7 Persiapan Jitu untuk Berkendara Pribadi Saat Mudik

Tidak hanya berpuasa selama kurang-lebih satu bulan, selama bulan suci Ramadhan, mayoritas umat Muslim di Indonesia juga ramai-ramai mempersiapkan agenda mudik untuk merayakan Lebaran di kampung halaman. Lebih dari sekadar rutinitas tahunan, mudik telah menjelma menjadi tradisi masyarakat di seluruh Indonesia. Terutama di Pulau Jawa, agenda pulang kampung bahkan bisa menyita perhatian sejak satu bulan sebelum pelaksanaannya, mulai dari berburu tiket transportasi, hingga sibuk mengurus performa kendaraan bagi mereka yang memilih berkendara pribadi.

Namun, tahukah kamu kapan tepatnya istilah mudik mulai dikenal luas? Mengutip artikel di situs Kompas.com pada Jumat (19/4/2019), konon tradisi pulang kampung telah ada sejak era Kerajaan Majapahit.

Mudik adalah tradisi yang berasal dari para petani Jawa kala itu. Mereka yang merantau akan pulang ke kampung halaman untuk membersihkan makam leluhurnya. Momen ini juga mereka manfaatkan untuk melakukan tradisi berdoa bersama dengan keluarga dalam meminta rezeki dan keselamatan.

Adapun kegiatan mudik yang berkaitan dengan perayaan Lebaran, baru mulai populer sejak dekade 1970-an. Istilah ini mulai banyak digunakan di Jakarta yang merupakan satu-satunya kota dengan tingkat urbanisasi terbesar di seantero Indonesia.

Pada dekade tersebut pula, perayaan menjelang dan setelah Lebaran turut ditetapkan sebagai hari libur nasional. Masyarakat yang mengadu nasib di ibu kota pun ramai-ramai memanfaatkannya untuk pulang kampung. Dari sinilah, tradisi mudik semakin populer.

Berhubung bulan suci Ramadhan tinggal beberapa minggu ke depan, tidak ada salahnya untuk mulai menyicil persiapan agenda pulang kampung. Untuk kamu yang berencana mudik dengan kendaraan pribadi, beberapa tips jitu di bawah ini bisa dijadikan sebagai panduan perjalanan yang aman dan menyenangkan untuk menuju kampung halaman.

Nah, untuk melengkapi beragam kebutuhan selama perjalanan mudik nanti, kamu bisa cek di Blibli.com, dijamin kualitasnya terpercaya, plus harganya juga bersaing.

TEMUKAN BERAGAM PRODUK ANDALAN UNTUK MUDIK DI SINI

1. Periksa Kondisi Kendaraan

Jika kamu memutuskan berkendara pribadi saat momen mudik nanti, pastikan kendaraan yang digunakan berada dalam kondisi prima. Ada baiknya segera mengecek di bengkel terdekat, selambat-lambatnya dua minggu sebelum keberangkatan, guna menghindari antrean panjang dari pemilik kendaraan lainnya.

Jika tidak sempat untuk melakukan proses perawatan menyeluruh selama seharian penuh, kamu bisa mengakalinya dengan membuat peta prioritas. Jadi kamu harus membagi agenda ke bengkel menjadi beberapa kali.

Kamu bisa memulainya dengan ganti oli dan mengecek mesin pada minggu keenam sebelum Lebaran. Lalu dilanjutkan pada pekan-pekan selanjutnya untuk memeriksa rem dan ban, kondisi kabin, serta berbagai “perintilan” lainnya.

Untuk yang berencana pulang kampung dengan berkendara sepeda motor, pastikan untuk mengecek secara menyeluruh kondisi mesin, rem dan ban. Jangan pernah merasa bahwa kendaraan kamu baik-baik saja karena risiko kecelakaan sangat mungkin terjadi dalam kondisi perjalanan darat yang panjang saat mudik.

BERAGAM PRODUK PERAWATAN KENDARAAN BISA KAMU TEMUKAN DI SINI

2. Tegas Membatasi Jumlah Penumpang

Mudik dengan kendaraan pribadi memang memberikan keleluasaan untuk selalu dekat dengan keluarga tercinta. Meski begitu, jangan pernah menempatkan “solidaritas kekeluargaan” di atas keselamatan dalam berkendara.

Untuk keselamatan dan kenyamanan ketika mudik, hindari mengangkut beban yang melebihi kapasitas dari kendaraan kamu. Karena pada dasarnya, setiap kendaraan didesain untuk mengangkut orang atau barang sesuai kapasitasnya masing-masing.

Untuk mobil, umumnya yang dimiliki oleh orang-orang Indonesia adalah berkapasitas 5-7 penumpang, yang bisa termasuk dalam kategori city car atau MPV. Batas maksimum yang masih ditoleransi adalah 8 penumpang, dan itu pun harus menyesuaikan dengan proporsi berat tubuh.

Jika kamu membawa cukup banyak barang saat mudik, kapasitas maksimum penumpang sebaiknya tidak lebih dari lima orang. Sedangkan untuk motor, tidak boleh berboncengan lebih dari dua orang. Selain membahayakan, hal tersebut juga membuat agenda mudik terasa tidak nyaman karena terlalu sempit dalam perjalanan jarak jauh.

BUTUH ANEKA AKSESORI BERKENDARA YANG AMAN? TEMUKAN DI BLIBLI.COM

3. Pelajari Tata Tertib Berlalu Lintas

Ini bukan berarti kamu harus hapal semua tata tertib berlalu lintas sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku, melainkan paham terhadap berbagai tanda berkendara yang umum ditemukan di jalan.

Selain itu, kamu juga perlu memahami bagaimana sikap berkendara yang baik di jalan agar tidak menimbulka bahaya penumpang ataupun pengendara lainnya. Perhatikan pula trik-trik dalam menghadapi kemacetan, seperti etika mengantre atau cara memotong jalan jika hendak berubah jalur.

Jangan lupa juga untuk memahami sikap yang baik dalam mengatasi masalah mogok di jalan, plus mendalami langkah per langkah dalam memperbaikan kendaraan secara darurat. Siapkan pula nomor-nomor penting untuk kebutuhan mendesak di tengah jalan.

BERKENDARA AMAN DENGAN BERAGAM PRODUK ANDALAN DI BLIBLI.COM

4. Paham Cara Membaca Peta

Peta adalah salah satu panduan perjalanan yang kerap dirasa membingungkan bagi banyak orang. Mengutip artikel tentang mudik di situs Kompas.com pada Jumat (19/4/2019), sebagian besar pengendara di Indonesia sulit meraih fokus dalam membaca peta saat berkendara bahkan untuk yang dipandung dengan arahan GPS sekalipun.

Prinsip awal yang harus diperhatikan adalah pengetahuan tentang arah mata angin, baik di peta maupun secara fakta. Ini akan sangat membantu kamu dalam menentukan jalan yang akan diambil selama berkendara mudik.

Paham arah mata angin juga dapat membantu kamu untuk cepat mengetahui jalan keluar ketika tersesat di suatu tempat. Jangan lupa juga untuk memahami betul legenda peta, atau simbol-simbol yang digunakan dalam peta. Jika menggunakan GPS, pastikan pula kondisi peta selalu ter-update setidaknnya setiap satu jam sekali guna memantau kondisi jalanan yang akan dilewati.

ANEKA PETA DIGITAL TERBAIK BISA KAMU TEMUKAN DI SINI

5. Bawa Makanan dan Minuman yang Cukup

Mengingat mudik umumnya adalah perjalanan jarak jauh, disarankan untuk membawa perbelakan makanan dan minuman yang cukup. Tidak perlu membawa makanan berat lengkap dengan lauk pauknya, melainkan cukup dengan beberapa perbekalan penting yang kaya energi, seperti misalnya roti dan daging olahan.

Aneka kudapan ringan (snack) juga perlu dibawah, namun perhatikan untuk tetap memilih yang rendah gula dan garam guna menjaga kebugaran tubuh saat berkendara. Power bar atau kacang-kacangan bisa jadi opsi snack yang bagus selama perjalanan mudik.

Adapun minuman, sebaiknya mengutamakan persediaan air putih yang cukup guna mengatasi kemungkinan dehidrasi selama perjalanan mudik. Kopi atau minuman berkafein lainnya juga bisa dipilih untuk tema pencegah kantuk saat berkendara. Tapi, pastikan yang kandungan gulanya sedikit, agar tidak mudah lelah.

PERBEKALAN MUDIK YANG SEHAT BISA KAMU TEMUKAN LENGKAP DI SINI

6. Sedia Uang Tunai

Perlu diperhatikan bahwa kondisi yang biasa kamu temui di kota besar, tidak selamanya serupa seperti di kampung halaman. Jika kamu mudik ke wilayah pelosok, kemudahan pembayaran secara non tunai, seperti dengan kartu debit atau kredit, akan sulit ditemukan. Rencanakan terlebih dahulu apa saja pengeluaran yang mungkin diakukan selama agenda mudik, mulai dari keberangkatan, saat perjalanan, selama di kampung halaman, hingga ketika kembali ke perantauan.

Selain itu, kamu juga perlu memisahkan pos-pos pengeluaran secara bijak, agar keuanganmu tidak berantakan selama agenda mudik nanti. Berikan rasio pembagian 30:40:30 untuk berangkat mudik, kebutuhan saat di kampung halaman, dan ketika perjalanan arus balik. Jika memungkinkan, sediakan pula cukup banyak pecahan uang dengan nominal lebih kecil untuk transaksi yang lebih nyaman selama perjalanan mudik.

AKSESORI TEMAN MUDIK YANG FUNGSIONAL TERSEDIA LENGKAP DI BLIBLI.COM

7. Jaga Kondisi Kesehatan

Ini sangat penting diperhatikan ketika kamu memutuskan untuk mudik dengan berkendara pribadi. Pastikan pola makan dan gaya hidup sehat dijaga agar mengurangi risiko sakit menjelang atau ketika momen mudik berlangsung. Kamu juga perlu membawa perlengkapan P3K di dalam kendaraan, seperti minyak angin, obat mual, obat batuk pilek, perban, dan lain sebagainya. Pastikan pula peletakannya mudah dijangkau di dalam kabin.

Saat berkendara menuju kampung halaman, jangan pernah memaksakan diri jika sudah merasa lelah. Segera cari rest area terdekat atau jika melewati jalur non-tol, berbeloklah ke rumah makan atau area publik lainnya untuk beristirahat. Memejamkan mata setengah hingga satu jam saja sudah cukup membuat tubuh kembali bugar.

Perhatikan pula sirkulasi udara di dalam kabin mobil, demi kenyamanan kamu dan penumpang lainnya. Jika memang dibutuhkan, tidak masalah untuk membuka sebagian kaca jendela untuk mendapatkan angin segar.

CEK DI SINI UNTUK LIHAT TIKET DESTINASI WISATA TUJUANMU

Tidak sesulit yang dibayangkan kan, Friends? Kenyamanan dan keselamatan berkendara adalah prioritas, sehingga kamu perlu mememrhatikannya sejak dini. Pastikan semua dalam kondisi prima, dan segala skenario terburuk juga dipikirkan guna membuat agenda mudik berjalan lancar.

Jangan lupa cek Blibli.com untuk temukan beragam produk andalan untuk mudik.

Rio

Rio

Digital agency’s worker, amateur internet scholar, professional gamer also very in love of running in a field and swimming. A community person who loves touring with bike or motorcycle.
Rio

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY