Menjelajah 12 Destinasi Wisata Paling Favorit di Jepang

Sebelum banyak negara mulai giat mengkreasikan berbagai kekayaan budayanya sebagai daya tarik wisata, Jepang telah melakukannya jauh lebih dulu. Tidak heran, jika budaya Negeri Sakura, baik tradisional maupun kontemporer telah melekat kuat di benak banyak masyarakat dunia.

Tidak hanya mengagumi keunikan budayanya, kini banyak orang berbondong-bondong pergi traveling ke Jepang, untuk merasakan langsung kehidupan di Negeri Matahari Terbit. Ada begitu banyak keseruan yang bisa kamu temukan di sana, mulai dari menjelajahi beragam pengalaman budaya yang berkesan, menikmati gaya hidup modernnya yang futuristis, hingga ke berbagai gaya hidup khasnya yang membuat terkagum-kagum.

Jika ditanya mana saja lokasi yang menjadi destinasi wisata andalan di Jepang, jawabannya cenderung mengarah ke tiga kota, yakni Tokyo, Osaka, dan Kyoto. Ketiganya memiliki karakter uniknya masing-masing: Tokyo dengan modernitasnya, Osaka dengan suasana santainya yang khas, dan Kyoto yang lekat dengan budaya masa lampau.

Lebih dari itu, Jepang masih memiliki banyak sekali destinasi turistik lainnya yang tidak kalah seru untuk dikunjungi. Kabar baiknya lagi, kamu tidak perlu lagi bersusah payah untuk mengurus sendiri semua rencana perjalanan ke Jepang karena Blibli.com memiliki sederet paket wisata andalan dengan harga bersahabat.

Ada tujuh jenis paket wisata yang ditawarkan dengan keunikannya masing-masing, dan dirancang menyesuaikan berbagai jenis budget. Kamu bisa mengeceknya satu per satu di sini. Namun sebelumnya, simak dulu yuk 12 rekomendasi wisata paling populer di Jepang yang cocok dikunjungi oleh semua kalangan.

TEMUKAN BERBAGAI PAKET WISATA MENARIK KE ASIA DI SINI

1. Tokyo

Via Japan-guide.com

Tokyo adalah ibu kota Jepang dan kota metropolis terpadat di dunia. Ini juga merupakan salah satu dari 47 prefektur Jepang, yang terdiri dari 23 distrik di pusat kota, beberapa daerah penyangga, dan desa sebuah di barat pusat kota. Bahkan, Kepulauan Izu dan Ogasawara di tengah Samudera Pasifik pun termasuk bagian dari Tokyo.

Sebelum 1868, Tokyo dikenal sebagai Edo. Kota kastil kecil di Abad ke-16, Edo menjadi pusat politik Jepang pada 1603 ketika Tokugawa Ieyasu mendirikan pemerintahan feodalnya di sana.

Beberapa dekade kemudian, Edo telah tumbuh menjadi salah satu kota terpadat di dunia. Dengan Restorasi Meiji tahun 1868, kaisar dan ibu kota pindah dari Kyoto ke Edo, yang dinamai Tokyo (Ibukota Timur). Sebagian besar Tokyo hancur dalam Gempa Kanto Besar tahun 1923 dan dalam serangan udara pada 1945, namun berhasil bangkit dengan cepat setelahnya.

Saat ini, Tokyo menawarkan pilihan berbelanja, hiburan, budaya, dan santapan yang tampaknya tidak terbatas bagi para pengunjungnya. Sejarah kota dapat diselami di distrik-distrik seperti Asakusa serta di banyak museum, kuil, dan taman yang sangat bagus.

Berlawanan dengan persepsi umum tentang kota yang sangat padat, Tokyo ternyata juga menawarkan sejumlah ruang hijau yang menarik di sekitarnya. Kota yang satu ini pun mudah dikunjungi, baik dari kota lain di Jepang maupun luar negeri.

Di kota ini pula, satu-satunya Disney Sea beroperasi saat ini, yang menawarkan pengalaman menikmati theme park dari sudut pandang kelautan.

BERAGAM PRODUK PILIHAN UNTUK KEGIATAN TRAVELING TERSEDIA LENGKAP DI SINI

2. Osaka

Via Smugmug.com

Ini adalah kota metropolitan terbesar kedua di Jepang setelah Tokyo yang juga merupakan lokomotif ekonomi Wilayah Kansai selama berabad-abad. Osaka sebelumnya dikenal sebagai Naniwa. Sebelum Periode Nara, ketika ibu kota dulu sering berpindah-pindang sesuai dengan pemerintahan masing-masing kaisar, Naniwa adalah pusat pemerintahan Negeri Sakura pertama yang dikenal di kawasan Asia.

Pada Abad ke-16, Toyotomi Hideyoshi–penguasa Jepang pertama yang melakukan kontak dengan bangsa Eropa–memilih Osaka sebagai lokasi kastilnya dan kemungkinan sejak itu mengubahnya menjadi ibu kota politik serta pedagangan Jepang.

Karena pandangan moderatnya yang lebih dini dibandingkan kota-kota lainnya di Jepang, tidak heran jika kini Osaka menjelma menjadi wilayah yang sangat dinamis. Karena sejarah persinggungan global pula, Osaka dikenal memiliki kekayaan kuliner yang paling beragam di Negeri Sakura, termasuk di antaranya takoyaki dan tempura yang lazim kita kenal saat ini.

Di Osaka pula, kamu akan menemukan Universal Studios terbesar di Asia Pasifik, yang di dalamny amemiliki wahana Harry Potter satu-satunya di belahan Bumi timur.

ANEKA TAS TRAVELING FUNGSIONAL TERSEDIA LENGKAP DI SINI

3. Kyoto

Via Contexttravel.com

Kyoto berfungsi sebagai ibu kota Jepang dan kediaman kaisar dari 794 hingga 1868. Ini adalah salah satu dari sepuluh kota terbesar di Negeri Matahari Terbit, namun memiliki keunikan tersendiri berupa perpaduan apik antara klasik dan modern dalam gaya hidup keseluruhannya.

Selama berabad-abad, Kyoto dihancurkan oleh banyak perang dan kebakaran, tetapi karena nilai historisnya yang luar biasa, kota ini dikeluarkan dari daftar kota sasaran bom atom dan lolos dari kehancuran selama Perang Dunia II.

Kuil yang tak terhitung jumlahnya, kastil dan bangunan bersejarah lainnya terawat dengan sangat apik di berbagai sudut kota, menjadikannya sebagai rujukan terbaik bagi kamu yang ingin menyelami sejarah kebudayaan Jepang lebih dalam.

Beberapa destinasi yang pantang dilewatkan di Tokyo adalah hutan bambu Arashimaya dan lorong oranye yang ikonik di Kuil Fushimi Inari. Jangan lupa juga untuk menikmati beragam ramen tradisional di sini yang konon memiliki varian terbanyak di seantero Jepang.

BINGUNG CARI SEPATU TRAVELING YANG NYAMAN? KLIK DI SINI

4. Gunung Fuji

Titik wisata utama di kawasan Taman Nasional Gunung Fuji terletak pada sebuah dataran cukup luas di ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Daerah ini juga dikenal sebagai Danau Fuji Lima karena di dalamnya terdapat lima danau kecil yang memiliki visual berbeda satu sama lain, namun sama-sama berlatarkan gunung Fuji yang megah.

Nama dari masing-masing lima danau tersebut adalah Kawaguchiko, Saiko, Yamanakako, Shojiko dan Motosuko. Di antara keseluruhan danau tersebut, Kawaguchiko adalah yang termudah untuk diakses dan menawarkan hal-hal paling banyak untuk dilihat dan dilakukan bagi para pelancong asing.

Bergeser sedikit ke arah tenggara Danau Fuji Lima, terdapat sebuah komplek resor Fujigoko yang menawarkan pengalaman liburan bersalju paling epik di Jepang. Bagaimana tidak, kamu bisa menikmati beragam permainan di atas es–atau sekedar menikmati suasana–dengan latar pemandangan berupa Gunung Fuji dan beberapa danau di sekitarnya.

Di hampir seluruh sisi Gunung Fuji, kamu juga akan menemukan banyak sumber air panas dan museum bersejatah yang dijamin akan memberi penyegaran baru dalam perjelananmu ke kawasan ini.

Tidak sampai di situ, kamu juga bisa mengunjungi Fuji Q Highland, salah satu taman hiburan paling populer di Jepang dengan roller coaster yang memecahkan rekor, dan tentu saja latar pemandangan Gunung Fuji yang spektakuler.

PERSIAPKAN PAKAIAN MUSIM DINGIN TERBAIK DI SINI

5. Sapporo

Via Planetware.com

Sebagai ibu kota dan satu-satunya metropolitan Hokkaido, Sapporo menjadi gerbang utama untuk menjelajah pulau besar yang terletak paling utara di gugusan Kepulauan Jepang itu.

Dikenal sebagai kota terbesar kelima di Jepang, geliat Sapporo justru merupakan yang termuda di antara lainnya, di mana baru berkembang pesat mejelang akhir Abad ke-19, terutama setelah ditemukan banyak sumber gas alam dan tambang mineral bernilai tinggi.

Pada awal Periode Meiji, ketika pengembangan Hokkaido dimulai dalam skala besar, Sapporo dipilih sebagai pusat administrasi pulau dan diperbesar sesuai dengan saran dari spesialis asing. Akibatnya, Sapporo dibangun berdasarkan sistem jalan persegi panjang gaya Amerika Utara.

Sapporo menjadi terkenal di dunia pada tahun 1972 ketika Olimpiade Musim Dingin diadakan di sana. Saat ini, kota tersebut terkenal dengan wisata ramen, bir, dan festival salju tahunan yang diadakan pada bulan Februari.

LIHAT PENAWARAN MENARIK KE JEPANG PAS LOW SEASON DI SINI

6. Nagoya

Dengan lebih dari dua juta penduduk, Nagoya adalah kota terpadat keempat di Jepang. Ini adalah ibukota Prefektur Aichi dan kota utama di dataran Nobi, salah satu dari tiga dataran besar Pulau Honshu, yang sekaligus menajdi pusat metropolitan dan industri setempat.

Nagoya berkembang sebagai kota kastil Owari, salah satu dari tiga cabang keluarga Tokugawa yang berkuasa selama Zaman Edo. Banyak kota, termasuk sebagian besar bangunan bersejarahnya, dihancurkan dalam serangan udara tahun 1945.

Kini, Nagoya berkembang menjadi kota dengan perkembangan teknologi paling inovatif di Jepang. Perusahaan-perusahaan terkemuka dunia, seperti Toyota Motor Corporation dan Sony, mempertahankan kantor pusatnya di sini dan bahkan mendirikan beberapa pusat interaksi yang mengagumkan.

PAKET WISATA LUAR NEGERI HANYA DI BLIBLI.COM

7. Hakone

Hakone adalah bagian dari Taman Nasional Fuji-Hakone-Izu, yang berjarak kurang dari seratus kilometer dari Tokyo. Terkenal karena sumber air panas, keindahan alam, dan pemandangan ke Danau Ashinoko dari Gunung Fuji di dekatnya, Hakone adalah salah satu tujuan paling populer di kalangan wisatawan Jepang dan internasional yang mencari momen istirahat berkualitas tidak jauh dari Tokyo.

Di sini, kamu akan menemukan banyak sekali penginapan tradisional bergaya Jepang, lengkap dengan sumber pemandian air panasnya sendiri. Terdapat pula beragam pilihan bar khas Jepang yang akan menjadi rujukan terbaik untuk menghabiskan malam bersama teman perjalananmu.

BERGAYA DENGAN ANEKA KACA MATA HITAM STYLISH, TEMUKAN DI SINI

8. Nara

Via Travelandleisure.com

Ibu kota permanen pertama Jepang ini didirikan pada tahun 710 di Heijo yang sekarang dikenal sebagai Nara. Sebelumnya, ibu kota terdahulu dipindahkan ke lokasi baru setiap kali seorang kaisar baru naik takhta.

Namun, ketika pengaruh dan ambisi politik dari biara-biara Buddha yang kuat di kota itu tumbuh menjadi ancaman serius bagi pemerintah, ibu kota dipindahkan dari Nara ke Nagaoka pada 784 dan beberapa tahun kemudian ke Kyoto.

Nara terletak kurang dari satu jam dari Kyoto dan Osaka. Karena masa lalu sebagai ibu kota permanen pertama, kota ini tetap penuh dengan harta bersejarah, termasuk beberapa kuil tertua dan terbesar di Jepang.

Di sini, kamu juga akan merasakan pengalaman menikmati keindahan kota dengan ditemani oleh ribuan ekor rusa. Ya, Nara memang terkenal sebagai kota yang membebaskan rusa berkeliaran di seluruh sudutnya. Jangan takut mendekat karena hewan-hewan ini jinak.

CARI PERLENGKAPAN KEAMANAN SELAMA PERJALANAN? TEMUKAN DI SINI

9. Fukuoka

Via Planetware.com

Fukuoka adalah kota terbesar di Pulau Kyusuhu, dan juag meruoakan satu dari sepuluh kota terpadat di Jepang. Karena kedekatannya dengan daratan Asia (lebih dekat ke Seoul daripada ke Tokyo), Fukuoka telah menjadi kota pelabuhan penting selama berabad-abad dan dipilih oleh pasukan invasi Mongol sebagai titik pendaratan mereka di abad ke-13.

Fukuoka hari ini adalah hasil perpaduan dua kota pada tahun 1889 ketika kota pelabuhan Hakata dan bekas kota benteng Fukuoka disatukan menjadi satu kota bernama Fukuoka. Hakata tetap menjadi nama salah satu distrik pusat Fukuoka dan stasiun kereta api utama.

Apa yang bisa kamu temukan di sini? Banyak sekali, terutama wisata kulinernya yang unik. Makanan di sana tidak banyak mengadaptasi berbagai pengaruh asing dalam kreasinya, loh.

JANGAN LUPA SEDIAKAN SNACK PENGGANJAL PERUT ANDALAN DI SINI

10. Hiroshima

Via Jrailpass.com

Kamu tentu pernah mendengar nama Hiroshima dalam pelajaran sejarah di sekolah dulu. Setelah mengalami kehancuran dahsyat akibat bom atom pada Perang Dunia II, kini kota tersebut telah bangkit menjadi salah satu pusat peradaban terkemuka di kawasan Jepang tenggara.

Setelah perang, upaya besar dilakukan untuk membangun kembali kota. Prediksi bahwa Hiroshima akan ditinggalkan terbukti salah. Kini, kota ini justru berkembang pesat menjadi kota yang kreatif yang disokong oleh pertumbuhan signifikan dari berbagai industri kreatifnya, terutama di bidang garmen.

Selain itu, berbagai monumen yang hancur dari warisan sejarah Hiroshima, seperti Kastil Hiroshima dan Taman Shukkeien, dibangun kembali. Di tengah kota, sebuah taman besar dibangun dan diberi nama yang akan mencerminkan aspirasi kebangkitan kota ini, yakni Peace Memorial Park.

PAKET TRAVEL MULAI DARI RP 10 JUTA HANYA DI BLIBLI.COM

11. Sendai

Via Fastjapan.com

Dengan sekitar satu juta penduduk, Sendai sejauh ini adalah kota terbesar di Wilayah Tohoku dan salah satu dari 15 kota terbesar di Jepang.

Kota modern Sendai didirikan sekitar tahun 1600 oleh Date Masamune, salah satu penguasa paling kuat di Jepang yang feodal. Banyak tempat wisata Sendai terkait dengan Masamune dan keluarganya.

Sendai adalah kota besar terdekat dengan pusat gempa bumi pada 11 Maret 2011. Tsunami menghancurkan pinggirannya yang terletak di peisir Samudera Pasifik, tetapi tidak menyebabkan kerusakan besar di pusat kota. Hampir semua tempat wisata dibuka kembali dalam beberapa bulan setelah gempa.

Kurang dari satu jam ke arah timur laut dari pusat kota, kamu akan menemukan distrik Matsushima yang teluknya dihiasi oleh pulau-pulau berselimut hutan pinus cantik. Pemandangan tersebut menjadikannya sebagai salah satu dari tiga pemandangan paling indah di Jepang.

INGIN TETAP TAMPIL STYLISH DENGAN PAKAIAN TRAVELING BASIC? CEK DI SINI

12. Kanazawa

Via Fastjapan.com

Selama Periode Edo, Kanazawa menjabat sebagai pusat pemerintahan Klan Maeda, klan feodal kedua yang paling kuat setelah Tokugawa dalam hal produksi beras dan ukuran wilayah. Dengan demikian, Kanazawa tumbuh menjadi kota dengan pencapaian budaya yang hebat, menyaingi Kyoto dan Edo (Tokyo).

Selama Perang Dunia II, Kanazawa adalah kota terbesar kedua di Jepang (setelah Kyoto) yang tidak mengalami serangan udara oleh pasukan Sekutu. Akibatnya, bagian-bagian kota kastil tua, seperti distrik samurai Nagamachi dan distrik hiburan chaya, telah bertahan dalam kondisi yang cukup baik.

Saat ini, Kanazawa tetap menjadi kota penting di wilayahnya dan berfungsi sebagai ibukota Prefektur Ishikawa. Kota ini menawarkan banyak tempat wisata bersejarah seperti tempat tinggal Klan Maeda dan distrik yang dipugar, serta beberapa museum modern.

Daya tarik utama Kanazawa yang tak tertandingi adalah Kenrokuen, salah satu dari “tiga taman lanskap terbaik” Jepang dan oleh banyak orang dianggap sebagai yang paling indah di kelasnya.

TEMUKAN BERBAGAI PRODUK TAS PERJALANAN TERBAIK DI SINI

Setelah menyelami informasi dasar tentang 12 destinasi wisata unggulan di Jepang, kini saatnya untuk memperhatikan beberapa tips mendasar untuk bisa jalan-jalan dengan tenang di Jepang.

Via Jrailpass.com

1. Beli Kartu JR Pass

Hal terbaik dan paling ekonomis untuk berpergian menjelajah Jepang adalah membeli JR Pass. Kartu ini memungkinkan pelancong melakukan perjalanan tak terbatas dari kota ke kota di seluruh jaringan JR, dengan harga sekitar US$233 (sekitar Rp3 juta) selama 7 hari.

Kartu ini juga berguna untuk bepergian dengan kereta jarak jauh dan kereta bawah tanah di hampir seantero wilayah Jepang. Untuk menghemat waktu, kamu bsa memesannya secara online sebelum terbang ke Negeri Sakura.

2. Sediakan Cukup Uang Tunai Yen

Perhatikan pula bahwa Jepang bukanlah negara yang ramah kartu kredit seperti negara lain, kecuali menggunakannya di department store dan restoran. Sebagian besar toko kecil hanya menerima pembayaran dengan uang tunai atau dompet digital yang hanya bisa dimiliki oleh penduduk ber-KTP atau berstatus warga asing khusus di Jepang.

Pastikan kamu membawa uang tunai yang cukup sehingga dapat menikmati berbagai makanan enak di kedai dan gerai makanan pinggir alannya. Jika kepepet, kamu juga bisa menukar mata uang Yen di bandara atau beberapa toko 7-eleven yang menerima kartu debit untuk penarikan tunai.

3. Pelajari Beberapa Kosakata Dasar dalam Bahasa Jepang

Kebanyakan orang Jepang tahu sedikit bahasa Inggris, tetapi di sini ada beberapa ungkapan sederhana bagi kamu untuk berinteraksi dengan penduduk lokal.

Sumimasen = Permisi

Arigatou = Terima kasih

Hai = Ya

Konnichiwa = Halo

Onegaishimasu = Tolong

4. Siapkan Makanan Ringan Selama Penerbangan

Perjalanan udara dari Jakarta menuju Jepang –khususnya Tokyo– memakan waktu tujuh jam jika terbang langsung, dan bisa mencapai belasan Jepang jika terdapat transit. Ada baiknya untuk menyediakan beberapa camilan di tas yang kamu bawa ke kabin, setidaknya sebagai jaga-jaga jika kamu tidak kenyang–atau tidak suka–dengan makanan yang disajikan dalam pesawat.

Beberapa makanan yang bisa kamu bawa selama penerbangan menuju Jepang adalah aneka jenis keripik, energy bar, granola, atau bisa juga mengudap cup noodle dengan meminta air panas pada pramugari.

Jangan lupa juga perhatikan sesi istirahatmu selama di dalam pesawat dengan menyiapkan bantal leher, jaket, atau kardigan, dan masker mata untuk kenyamanan.

LIHAT DI SINI UNTUK BELI TIKET TOUR & TRAVEL KE JEPANG

Rio

Digital agency’s worker, amateur internet scholar, professional gamer also very in love of running in a field and swimming. A community person who loves touring with bike or motorcycle.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY