Hi Friends, Blibli.com seneng banget akhirnya pada 3-5 Agustus 2018 lalu, Roadshow The Big Start Indonesia Season 3 berkesempatan untuk datang langsung menyapa pengusaha kreatif Bali di Lapangan Ngurah Rai, Bali! Bali memang memiliki potensi yang luar biasa, khususnya di industri kreatif. Jiwa wirausaha anak-anak muda Bali pun sudah banyak bermunculan.

Udah terbukti, Bali pernah menyumbang salah satu juara The Big Start Indonesia Season 1 yaitu Dhamar dari Gauri.

Bli Dhamar Perbangkara tengah membagikan pengalamannya pada pengunjung

Nah, untuk menggali lebih dalam mengenai scene usaha kreatif di Pulau Dewata, kali ini, Blibli Friends sempat ngobrol-ngobrol dengan komunitas HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Bali lewat salah satu pembicara di Roadshow Bali The Big Start Indonesia Season 3, Tude Mudarsel.

Pria asli Bali bertubuh gempal sudah berkiprah di HIPMI Denpasar selama sekitar 5 tahun. Tidak hanya usaha di Bali beliau juga mempunyai usaha ada di Jakarta, mobilitas tinggi banget nih sebagai pengusaha. Tude adalah pembina HIPMI Denpasar di bagian Organisasi dan Pembibitan untuk Pengusaha Muda.

HIPMI Gencar ke Kampus Mulai 2012

HIPMI di Bali semakin lama semakin banyak anggotanya, terutama para calon miliuner kebanggan pulau Dewata! Sejak 6 tahun lalu, HIPMI mulai gencar mendekatkan diri ke kampus-kampus, terutama di Denpasar dengan nama HIPMI PT (Perguruan Tinggi).

“Jadi dari kampus lebih terbina, dari situ mulai menyebar anggota banyak, dan komunitas banyak. dengan adanya komunitas yang banyak tentu semua program HIPMI akan lebih di kenal dan akan memiliki masa lebih bagus,” ujar Tude.

Bagi yang Ingin, Mau Berusaha, Jadi Pengusaha

Objektif HIPMI tersendiri adalah untuk memberi pembinaan dan pengembangan kepada orang yang ingin, mau berusaha, dan mau menjadi pengusaha agar memiliki produk terbaik untuk menjadi solusi banyak orang. Jangan khawatir, bagi yang tidak punya usaha juga bisa gabung, kadang dengan gabung juga bisa sambil memuai usaha.

Tude juga menyatakan bahwa yang baru bergabung kadang memiliki pengalaman yang unik.

“Kita saling sharing karena kadang yang baru-baru juga memiliki pengalaman yang berbeda dari yang lain,” ucapnya.

Dapat Membuka Kolaborasi = Keberhasilan yang Membanggakan

Pengalaman Tude dalam bergabung di komunitas HIPMI adalah dengan bisa berkenalan dengan berbagai model orang, banyak tipe usaha, dan yang menarik adalah banyak pengetahuan sehingga dapat membuka diri bahwa usaha itu tidak begitu susah loh Friends! Selain itu, teman juga penting sebagai partner kolaborasi dalam berbisnis.

“Mau sesuatu tinggal tanya di grup dan mendapat jawaban, yang paling berkesan saya sebagai pembina ketika apa yang teman teman berhasil, itu merupakan hal keberhasilan bagi saya. karena keberhasilan mereka dapat membuka kolaborasi, dengan membina kreatifitas dan informasi,” tambahnya.

Jiwa Wirausaha Muncul Sejak Muda

Kondisi usaha kreatif dari para penguasa di Bali sangat luar biasa loh, Friends. Apalagi dengan didirakannya HIPMI PT di setiap kampus, jiwa wirausaha menjadi semakin timbul, sehingga iklim usaha semakin kondisif. Dengan adanya HIPMI mewadahi anak anak di PT sehingga mereka bisa langsung sharing dari pengusaha di luar Bali. Jadi bisa tau kondisi di Kalimantan atau Jakarta melalui teman komunitas dari HIPMI Kalimantan atau Jakarta.

“Jadi sekarang banyak anak muda yang tertarik, semoga kita bisa membina sehingga mereka memiliki strategi dan keunggulan tidak hanya ketertarikan yang membabi buta,” Tude menambahkan.

Masalah Utama = Mau atau Tidak?

Mengenai kendala dari para pengusaha dan enterpreneur di Bali, Tude mengatakan bahwa kendala berada pada diri masing-masing seperti mereka mau atau tidak, karena modal dan pengetahuan sudah di wadahi dari pemerintah atau swasta.

“HIPMI sudah dekat dengan pemerintah dan pengusaha semoga hipmi bisa mewadahi kendala umum seperti itu, tapi sebenarnya modal bukan halangan utama. Karena yang terpenting adalah kreatifitas. karena dengan kolaborasi, itu semua bisa dilakukan. Contoh tidak punya modal tetapi ada ide, mereka bisa berkolaborasi dengan yang punya modal. itu yang kita coba bantu,” jelas Tude.

Bagaimana agar bisnis eksis di dunia digital juga lebih mudah karena udah banyak banget pelatihan yang mengajarkan digital marketing, programming, dan banyak lainnya. Jadi semuanya tergantung pada niat dan kemampuan anak muda ini.

Blibli.com Membina dan Mendesak Pengusaha Agar Membenahi Diri

Tude menganggap bahwa The Big Start Indonesia Season 3 adalah acara yang bagus agar para pengusaha bisa lebih peduli akan kualitas diri, produk, maupun marketingnya. Ia juga menganggap Blibli.com bisa membina para pengusaha untuk berlomba-lomba membenahi diri.

“Karena mereka sudah tau kalau mereka mau mengikuti acara sebesar ini harus memiliki produk yang bagus, untuk menjadi lebih besar, ya dengan acara The Big Start ini sebagai wadahnya,” ungkapnya.

Bersaing Bukan Tentang Produk, Tetapi Tentang Kualitas

Tude beranggapan, persaingan di bisnis jaman sekarang bukan melulu soal produk, tapi juga kualitas orang-orang yang bersaing. Kualitas tinggi bisa menentukan pengaruh seorang pengusaha terhadap lingkungan

Itu dia hasil ngoborl-ngobrol dengan Tude dari HIPMI Denpasar! Seneng banget udah bisa dapet perspektif baru soal bisnis! Blibli Friends, kamu ingin jadi seperti Tude dan banyak pengusaha kreatif sukses Indonesia? Nah, The Big Start Indonesia Season 3 bisa banget jadi sarana yang tepat untuk memulainya!

Pengusaha kreatif, ayo daftar The Big Start Indonesia Season 3 dan dapatkan kesempatan untuk meraih total hadiah 1,1 miliar rupiah!

KLIK DI SINI UNTUK DAFTAR THE BIG START INDONESIA SEASON 3

Penulis: Rayi Bintang

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY