Pahami Perbedaan Transmisi Automatic Konvensional, CVT, dan DCT Sebelum Membeli Mobil

Jalanan macet mungkin sudah menjadi makanan sehari-hari Blibli Friends di kota-kota besar. Itu menjadi salah satu alasan beberapa orang lebih memilih mobil dengan transmisi automatic dibanding manual. Tujuannya apalagi kalau biar kaki gak pegel injak kopling terus-terusan. Selain itu mobil dengan transmisi otomatis juga lebih mudah dikendarai karena pengoperasiannya yang mudah.

Automatic Transmission pada mobil sendiri memiliki enam jenis. Namun untuk pasar Indonesia ada tiga jenis yang paling populer di jalanan, yaitu CVT, DCT, dan AT konvensional. Nah, kalau Blibli Friends berencana membeli mobil bertransmisi otomatis, ada baiknya pahami dulu perbedaan jenis-jenis transmisi automatic supaya Kamu bisa dapet mobil yang sesuai dengan kebutuhan. Yuk simak penjelasannya!

AT (Automatic Transmission) Konvensional

Jenis transmisi ini paling banyak ditemukan di jalanan. Sistem kerjanya cukup simpel, yakni hanya dibutuhkan torque converter sebagai penyambung antara melakukan perpindahan giginya. Mobil-mobil Low MPV seperti Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander, dan Suzuki Ertiga sudah lama mengusung transmisi yang punya biaya maintenance murah ini. Selain itu, AT konvensional juga tergolong punya durabilitas paling baik dan cocok untuk kontur jalanan Indonesia yang tidak rata.

CVT (Continuous Variable Transmission)

Transmisi CVT Pada Mobil Toyota

Dibanding jenis transmisi automatic lainnya, CVT belakangan cukup populer dipakai oleh beberapa pabrikan mobil di Indonesia. Karakteristik dari transmisi ini memiliki pergantian gigi yang lembut dan seamless. Kelebihan lainnya  dari CVT adalah konsumsi bahan bakarnya yang lebih irit. Selain itu, karena CVT memakai system Single Gear, transmisi ini juga cocok untuk dipakai di Jakarta yang berkarakter stop-and-go. Beberapa merek mobil terkenal yang menggunakan transmisi CVT adalah Toyota Yaris, Honda HR-V, dan Honda Jazz.

DCT (Dual Clutch Transmission)

Model Transimisi Dual Clutch Milik Mobil BMW | Source: https://bmwblog.com

Sesuai dengan namanya, transmisi ini memakai sistem dual clutch atau dual kopling, yang gunanya untuk membantu perpindahan giginya dengan pembagiannya satu kopling untuk gigi dengan angka ganjil (1, 3,5 dst), dan satu lagi dipakai untuk angka genap (gigi 2, 4, 6 dst). Hal tersebut menghasilkan akselerasi mobil yang lebih cepat dan responsif. Tenaga yang dihasilkan oleh transmisi ini tidak main-main dan sangat cocok untuk karakter mobil sport, tak heran banyak pecandu adrenalin lebih memilih mobil dengan transmisi ini dibanding CVT atau AT konvensional. Beberapa pabrikan mobil eropa seperti Mercedes-Benz, MINI, dan BMW sudah menjadi langganan pemakai transmisi DCT ini.

LIHAT JUGA KATALOG KENDARAN RODA EMPAT BARU

Buat Blibli Friends yang berencana membeli mobil, selalu perhatikan spesifikasi dan fitur-fiturnya, ya! Ada baiknya riset terlebih dahulu mobil apa saja yang sesuai dengan kebutuhanmu supaya gak nyesel di kemudian hari. Dan kalo Kamu mau beli mobil baru dengan sistem cash atau angsuran, langsung aja angkut di Blibli.com. Selain pembayarannya mudah dan aman, mobil yang dijual di Blibli.com sudah pasti ready stock dan harganya kompetitif!

Adid

An avid Arsenal supporter. Movie devotee. Gadget & Automotive observer.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY