Perbedaan Teh Hijau, Hitam, dan Putih Beserta Manfaatnya

Perbedaan Teh Hijau Hitam dan Putih

Perbedaan Teh Hijau Hitam dan Putih ー Teh, siapa yang nggak kenal minuman satu ini? Meski dulu teh kurang digemari seperti halnya kopi, namun saat ini makin banyak olahan teh yang jadi minuman populer. Di Indonesia, teh menjadi salah satu minuman rakyat yang murah meriah dan cocok dikonsumsi di berbagai suasana. Kebanyakan sih, teh melati yang super wangi dan cocok untuk relaksasi. Buat Blibli Friends yang kurang suka minum teh, coba deh cek berbagai jenis teh dan manfaatnya. Dijamin akan langsung jatuh cinta!

Ini dia perbedaan teh hijau, teh hitam, dan teh putih serta manfaatnya untuk tubuh:

BACA JUGA: TRADISI TEH YANG SUSAH DILUPAKAN

_______________

Teh Hijau

green tea

Teh hijau atau green tea merupakan jenis teh non-fermented alias tidak diproses melalui fermentasi. Hal inilah yang menjadikan daun teh tetap berwarna hijau terang saat diseduh. Kebanyakan daun teh hijau diproses dengan cara dipanaskan seperti dioven atau dikeringkan. Jadi begitu daun teh dipetik, akan langsung dipanaskan selama beberapa menit untuk menghilangkan enzim yang menyebabkan rasa pahit dan mencegah adanya fermentasi. Pemanasan ini juga membantu menjaga warna alami daun. Proses pemanasan juga berguna untuk mengeringkan daun teh sehingga tidak mudah berjamur.

Dibanding jenis teh lain, teh hijau memang lebih kaya akan antioksidan. Selain itu, green tea juga kaya akan vitamin. Salah satu jenis teh hijau terbaik diproduksi di Jepang yang memiliki ciri warna hijau pekat. Rasanya memang sedikit pahit, namun kandungan antioksidannya juga lebih tinggi dan dipercaya memiliki efek signifikan untuk membuat tubuh lebih awet muda.

Teh Hitam

teh hitam

Nah, berlawanan dengan teh hijau, teh hitam ini diolah melalui proses fermentasi. Lamanya proses ini bervariasi tergantung pada daerah dan karakteristik dari masing-masing daun teh. Yang perlu kamu tahu juga, lamanya proses fermentasi ini ternyata berpengaruh terhadap rasa akhir saat teh diseduh. Semakin lama proses fermentasi berlangsung, maka warnanya makin gelap dan teh juga makin awet disimpan. Rasanya pun akan semakin kuat dengan aroma yang  tajam.

Kalau dibandingkan jenis teh lain, black tea ini yang paling tinggi kandungan kafein. Hal ini membuat teh hitam cocok dikonsumsi untuk kamu yang ingin mengatasi stres. Bahkan saking tingginya kandungan kafein di dalamnya, teh hitam juga bisa diminum untuk kamu yang ingin terjaga lebih lama.

Teh putih

teh putih
Image Source: Spirittea

Di Indonesia memang jarang banget ya, ada teh putih yang dijual dalam kemasan celup. Hal ini wajar saja, sebab teh putih biasanya dikonsumsi di momen spesial karena tampilannya yang cantik. Warna teh yang hampir bening bisa didapatkan karena minimnya proses pengolahan dari daun teh hingga siap seduh. Dari bentuknya, teh putih juga cenderung utuh dan tidak dihancurkan sama sekali. Itulah yang menjadikannya tampak lebih cantik saat diseduh. Dari segi rasa, teh putih cenderung lebih segar dan ringan.

Teh putih juga cocok dikonsumsi kamu yang kurang bisa menerima kafein. Hal ini dikarenakan kandungan kafein di dalam white tea sangat rendah bahkan cenderung tidak ada. Saat ini juga banyak dijual teh putih dengan campuran bunga kering di dalamnya yang akan mekar begitu diseduh dengan air panas. Nggak cuma nikmat, tapi juga sekaligus memanjakan mata.

_______________

BACA JUGA: MENGAPA MINUM TEH MEMBUATMU SERASA SEPERTI BANGSAWAN?

Itulah perbedaan hijau, hitam, dan putih. Blibli Friends yang selama ini cuma pernah nyobain teh melati biasa, yuk belanja aneka teh lain di Blibli. Begitu kenal beragam teh dan manfaatnya, pasti ingin minum lagi dan lagi!

KLIK DI SINI UNTUK ANEKA PRODUK TEH BERKUALITAS

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY