Pantang Lepek, Pilih-Pilih Jas Hujan yang Pas untuk Kamu

Photo by Warta Kota

Kamu pasti tahu kalau hujan itu anugerah. Segala air dekil di dalam tanah sisa pembuangan “tertarik” semua ke langit, dan akhirnya tersisihkan kembali jadi bulir-bulir air, lalu jatuh lagi deh ke tanah. Ibarat filter, air yang sudah tercampur di tanah lalu tersaring lagi jadi air saja.

Tapi kamu juga enggak bisa menampik. Lepek di tengah jalan waktu naik motor rasanya enggak enak. Apalagi kalau lepeknya bukan waktu pulang, tapi baru mau berangkat. Artinya, kamu lepek seharian sebelum akhirnya pulang waktu sore atau malam.

Solusi supaya kamu enggak lepek kehujanan pas naik motor, baik saat pulang maupun pas berangkat, tentu saja dengan memakai jas atau mantel hujan.

Pakaian pelengkap yang berbahan tahan air ini bisa dipakai untuk menghindarkan air terserap ke pakaian kamu, entah kaus, dress, atau kemeja dan celana panjang kamu.

Bukan cuma pakaian, tas kamu juga enggak basah. Apalagi kalau isinya tablet atau laptop.

Entah kenapa namanya “jas” atau “mantel”, yang jelas jas atau mantel hujan sekarang ini bukan cuma beragam dalam urusan warna, tetapi juga komposisi bahan dan bentuknya.

Ponco, Pilihan Ekspres Buat Dipakai

Photo by Pixabay

Pakaian tahan hujan ponco cenderung cocok disebut mantel. Bentuknya kayak jubah lebar, makanya bisa menutupi seenggaknya tiga perempat badan kamu.

Makin ke sini, material yang dipakai udah berkembang jauh dibanding ketika Charles Macintosh jadi orang pertama yang bikin jas hujan di tahun 1824.

Kalau Macintosh dulu bikin mantel hujan dari bahan karet, mantel hujan era sekarang punya material yang lebih berkembang. Selain pengembangan dari karet, ada juga yang memakai bahan PVC.

Ponco ini biasanya cocok buat kamu yang maunya serba ekspres waktu pakai jas hujan. Tinggal pakai dari atas, sambil duduk di motor, khawatir lepek pun langsung teratasi.

CONTOH-CONTOH JAS HUJAN MODEL PONCO

Setelan Atasan-Bawahan dan Versi Hybrid

Satu jas hujan lain yang bisa jadi pilihan adalah setelan atasan-bawahan. Modelnya adalah jaket atas dan celana.

Material yang tersedia termasuk karet, PVC, sampai yang unik-unik semacam paduan serat, misalnya material kain ripstop. Apa pula ini?

Ripstop itu adalah kain tenunan, yang bahannya bisa dari kapas, sutra, poliester, dan polipropilena, sampai nilon.

Namanya ripstop karena dia pakai teknik penguat khusus yang bikin tahan dari sobek. Apalagi kalau disebut milky, artinya lembut tapi kokoh dan enteng. Jenis material ripstop ini misalnya dipakai sama Zoleka tipe Aquarest.

Kalau ngomongin nyaman, jas hujan Inventzo bikin produk Aquaguard yang di balik jaketnya dilapisi sama bahan mesh. Jadinya, baju pantang lepek, tapi udara juga bisa keluar masuk selama jaket yang rata-rata berbahan super-rapat ini dipakai kala hujan.

Tapi kalau ngomongin keunikan, ada satu jenis jas hujan atasan-bawahan yang sifatnya hybrid. Jadi dia mengombinasikan model pakaian dua potong tetapi dengan bawahan ala ponco.

Jas hujan model hybrid ini dikeluarkan sama Mezzo dengan produk bernama Mezzo Matic. Kok “Matic”?

Ternyata, kata “Matic” berhubungan sama fungsi jaket ini yang dibuat untuk pengendara sepeda motor matic.

Karena motor matic di tengahnya enggak ada tulang rangkanya, makanya celana model ponco ini bisa dipakai. Tujuannya pun sama kayak yang ponco, bisa langsung pakai mirip sarung.

PILIHAN JAS HUJAN ATASAN-BAWAHAN

Oke, jadi jas hujan mana yang pas menurut kamu? Dua-duanya sama-sama menarik dan bisa jadi pilihan sesuai selera, jenis motor, kemudahan, teknologi, sampai budget. Semuanya bisa kamu pilih di Blibli.com. Jadi, pastikan yah kamu belanja kebutuhan otomotif kamu di Blibli.com.

Rio: Digital agency’s worker, amateur internet scholar, professional gamer also very in love of running in a field and swimming. A community person who loves touring with bike or motorcycle.