Manfaat Sehat dari Sering Melompat di Atas Trampolin

Sejauh ini, melompat di atas trampolin mungkin adalah latihan terbaik yang pernah dilakukan oleh manusia. Gerakan naik turun berirama sederhana ini melibatkan partisipasi setiap otot sehingga merangsang seluruh sel menghasilkan efek penyembuhan dan peremajaan yang luar biasa.

Dikutip dari situs CNN.com, melompat di atas trampolin memiliki manfaat unik dibandingkan dengan bentuk latihan lainnya. Ini melibatkan peningkatan G-force atau gaya yang diciptakan pada tubuh sebagai akibat dari gravitasi.

Saat kamu melompat di atas trampolin, ada akselerasi dan deselerasi yang terjadi pada setiap lompatan. Seluruh total 638 otot di dalam tubuh bergantian lentur dan rileks sehingga mengencangkan seluruh sistem yang saling berkaitan.

Lantas, apa saja manfaat sehat dari rajin melompat di atas trampolin? Sebelum membahasnya lebih lanjut, yuk simak dulu penggalan singkat tentang sejarah terciptanya trampolin di bawah ini.

TEMUKAN TIKET AGENDA OLAHRAGA TERBAIK DI BLIBLI.COM

Trampolin pertama kali diciptakan pada 1934 oleh dua orang pria warga negara Amerika Serikat (AS), George Nissen dan Larry Griswold. Mereka adalah sarjana dan atlet di Iowa University, yang kagum pada trik lompat pantul pada pertunjukan trapeze di sirkus.

Dari situ, sebagaimana dikutip dari situs web Rebounderz.com, keduanya merancang jaring mereka sendiri yang berkarakter lebih kuat dan tebal, serta menciptakan efek pantulan yang sangat menonjol. Ide tersebut direalisasikan pada bentangan kain kanvas, tali tambang, dan batang besi untuk menyatukan semuanya. Hasil otak-atik inilah yang menjadi cikal bakl trampolin modern.

Adapun penamaan trampolin berasal dari kisah awal pemanfaatan produk tersebut, yakni sebagai papan lompat alternatif dalam latihan menyelam yang dilakukan oleh Nissen di kampusnya.

Trampolin adalan kata dalam bahasa Spanyol yang berarti “papan lompat” dan kebetulan rekan latihan Niesen mayoritas adalah keturunan imigran dari Negeri Matador.

null
Photo by Oztrampolines

Butuh waktu hampir setahun sejak trampolin tercipta, Nissen dan Griswold baru menyadari bahwa produk tersebut bisa digunakan untuk melakukan lebih banyak hal. Keduanya pun kemudian memperkenalkannya ke departemen atletik di kampus mereka.

Dari University of Iowa, trampolin segera menyebar ke setiap departemen atletik yang dimiliki oleh berbagai universitas besar di kawasan Midwest, AS.

Bahkan, pemerintah AS juga melirik trampolin sebagai alat multifungsi bagi militer, seperti salah satunya dalam melatih para penerbang selama Perang Dunia II. Hal ini terbukti mampu meningkatkan keseimbangan dan orientasi ruang prajurit di udara.

Tidak butuh waktu lama bagi dunia untuk melihat nilai guna trampolin. Selepas Perang Dunia II, NASA segera mengembangkan trampolin sebagai alat untuk melatih para astronot dalam mengatur retensi dan keseimbangan dan itu masih berlanjut hingga sekarang.

BINGUNG CARI TRAMPOLIN BERKUALITAS? BROWSING AJA DI BLIBLI.COM

Nah, sekarang sudah tahu kan cuplikan sejarahnya? Sekarang, yuk kita telisik lebih jauh tentang berbagai manfaat sehat dari rajin melompat di atas trampolin.

1. Meningkatkan Kepadatan Tulang

null
Photo by Omidoo

Melompat secara teratur di atas trampolin dapat membantu meningkatkan kepadatan tulang pada orang di segala usia. Aktivitas ini juga efektif dalam mencegah osteoporosis pada mereka yang berusia lanjut, dengan mempertahankan massanya tulangnya.

Untuk diketahui, tulang memiliki kemampuan menjadi lebih kuat di bawah tekanan, dam sebaliknya akan semakin lemah jika jarang bergerak. Cara terbaik untuk mengatasi isu ini adalah dengan bergerak melawan gravitasi.

Sebagai contoh, astronot dapat kehilangan hingga 15 persen dari tulang dan massa otot mereka selama 14 hari di ruang angkasa dengan gravitasi nol. Melompat di atas trampolin adalah strategi utama NASA untuk membantu membangun kembali tulang dan mencegah membalikkan osteoporosis pada astronot.

TRAMPOLIN DAN ANEKA ALAT KETANGKASAN LAINNYA DAPAT DITEMUKAN DI SINI

2. Menguatkan Setiap Sel dalam Tubuh

null
Photo by twimg.com

Rutin melompat di atas trampolin efektif mendorong seluruh 37 triliun sel dalam tubuh bergerak naik dan turun. Tegangan gravitasi dan G-Force pada masing-masing sel menyebabkan ia menyesuaikan diri dengan peningkatan beban dengan menjadi lebih kuat, sehingga meningkatkan energi sel dan fungsi mitokondria.

Kesehatan jaringan sel sangat mendasar bagi kesehatan total kita sebagai manusia. Ketika sel-sel tidak berfungsi, mereka menjadi rentan terhadap kerusakan DNA. Sebaliknya, ketika setiap sel berfungsi optimal dan harmonis, kekuatan dan kesehatan tubuh adalah hasil yang tidak terelakkan.

CEK DI SINI UNTUK TEMUKAN BERAGAM ALAT OLAHRAGA MENARIK

3. Membantu Detoksifikasi Tubuh

null
Photo by well-beingsecrets.com

Melompat di atas trampolin dapat membantu bersihkan sistem limfatik pada manusia atau dalam kata lain mendorong racun keluar dari tubuh kita. Saat ini, kita hidup di masa yang belum pernah terjadi sebelumnya, ketika terus-menerus terpapar sejumlah besar polusi lingkungan dan racun dalam makanan, udara, dan air yang kita konsumsi.

Kesehatan yang baik bergantung pada kemampuan tubuh kita untuk menghilangkan racun-racun tersebut secara efektif. Tubuh yang sangat beracun dapat menyebabkan infeksi dan gangguan metabolisme serius seperti kanker.

Berbeda dengan sistem peredaran darah yang memiliki jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh, sistem limfatik tidak memiliki pompa dan tergantung pada gerakan tubuh untuk bersirkulasi. Karena cairan limfatik mengalir ke arah atas, gerakan lompatan vertikal pada trampolin lebih efektif dalam memompa cairan getah bening, daripada latihan gerakan horizontal seperti berjalan dan berlari.

Dengan demikian, melompat secara teratur di atas trampolin dapat mendukung detoksifikasi, sehingga seluruh anggota tubuh dapat terus berfungsi dengan baik, dan kita pun menjadi lebih awet muda.

TEMUKAN VOUCHER TRAMPOLINE PARK DENGAN HATRGA TERBAIK DI BLIBLI.COM

4. Meningkatkan Fungsi Pencernaan dan Kesehatan Usus

null
Photo by grouponcdn

Siapa sangka jika rajin melompat di atas trampolin dapat bermanfaat bagi kesehatan pencernaan pada manusia. Hal ini dikarenakan gerakan naik-turun berirama merangsang kontraksi dan relaksasi otot yang membentuk saluran pencernaan.

Peristaltik pencernaan yang membaik berarti tubuh mampu memproses dan menyerap nutrisi dengan lebih efisien. Ketika tubuh menerima nutrisi yang dibutuhkan, hal itu akan mendorong tersedianya bahan yang diperlukan untuk penyembuhan dan peremajaan diri.

Selain itu, gelombang peristaltik teraktivasi di usus juga memungkinkan makanan untuk mengalir lebih cepat, yang berujung pada lancarnya proses pembuangan limbah, atau dengan kata lain, mengurangi risiko sembelit.

TEMUKAN SEGALA ALAT KEBUGARAN PRAKTIS DI SINI

5. Meningkatkan Postur, Keseimbangan, dan Koordinasi Tubuh

null
Photo by Unsplash

Melompat di atas trampolin membantu meningkatkan keseimbangan, koordinasi, dan postur dengan merangsang saraf mata dan saluran telinga bagian dalam.

Sebuah penelitian di Brasil selama 14 minggu menyimpulkan bahwa latihan trampolin meningkatkan kemampuan lansia untuk memulihkan keseimbangan mereka ketika jatuh. Ini adalah bantuan besar karena jatuh untuk orang tua dapat mengakibatkan patah tulang atau cedera kepala.

Studi lain yang menarik di Australia menemukan bahwa rutin lompat trampolin penting untuk meningkatkan keseimbangan pada atlet dan memperkecil riisko keseleo pada pergelangan kaki. Lebih dari itu, aktivitas terkait juga ampuh meningkatkan penyelarasan tulang belakang, yang membantu meredakan nyeri sendi, punggung, dan leher.

TETAP SEHAT DAN GAYA DENGAN BERBAGAI PERLENGKAPAN OLAHRAGA TERBAIK, KLIK DI SINI

Terlepas dari itu semua, melompat di atas trampolin sejatinya mampu memberi kesan sehat. Aktivitasnya yang menuntut kelenturan dan kebebasan bergerak mendorong pelepasan endorfin, yakni hormon “merasa enak” yang mampu mengangkat suasana hati, serta memicu optimisme dan kepercayaan diri.

Nah, Blibli.com lagi punya penawaran seru untuk bermain trampolin di Bounce Street Trampoline Park. Berlokasi di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, ini adalah arena trampolin terbesar se-Indonesia, yang memiliki beragam jenis arena menarik.

So, kapan kamu akan mulai rajin melompat di atas trampolin?

Raya

Raya

Crafts and cultures enthusiast who lives in Kota Gede, DIY. I love to travel around Indonesia because this country is more adventurous, unique, and interesting than any other. When I stay in the city, I usually going to a spa, jogging in the city park, and of course, gathering with my friends.
Raya

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY