Penanganan Sederhana untuk 5 Penyakit yang Kerap Diderita Si Kecil di Usia 1 Tahun

Mungkin beberapa di antara Moms pernah mengalami kepanikan dan kekhawatiran karena si kecil sering batuk, pilek, perut kembung, diare, bahkan alergi. Tenang Moms, menurut dokter spesialis anak Dr. dr. Soedjatmiko, SpA(K), MSi, kondisi imun atau kekebalan si kecil memang masih rentan sampai usia 2 tahun.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menenali penyakitnya, lakukan penanganan sederhana untuk membuat si kecil merasa lebih baik. Tapi kalau gejalanya terus bertambah, jangan lupa untuk langsung menghubungi dokter yaa. Jadi, ini dia 5 penyakit yang kerap diderita si kecil di usia 1 tahun.

1. Batuk dan pilek

Via lovedbyparents

Batuk pilek merupakan penyakit yang sering dialami oleh si kecil. Ditambah lagi kondisi tubuh si kecil yang mungkin sedang tidak fit atau kondisi cuaca tidak menentu dapat menjadi salah satu penyebab. Kala mengalami batuk pilek, biasanya si kecil mengalami gejala hidung berair, tersumbat, lalu diikuti batuk dan demam. Penyakit ini pun bisa muncul sepanjang tahun.

Untuk mencegah bertambah parah, Moms bisa mengunakan uap air panas. Caranya dengan menuangkan air panas ke baskom yang sudah diberikan beberapa tetes minyak essensial oil. Kemudian, gendong atau pangku si kecil dan dekatkan agar mudah menghirup uapnya. Moms bisa pula membuatkan semangkuk hangat sup ayam yang bisa membantu meredakan flu si kecil.

2. Infeksi Telinga

Via Newkidcenter

Infeksi telinga adalah salah satu penyakit yang kerap menyerang si kecil, sedikitnya satu kali infeksi telinga sebelum usai 3 tahun. Biasanya, penyakit ini berawal dari infeksi virus seperti flu, sehingga rongga telinga tengah ikut meradang bahkan dapat terjadi penumpukan cairan di balik gendang telinga.

Untuk mencegah penyakit ini, Moms harus memastikan kesehatan si kecil selalu terjaga. Agar ia tidak terserang radang tenggorokan atau hidung yang berujung pada sakit telinga.

3. Diare

Via onhealth

Sejak dulu, diare masih menjadi masalah kesehatan nasional. Bahkan menurut Riset Kesehatan Dasar Departemen Kesehatan, penyakit diare merupakan penyebab utama kematian pada si kecil yang berusia di bawah 5 tahun. Sehingga waspada bila diare terjadi. Periksakan ke dokter atau tenaga kesehatan bila diare terjadi. Si kecil dinyatakan diare bila buang air besar “lebih encer” (tanpa ampas) dan “lebih sering” dari biasanya. Bahkan bisa mengeluarkan kotoran berdarah, tergantung dari penyebabnya.

Untuk pencegahannya Moms bisa melakukan perawatan pertama dari rumah, yaitu pastikan semua kondisi rumah, terutama tempat si kecil sering berada agar selalu bersih. Selain itu, selalu memberikan makanan bergizi, dan sebaiknya dibuat sendiri agar kualitas gizi dan kebersihannya tetap terjaga. Moms juga bisa membiasakan si kecil mencuci tangan sebelum dan setelah makan, menjaga kebersihan kamar mandi, serta selalu menutup makanan agar tidak dihinggapi lalat atau binatang lain.

4. Sembelit atau Konstipasi

Konstipasi adalah kondisi saat si kecil mengalami permasalahan sistem pencernaan sehingga tidak membuang air besar secara teratur. Si kecil yang mengalami konstipasi, pada umumnya akan mengeluarkan kotoran yang berukuran lebih besar serta keras ketimbang biasanya.

Penyebab utama terjadinya sembelit karena si kecil kekurangan cairan dan asupan makanan berserat seperti sayuran serta buah-buahan. Selain itu, si kecil bisa jadi pernah mengalami trauma sehingga tidak rutin membuang air besar hingga sembelit. Misalnya pernah merasa nyeri karena kotoran yang terlalu keras atau ketakutan pada toilet yang kotor.

Yang bisa Moms lakukan untuk mencegahnya adalah selalu memberikan si kecil cairan yang cukup terutama air putih. Pastikan juga agar si kecil selalu mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran setiap hari.

5. Infeksi Saluran Kemih

Bila menemukan gejala demam pada si kecil, tanpa gejala lain yang jelas, Moms harus waspada. Terlebih bila si kecil belum bisa mendeskripsikan sakit yang dirasakan. Karena bisa jadi si kecil terkena infeksi saluran kemih.

Bila mengalami, biasanya si kecil akan menunjukkan gejala demam tanpa disertai flu, nafsu makan menurun, muntah, urin berbau tidak seperti biasanya, dan lebih rewel dari biasanya. Bila begitu, sebaiknya Moms langsung membawa si kecil ke dokter.

Sebagai pencegahan, Moms harus menjaga asupan cairan si kecil dan selalu mengajarkannya agar tidak menahan buang air kecil. Ajarkan pula untuk selalu membersihkan dan mengeringkan daerah pembuangan air kecil.

Nah Moms, yuk selalu jaga kebersihan lingkungan si kecil, terutama tempatnya sering bermain. Dokter spesialis anak, Dr. dr. Soedjatmiko, SpA(K), MSi. mengatakan bahwa Moms pun mesti menjaga asupan nutrisi si kecil agar terlindungi dari serangan penyakit. Seperti banyak mengkonsumsi makanan bergizi dan susu pertumbuhan. Selain itu, periksakan si kecil ke dokter atau tenaga kesehatan untuk mengetahui kondisi kesehatannya lebih lanjut.

Satu hal lain yang tak kalah penting untuk menambah daya tahan si kecil adalah menambahkan susu dalam pola makannya. Susu mengandung berbagai zat yang diperlukan agar sistem imun si kecil senantiasa terlindungi. Dancow adalah salah satu susu yang bisa Moms pilih untuk mendampingi si kecil karena punya banyak banget varian yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Tentunya setelah si kecil mendapatkan ASI Eksklusif selama 6 bulan yaa Moms.

Jangan bingung kalau Moms mau beli Dancow untuk si kecil karena Dancow bisa Moms dapatkan di Blibli.com! Blibli.com punya Anchor Store Nestle yang bisa jadi salah satu toko tujuan di Blibli.com dengan berbagai keuntungan yang bisa Moms dapatkan mulai dari cicilan 0%, beragam cara pembayaran, gratis ongkir*, dan kualitasnya yang terjamin.

Ayo Blibli Sekarang susu Dancow dengan berbagai varian di Blibli.com!

Artikel ini merupakan hasil kerjasama Dancow.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY