Moms, Yuk Cari Tahu Cara Menerapkan Gaya Parenting Eco Baby

Moms pasti sudah pernah dengar tentang eco baby. Istilah tersebut digunakan untuk penerapan gaya hidup ramah lingkungan dalam hal pengasuhan bayi. Tren ini berkembang seiring meningkatnya kesadaran para ibu untuk menjaga kelestarian alam.

Mungkin, Moms tertarik untuk mengikuti tren ini, tetapi masih belum terbayang bagaimana cara mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini cara menerapkan eco baby sejak dini.

Gunakan Popok Kain

Photo via Pexels

Sebenarnya, klaim yang menyatakan bahwa popok kain lebih ramah lingkungan daripada popok sekali pakai masih jadi perdebatan. Memang sih, popok sekali pakai meninggalkan jejak karbon yang tinggi saat produksi, dan sampah yang banyak. Tapi, produksi dan penggunaan popok kain juga menggunakan energi dan air dalam jumlah besar. Belum lagi, limbah dari sabun yang Moms gunakan untuk mencuci popok kain.

Tapi, Moms bisa kok menerapkan eco baby dengan menggunakan popok kain untuk si kecil. Salah satu caranya yaitu memilih popok kain dari bahan khusus yang bisa terdegradasi dengan mudah. Kalau perlu, Moms dapat mencoba membuat popok bayi sendiri dari baju lama yang sudah tak terpakai. Selain itu, perhatikan cara membersihkan popok kain dengan mesin cuci yang efisien dan sabun ramah lingkungan.

CLODI DARI BEBIBUM INI BISA JADI PILIHAN BUAT MOMS YANG INGIN LEBIH RAMAH LINGKUNGAN.

Pakai Sapu Tangan Buat Membersihkan

Photo via Pixabay

Kalau punya bayi, rasanya Moms harus selalu sedia tisu basah dan tisu kering kapan pun, di mana pun. Tisu digunakan saat ganti popok, mengelap tangan yang kotor, dan sebagainya. Nggak heran kalau tisu itu cepat habis. Jadi, setiap kali ke supermarket, Moms lebih memilih tisu yang dijual dalam paket bundling beli dua dalam satu harga dengan dalih buat stok.

Padahal ya Moms, tisu itu kan dibuat dengan bahan kayu yang banyak. Apalagi, produk tisu dikemas dengan bungkus plastik yang tentu saja tidak ramah lingkungan. Jadi, kalau mau ikut tren eco baby, Moms sebaiknya pakai sapu tangan kain saja untuk membersihkan kulit si kecil. Moms dapat memilih bahan kain katun yang halus dan nggak bikin kulit bayi iritasi.

COTTON TREE DARI NEPPY INI ADALAH TISU BASAH DARI BAHAN ALAMI YANG AMAN UNTUK BAYI DAN RAMAH LINGKUNGAN.

Menghemat Perlengkapan Bayi

Photo via Pexels

Moms pasti juga merasa kalau si kecil tumbuh dengan cepat. Kayaknya, baru kemarin dia lahir, eh sekarang badannya sudah berat pas digendong. Makanya, baju bayinya sudah banyak yang tidak muat lagi. Jadi, daripada beli baju baru, mendingan Moms mengesampingkan gengsi dan menerima baju bayi lungsuran dari orang-orang terdekat.

Aturan eco baby ini juga berlaku buat barang keperluan anak lainnya. Moms bisa meminjam atau menerima sepatu, kain gendongan, stroller, hingga infant car seat dari saudara atau teman. Jika tidak ada kerabat yang masih punya perlengkapan bayi, Moms bisa menyewanya kok.

BODYSUIT BAYI DARI HEY! BABY INI DIBUAT DARI KATUN DAN SERAT BAMBU ORGANIK YANG LEMBUT LHO!

Ubah Fungsi Barang Lama

Photo via Pexels

Konsep eco baby ini masih senada dengan poin sebelumnya. Intinya, Moms tidak harus selalu membeli perlengkapan bayi yang akan digunakan untuk tempat penyimpanan atau mainan. Dengan tidak membeli barang baru, harapannya kita bisa mengurangi jejak karbon yang bisa berkontribusi pada kenaikan emisi gas rumah kaca.

Dengan kreativitas, Moms dapat mengubah barang lama seperti tempat es krim jadi kotak kapas, atau kaleng biskuit buat menyimpan pernak-pernik kecil. Kalau wadah makanan dirasa kurang pantas untuk perlengkapan bayi, Moms boleh menghiasnya dengan kertas kado bekas.

Oh ya, selain tempat penyimpanan, Moms juga bisa membuat mainan anak dari barang bekas lho! Coba saja isi botol plastik dengan kancing, maka akan menghasilkan bunyi-bunyian yang menarik bagi si kecil.

INILAH GREENTOM, STROLLER DARI BAHAN DAUR ULANG YANG KUAT DAN RINGAN.

Bikin MPASI Sendiri

Photo via Pixabay

Salah satu cara menerapkan eco baby dengan cinta adalah dengan membuat MPASI (Makanan Pendamping ASI) rumahan. Makanan bayi bikinan Moms tentu saja dibuat dengan bahan alami, dan dengan mempertimbangkan komposisi dan nutrisi. Soalnya, Moms sudah memastikan kalau makanan tersebut sesuai dengan panduan menu MPASI 4 bintang yang mengandung empat unsur gizi: karbohidrat, protein hewani, protein nabati, dan sayuran.

Beda halnya kalau Moms menggunakan makanan bayi instan. Produk tersebut sudah mengandung perasa dan pengawet. Selain itu, makanan instan juga dikemas dengan plastik sehingga akan menghasilkan sampah yang tidak ramah lingkungan.

CEK PILIHAN PRODUK BOTOL ECO BABY DARI PACIFIC BABY DI SINI.

Mengikuti tren parenting eco baby bukan sekadar buat gaya-gayaan saja. Tetapi, sebenarnya Moms tengah menyiapkan tempat tinggal yang lebih baik untuk anak-anak di masa depan. Yuk, kita terapkan gaya hidup hijau dari sekarang! Bersama Blibli.com, Moms bisa menemukan produk-produk yang 100 persen original dan ramah lingkungan.

GUNAKAN MERRIES! PRODUK POPOK SEKALI PAKAI YANG MENDUKUNG UPAYA PENGOLAHAN LIMBAH YANG BAIK UNTUK LINGKUNGAN.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY