Mengenal Lagu Daerah Sumatera Barat dan Makna di Dalamnya

sumatera barat

Lagu Daerah Sumatera Barat – Sumatera Barat dikenal melalui kebudayaan Minangkabau yang ada di sana. Banyak seniman dari daerah ini yang menekuni dunia musik. Nah, ada juga lagu daerah Sumatera Barat. Lagu-lagu ini memiliki keunikan tersendiri. Selain bahasa daerahnya yang khas, musiknya pun juga demikian.

Nggak sedikit juga lagu daerah ini yang dikenal di seluruh Indonesia. Seperti di antaranya Ayam Den Lapeh dan Kampuang Nan Jauah Di Mato. Blibli Friends pasti pernah dengar lagu-lagu tersebutkan? Di dalam lagu tersebut rupanya juga tersirat makna dan artinya, lho. Yuk, mari langsung simak. 


Baca juga: Inspirasi Liburan Anti Mainstream. Kita Ke Barat, Kita Ke Sumatra!

  1. Bareh Solok

Lirik Lagu Bareh Solok

Bareh Solok, tanak didandang
Dipagatok ulam pariok
Bunyi kulek cando badendang
Dek ditingkah ondeh mak, si sambalado
Urang Sumpu jalan barampek
Di Singkarak singgah dahulu
Bareh baru makan jo pangek
Indak tampak ondeh mak, mintuo lalu
Bareh Solok, bareh tanamo
Bareh Solok, lamak rasonyo

Bareh Solok juga bisa kamu sebut dengan beras Solok. Nah, ini merupakan komoditas beras yang asalnya dari kota Solok. Kota ini berada di Sumatera Barat. Sebenarnya, beras ini sama saja dengan jenis pada umumnya. Akan tetapi, rasa berasnya khas. Ini yang membuatnya berbeda. Bahkan terkenal sampai luar Sumatera Barat.

Karena rasanya yang khas dan terkenal itulah, dibuatlah lagu tentang beras ini. Nuskan Sjarif merupakan pencipta lagu tersebut yang berjudul Bareh Solok. Kemudian, lagu ini dipopulerkan oleh penyanyi Elly Kasim.

2. Ka Parak Tingga

Lirik Lagu Ka Parak Tingga

Ka parak tingga jalan babelok
Tampek bajalan ‘rang Koto Gadang
Nan pai ati tak elok nan tingga dara tak sanang
Nan pai ati tak elok nan tingga dara tak sanang

Marilah kito mancari paku
Di parak tingga banyak batangnyo
Dikana maso daulu badarai si ala mato
Dikana maso daulu badarai si aia mato

Selanjutnya ada lagu daerah Ka Parak Tingga. Lagu dari Sumatera Barat ini bertema tentang percintaan. Lirik lagunya yang unik berbentuk pantun. Cerita lagu ini adalah tentang kesedihan seseorang yang ditinggalkan kekasihnya. 

Nah, cerita yang dikisahkan di dalam lagu tersebut, yaitu berlatar kisah tentang perantauan. Ini karena masyarakat Minang mempunyai budaya rantau yang sangat kuat. Budaya tersebut bahkan sudah terkenal di kalangan masyarakat luar daerah.

3. Kambanglah Bungo

Lirik Lagu Kembanglah Bungo

Kambanglah bungo parauitan si mambang riang
ditarikan di desa dusun Ranah Minang
Bungo kambang sumarakanjuang
Pusaka Minang Ranah Pagaruyuang
Dipasuntiang siang malam tabayang-bayang rumah nan gadang
Kambanglah bungo parauitan si mambang riang
ditarikan di desa dusun Ranah Minang

Satu lagi lagu daerah yang bercerita tentang romansa. Itu adalah lagu berjudul Kambanglah Bungo dari Sumatera Barat. Cerita romansa memang memiliki daya tarik tersendiri. Nggak heran sih kalau banyak lagu daerah yang mengangkat tema cerita romansa ini.

Lagu Kambanglah Bungo juga nggak hanya sekedar bercerita mengenai percintaan. Namun, di dalam lagunya juga ada latar budaya yang mengakar dan tumbuh di daerah tersebut. Lagu ini juga populer di Sumatera Barat lho.

4. Kampuang Nan Jauah Di Mato

Lirik Lagu Kampuang Nan Jauah di Mato

Kampuang nan jauh di mato
Gunuang Sansai Baku Liliang
Takana Jo Kawan, Kawan Nan Lamo
Sangkek Basu Liang Suliang

Panduduknya nan elok nan
Suko Bagotong Royong
Kok susah samo samo diraso
Den Takana Jo Kampuang

Takana Jo Kampuang
Induk Ayah Adik Sadonyo
Raso Mangimbau Ngimbau Den Pulang
Den Takana Jo Kampuang

Kampuang Nan Jauah di Mato bisa dibilang merupakan lagu daerah yang sangat terkenal. Lagu ini bahkan sudah nggak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Baik musiknya maupun liriknya. Bahkan, mungkin aja kamu hafal sedikit-sedikit lagunya. Apa jangan-jangan dengan baca judulnya aja kamu langsung melantunkan lagu ini?

Sementara, Kampuang Nan Jauah di Mato dalam Bahasa Indonesia, artinya “Kampung yang Jauh di Mata”. Ini adalah lagu khas daerah Sumatera Barat. Pencipta lagu ini yaitu Mahyuddin. Lagu ini juga sering diajarkan kepada anak-anak.

5. Mak Inang

Lirik Lagu Mak Inang

Kami ini tak pandai menari
sebarang tari kami tarikan
kami ini tak pandai menari
sebarang tari kami tarikan
kami ini tak ahli menyanyi
sebarang nyanyi kamu nyanyikan
kami ini tak ahli menyanyi
sebarang nyanyi kami nyanyikan

Singkarak kotanya tinggi
asam pauh dari seberang
Singkarak kotanya tinggi
asam pauh dari seberang
Awan b’raraklah ditangisi
badan jauh di rantau orang
Awan b’raraklah ditangisi
badan jauh di rantau orang

Asam pauh dari seberang
tumbuhnya dekat tepinya tebat
Asam pauh dari seberang
tumbuhnya dekat tepinya tebat
badan jauh di rantau orang
sakit siapa akan mengubat
badan jauh di rantau orang
sakit siapa akan mengubat

Sebenarnya, Mak Inang merupakan tarian tradisional Melayu. Tarian ini sudah ada sejak zaman kesultanan Malaka. 

Lagu ini biasa menjadi salah satu backsound tari yang diiringi dengan alunan musik yang khas banget. Dipercaya musik tersebut diciptakan menurut perintah dari Sultan Mahmud Shah. Beliau adalah Sultan dari Malaka. Tarian ini juga biasa disebut Si Kembang Cina. Sebab ada unsur kebudayaan Tionghoa di dalamnya. Menarik banget ya!


Baca juga: Uniadek, Rendang Bumbu Alami Khas Minang

Wah, setiap lagu daerah Sumatera Barat punya maknanya sendiri, ya? Masing-masing lagu juga unik. Bahkan, ada yang merupakan lagu tarian. Bakal seru kalau kamu bisa liburan ke Sumatera Barat dan dapat kesempatan nonton acara pertunjukan seni yang ada. Kalau mau pergi liburan ke sana, pesan tiket pesawat di Blibli! Ada rute penerbangan lengkap, dan banyak promo yang tentunya bikin liburan kamu lebih hemat! 

Dapatkan Tiket Pesawat Murah Hanya di Sini!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY