Moms, Yuk Hindari Bahan Baju Untuk Anak Berikut Ini

Photo via unspalsh.com

Moms, kebahagiaan memiliki si kecil memang rasanya sulit dibendung. Alhasil, melihat deretan koleksi pakaian anak yang dijual membuat kita tergoda untuk membelinya tanpa pikir panjang. Bahkan seringkali hanya karena modelnya yang lucu, tanpa memperhatikan kenyamanannya. Nah ternyata, ini bisa memberikan efek buruk bagi kesehatan mereka.

Apalagi untuk bayi, mengingat usia yang masih kecil dengan daya tahan tubuh yang belum kuat seperti orang dewasa. Bayi memiliki kondisi kulit dan kesehatan yang lebih sensitif. Di saat kamu membelikan baju yang ternyata mengandung bahan berbahaya, maka tentunya akan menimbulkan reaksi pada si kecil. Jadi sebenarnya, material pakaian apa saja yang sebaiknya dihindari untuk baju anak?

1. Nylon dan polyester

Photo via unsplash.com

Nylon dan polyester sering ditemukan pada material baju. Padahal bahan ini terbuat dari material yang mengandung bahan kimia sehingga tidak baik bagi kulit dan lingkungan. Di saat terkena kontak dengan kulit anak, maka senyawa berbahaya yang terdapat pada material ini bisa meningkatkan risiko infeksi paru-paru hingga asma.

BERIKAN KENYAMANAN PADA SI KECIL, PILIH JUMPER NYAMAN DENGAN AKSEN ZIPPER INI

2. Rayon

Photo via unsplash.com

Rayon adalah bahan yang dibuat dari pulp kayu. Walau bahan ini cenderung ramah lingkungan, di saat rayon diolah dengan bahan kimia, maka akan membahayakan kesehatan anak. Mengandung partikel karbon disulfida yang biasanya dipakai untuk mengolah pulp kayu, bahan ini dapat menyebabkan sejumlah penyakit seperti mual, hingga sakit kepala. Jadi, pastikan lagi bahan pakaian yang aman untuk si kecil ya, Moms!

JUMPER UNIK DENGAN MODEL KIMONO, AMAN DAN NYAMAN UNTUK SI KECIL

3. Bahan kulit 

Photo via unsplash.com

Pakaian si kecil yang beragam, membuat banyak produsen semakin kreatif menciptakan model-model terkini. Bahkan tak jarang, pakaian anak dengan bahan kulit. Nah, walau kulit cenderung awet, sebaiknya tidak digunakan untuk anak. Kulit cenderung panas dan memiliki material cenderung berat. Material yang tidak menyerap keringat ini justru bisa menjadikan kulit teriritasi.

SATU SET BAJU ANAK UNISEX INI PAS DIPAKAI SEHARI-HARI

4. Vinil

Photo via unsplash.com

Bahan vinil atau kulit sintetis juga kerap diaplikasikan untuk baju si kecil. Tapi faktanya, bahan ini melalui proses kimia yang sangat panjang. Di samping memang tak nyaman dipakai, vinil juga bisa menyebabkan iritasi pada kulit anak.

BIARKAN SI KECIL TIDUR DENGAN NYAMAN, PILIH PIYAMA ANAK INI

5. Fur atau bulu

Photo via unsplash.com

Bahan bulu bukanlah material yang asing dalam dunia fashion. Mampu membuat penampilan terlihat stylish, bulu kerap diaplikasikan pada deretan pakaian si kecil dan juga dewasa. Untuk pakaian bayi dan anak, sebaiknya hindari material yang satu ini. Mengapa? Bulu mudah terlepas dan dapat memicu alergi. Permukaannya yang halus juga cenderung menangkap debu. Ketika helaian ini terhirup bisa membahayakan kesehatan si kecil. Jadi sebaiknya, hindari penggunaan material ini demi kesehatan si kecil.

Dengan sudah mengetahui sejumlah material di atas, maka kini Moms bisa lebih bijak dan cermat dalam membeli pakaian untuk si kecil. Coba cek koleksi Cuit Babywear dengan kualitas unggul, aman, serta nyaman dipakai untuk si kecil. Apalagi kini Moms bisa mendapatkannya dengan harga spesial di Blibli.com. Tunggu apalagi, segera temukan pakaian terbaik dan perlengkapan si kecil di sini.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY