Moms, Ini 7 Tips Disiplin Kasih Sayang Oleh Maria Magdalena, Blogger Parenting!

Processed with VSCO with 5 preset

Moms pusing nggak sih kalau si kecil suka rewel dan susah diatur? Apalagi di tempat umum. Kebayang deh bingung dan malunya moms menghadapi tingkahnya yang menjadi-jadi.

Meskipun demikian, memarahi dan memukul untuk menghukum mereka biar disiplin juga bukan hal yang bijak, moms.

Nggak bisa dipungkiri, seringkali orangtua mengasosiasikan kedisiplinan dengan hukuman yang kasar. Padahal, secara bahasa, disiplin dalam bahasalatin “disciplina” sendiri berarti belajar dan mengajarkan!

Orangtua perlu paham bahwa membenarkan sikap yang salah dari si kecil bukan berarti dengan memberikan hukuman. Namun sebaliknya, kita harus mengajarkan dan memfasilitasi mereka bagaimana berperilaku yang baik.

Kali ini, Blibli.com berguru dengan Mba Maria Magdalena, blogger dan influencer media sosial yang aktif dalam memberikan pelayanan seputar edukasi pada masyarakat sekitar dan orangtua tentang parenting dan homeschooling, untuk menggodok beberapa tips mendisiplinkan si kecil yang tepat.

Yuk, simak!

1. Moms, konsisten ya kalau memberikan teladankonsisteb

Via Kabar Female

Menurut Mba Maria, konsistensi dari moms dan dads adalah kunci penting dalam proses menanamkan kedisiplinan pada si kecil.

Jika moms dan dads sendiri nggak disiplin dan konsisten dalam memberikan aturan bagi si kecil, ia sendiri juga akan merasa bingung (bahkan meremehkan) dengan hal mana yang harus ia ikuti.

Jadi, jangan heran bila si kecil tumbuh menjadi sosok yang bandel, kurang ajar, dan meremehkan kata-kata moms dan dads. Wong, orangtuanya sendiri nggak bisa sependapat.

Untuk menghindari, coba moms dan dads sepakat dulu mengenai aturan yang ingin diberikan pada si kecil. Jangan mengoreksi atau bertengkar di hadapan si kecil. Bila pendapat berbeda, diskusikan secara privat.

2. Berikanlah penjelasan logis atas aturan yang ditetapkanpenjeasan

Via The Hufington

Hayo ngaku, siapa yang sering melarang si kecil melakukan ini itu tanpa memberikan penjelasan?

Kata mama nggak boleh ya nggak boleh!

Nggak ada orang yang suka diperintah dan dipaksa tanpa alasan yang jelas, termasuk si kecil. Reasoning is the key.

Pastikan moms selalu memberinya penjelasan yang logis tentang apa yang boleh dan nggak. Hal ini agar si kecil nggak mengasosiasikan suatu hal buruk dengan amarah orangtua, melainkan adanya beban moral yang lebih penting dan besar bobotnya.

Selain itu, hal penting yang wajib moms ingat adalah jangan pernah memberi si kecil alasan yang palsu atau mengada-ada. Hal ini berbahaya lho moms!

Menurut Mba Maria, pemberian alasan yang menipu atau menakut-nakuti justru akan membuat si kecil mempertanyakan aturan tersebut saat sudah besar nanti.

Bisa-bisa setelah mengetahui kalau ia “dibohongi” moms, ia malah membangkang dan cenderung melakukan perilaku terlarang tersebut. Jadi, lebih baik jelaskanlah padanya alasan yang logis dan sebenarnya.

3. Hindari amarah, bentakan, dan kekerasan fisik ya momsamarah

Memang, proses pendisiplinan anak adalah hal yang sangat sulit dan menguras tenaga. Seberapa baik kita memberikan teladan, terkadang enggan dicontohi si kecil.

Tapi hal ini nggak berarti moms harus melibatkan amarah, bentakan, atau bahkan kekerasan fisik untuk mendisiplinkan mereka secara instan.

Dengan memberinya hukuman dan juga kekerasan fisik, moms hanya akan mengajarkan mereka tentang penyelesaian masalah dengan kekerasan dan justru menjauhkan si kecil dari pelukan moms.

Sepanjang proses, libatkanlah kasih sayang sehingga ia lebih mudah menerima nilai-nilai yang disampaikan untuk kehidupannya kelak. Dengan cara ini, perlahan si kecil akan menjadi anak yang disiplin dan tetap dekat dengan moms.

4. Jangan lupakan asupan kasih sayang pada anak ya moms

kasih-sayang

Via Sehat Magz

Dalam buku How to Teach Baby to Read, Glenn Doman menjelaskan bahwa pada usia 0-6 tahun merupakan usia emas di mana si kecil perlu perhatian dan kasih sayang penuh dari orang tuanya.

Si kecil membutuhkan perwujudan kasih sayang dan perhatian melalui pesan sederhana seperti ciuman, pelukan, sapaan, dan semacamnya dalam kesehariannya.

Sayangnya, seringkali moms terlalu sibuk dan sudah terlalu lelah dengan rutinitas lain sehingga nggak bisa memberi perhatian pada si kecil.

Jika sudah begitu, si kecil cenderung mencari cara untuk merebut perhatian moms meskipun hal itu berarti melakukan hal negatif. Karena baginya, perhatian negatif dari moms sekalipun masih lebih baik daripada nggak diperhatikan.

Moms, belajar dari itu, yuk luangkan waktu untuk mengisi asupan kasih sayang buah hati. nggak harus 24 jam dalam seminggu, moms hanya perlu meluangkan sedikit quality time bersama si kecil jauh dari kesibukan dan juga ponsel moms.

Saat quality time, moms bisa mengajaknya jalan-jalan bersama dan juga mengajaknya memainkan berbagai macam permainan yang ia sukai.

5. Libatkan si kecil dalam diskusidiskusi

Via Ide Pernikahan

Seperti kata Mba Maria, selama ini orang-orang cenderung mengaitkan disiplin dengan proses memarahi anak, menerapkan segala aturan tanpa boleh dilanggar atau diperdebatkan, dan berujung pada penerapan hukuman jika disiplin dilanggar.

Padahal, dalam mendisiplinkan si kecil, moms bisa mengajaknya untuk berdiskusi dua arah dan saling memberikan kejujuran mengenai peraturan-peraturan yang moms berikan.

Selain komunikasi ini akan mendekatkan moms dengan si kecil, moms juga juga akan menghindarkan si kecil dari sikap pemberontakan ketika dia beranjak dewasa, karena proses pendisiplinan moms berikan dengan duduk dan berdiskusi.


BACA JUGA Ini 6 Trik Dari Psikolog Gita Saliha Untuk Mendidik Si Kecil Supaya Nggak Boros Sejak Kecil!


6. Jangan selalu reaktif atas sikapnya ya momsreaktif

Via My Kidopedia

Moms harus ingat kalau membuat kesalahan adalah suatu hal yang wajar dan alamiah. Moms pun pernah nggak sengaja melakukan kesalahan, bukan? Nah, begitu pun si kecil.

Karena itu, jika moms mendapati si kecil melakukan pelanggaran terhadap kedisiplinan yang diterapkan seperti membuang sayuran di makan siangnya, jangan langsung reaktif ya moms!

Berilah waktu untuk mencerna alasan yang melatarbelakangi perilaku tersebut. Mungkin saja sayuran yang moms buatkan terlalu asin atau ia nggak sengaja.

Coba juga pelan-pelan tanya dia alasannya. Dari alasannya tersebut, moms bisa memberi nasihat lagi baginya. Harus bersabar!

7. Meski sulit, cobalah untuk memberinya kepercayaan ya momskeoercayaan

Via Chiedio Qui

Menerapkan disiplin bukan berarti moms harus mengontrol setiap pergerakan si kecil setiap saat. Jangan sampai si kecil merasa tertekan dan selalu was was karena terus diawasi.

Moms harus memberikan kepercayaan kepada mereka. Rasa percaya yang moms berikan kepadanya bisa membuat si kecil merasa lebih bertanggung jawab atas kelakuannya lho!

Siasatilah proses pengontrolan dengan mengobrol pada saat makan bersama mengenai kegiatan yang ia lakukan. Tentunya hal itu lebih baik dan dapat menjadi pengingat secara halus untuk pertumbuhan moralnya

Selalu ingat ya moms, disiplin itu nggak sebatas menetapkan aturan tanpa alasan dan konsistensi.

Disiplin membutuhkan quality time dan melibatkan kasih sayang untuk memberikan pemahaman akan dampak suatu tindakan yang dilakukan.

Jangan lupa untuk menyempatkan waktu untuk mengobrol dan bermain permainan kesukaan (yang edukatif) si kecil di setiap kesempatan!

Karena waktu kebersamaan dan kasih sayang dari moms lah yang memiliki berpengaruh besar untuk kedisiplinan si kecil.

Terimakasih Mba Maria untuk wejangannya! Yuk, cek blognya! Stay tuned ya untuk bincang-bincang Blibli Friend selanjutnya!

Ruth

Happy mommy of twin, living in Jakarta and working for a digital media company. That's why I like to do some research and asking for some opinion to my friends via social media, messenger apps, or even small gathering at a cafe.

I’m living in a daily activity filled with innovative books about parenting and interior that come bundled with extra hot chocolate marshmallow and home-made cake.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY