Memilih Buku yang Tepat untuk Si Kecil

Photo via pexels.com

Tak jarang, Bubu dan Pak Suami sudah semangat membacakan buku untuk si Kecil yang berusia balita, tetapi si Kecil malah tidak tertarik. Di lain kesempatan, Bubu membelikan buku dengan gambar-gambar timbul 3 dimensi yang menarik, eh malah ditarik sama si Kecil hingga robek. Huhuhu sedih dan kesal ya. Niatnya mau membacakan buku, malah jadi ngomel-ngomel.

Agar hal tersebut tidak terjadi, Bubu dan Pak Suami bisa perhatikan beberapa hal di bawah ini dalam memilih buku untuk si Kecil, terutama di usia 1-4 tahun.

  1. Pastikan buku sesuai untuk usia si Kecil. Di usia 1-2 tahun, buku yang terbuat dari kertas tebal (board book) menjadi pilihan yang tepat. Di usia ini si Kecil masih belajar membalikkan halaman buku dengan hati-hati, sehingga pilihan bahan karton yang tebal menjadi aman untuk si Kecil. Di usia 3-4 tahun, pilihan buku untuk si Kecil sudah lebih beragam. Buku dengan ukuran besar, kecil, berkarton tebal, ataupun kertas biasa bisa dipilih bagi si kecil. Perhatikan rekomendasi usia yang diberikan oleh penulis maupun penerbit buku. Rekomendasi usia tersebut diberikan biasanya untuk menyesuaikan usia anak dalam memahami isi buku.
  2. Perhatikan kesukaan si Kecil. Di awal mengenalkan buku pada si Kecil, penting untuk Bubu dan Pak Suami, memahami hal yang saat itu menjadi kesukaan si Kecil. Misalnya si Kecil sedang suka sekali dengan ikan, maka Bubu dan Pak Suami bisa memilihkan buku yang memiliki cerita mengenai hewan laut. Hal ini dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi si Kecil untuk menumbuhkan minat membaca buku. Apabila si Kecil sudah senang membaca buku, tentunya Bubu dan Pak Suami dapat mengeksplorasi lebih banyak lagi topik yang beragam.
  3. Gambar dan tulisan yang menarik. Di usia 1-4 tahun, biasanya si Kecil masih lebih banyak melihat gambar dan warna-warna yang menarik perhatiannya. Usahakan untuk memilihkan buku dengan komposisi gambar lebih banyak dibandingkan tulisannya.
  4. Pilihlah buku yang isinya tidak jauh dari keseharian si Kecil. Anak akan mudah memahami isi buku ketika cerita dalam buku tersebut menceritakan hal yang ia temui sehari-hari. Keterkaitan isi cerita dengan diri si Kecil membantunya menghayati cerita di buku. Hal ini juga akan sangat membantu apabila Bubu atau Pak Suami ingin mengajarkan si Kecil mengenai nilai-nilai tertentu yang disampaikan penulis melalui cerita tokoh di dalamnya.
  5. Baca dahulu isi buku, sebelum membacakan pada si Kecil. Bubu dan Pak Suami perlu membaca dulu seluruh isi buku sebelum membacakan pada si Kecil. Hal ini penting karena Bubu dan Pak Suami perlu memastikan apakah informasi yang diberikan cukup jelas dan tepat. Selain itu penting juga untuk memastikan bahwa isi buku sesuai dengan nilai-nilai yang dianut keluarga.

Semoga beberapa saran di atas dapat membantu Bubu dan Pak Suami dalam memilih buku cerita untuk si Kecil di rumah ya. Perlu diingat, semakin awal si Kecil dikenalkan dan mengalami pengalaman yang menyenangkan dalam kegiatan membaca, semakin mudah ditumbuhkan kecintaannya pada buku dan aktivitas membaca. 😊

Oleh: Binky Paramitha I., M.Psi., Psikolog
Expert Partner Sahabat Ibu Pintar
Referensi:
https://eclkc.ohs.acf.hhs.gov/parenting/article/tips-parents-choosing-books-infants-toddlers#:~:text=Choose%20books%20with%20large%20pictures,along%20with%20a%20big%20picture.
https://ucanr.edu/sites/ReadytoSucceed/Books_for_Young_Children/
https://www.scholastic.com/parents/books-and-reading/reading-resources/book-selection-tips/book-recommendations-choosing-great-books-children.html

Ruth Nina

Ibu satu anak yang merasa bahwa menulis adalah cara terbaik belajar tentang parenting dan petualangannya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY