. Nggak usah merasa berbeda,” itulah pesannya untuk para wanita Indonesia dalam hari Kartini ini.

Sari dan Mela dari The White Shoes and The Couples Company

kartini modern

Lahir di bulan yang sama dengan Ibu Kartini, tampaknya semangat emansipasi beliau juga turun pada dua vokalis wanita The White Shoes, Sari dan Mela. Sebagai wanita masa ini, mereka akan melakukan apa yang dalam kemampuan mereka demi emansipasi perempuan.

Karena, menurut mereka, wanita Indonesia perlu berjuang untuk mereka sendiri. Baik seorang ibu rumah tangga maupun wanita karir, harus memperjuangkan yang terbaik. “Manusia diciptakan sederajat kok, haknya kan sama dengan laki-laki” ujar Sari.

“Namun juga jangan berlebihan sampai menganggap anti laki-laki, padahal pria dan wanita itu satu tim,” Mela menambahkan. Jadi, menurut mereka hal utama yang perlu dilakukan wanita Indonesia zaman sekarang adalah melakukan yang terbaik, agar seperti bumerang, akan mendapatkan yang baik juga.

Bagaimana tanggapanmu terhadap pendapat para Kartini Modern di atas? Apakah kamu semakin termotivasi untuk memperjuangkan emansipasi dengan semangat para Kartini Modern ini? Melalui musik dan semangat yang mereka tunjukkan mereka menyebarkan positive vibe kepada banyak orang di luar sana.

Just be yourself, lakukan apa yang menurut kamu paling kamu! Bila kamu merasa tampilanmu berbeda dengan konsep diri kamu, ganti sekarang! Bila kamu merasa seharusnya belajar masak atau lebih mandiri lagi, maka capai hal tersebut! Nggak ada yang bisa menghentikan kamu! Mulailah dari sekarang, masa mau tunggu sampai hari Kartini tahun depan?

Nadine

Hi, my name is Nadine, a fashion stylist who loves make up too! My routines is reading a bunch of information about fashion, lifestyle, and entertainment.

Before that, I have another habit such jogging, yoga, and sipping a glass full of smoothies every single morning.

I like to hang out with my besties after work, enjoying a cup of green tea while discussing everything.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY