Beragam Lagu Daerah Aceh Beserta Maknanya yang Tersimpan

aceh
Image Source: Gasbanter Journal

Lagu Daerah Aceh – Seiring perkembangan zaman, musik populer jadi lebih diminati masyarakat awam. Khususnya kaum muda-mudi jadi makin jarang mendengarkan lagu daerah. Padahal, lagu-lagu daerah ini punya nilai seni yang tinggi dan juga menarik, dengan keunikannya sendiri. Termasuk lagu daerah Aceh yang khas dengan musik dan liriknya.

Blibli Friends yang berasal dari Aceh nih, mungkin udah familiar dengan lagu-lagu daerah asal kamu. Nah, untuk kamu yang dari daerah lain, yuk coba kenali dan saling belajar kebudayaan daerah satu ini. Ada banyak sekali lagu daerah asal Aceh yang khas banget, selain alunan yang mendayu liriknya pun punya arti yang mendalam. 

Penasaran nggak sih lagu daerah apa aja itu? Yuk langsung aja simak ulasan di bawah ini.


Baca juga: Makanan Khas Aceh yang Lezat dan Tak Terlupakan, Jangan Sampai Tidak Jajan!

  1. Bungong Jeumpa

Lirik Lagu Bungong Jeumpa

Bungong Jeumpa Bungong Jeumpa
Meugah di Aceh
Bungong teuleubeh teuleubeh
Indah lagoina

Puteh kuneng meujampu mirah
Bungong si-ula indah lagoina
Puteh kuneng meujampu mirah
Bungong si-ula indah lagoina

Bungong Jeumpa merupakan lagu daerah yang menggunakan Bahasa Aceh. Kalau dalam Bahasa Indonesia nih, arti bungong jeumpa adalah bunga cempaka. Lagu ini populer banget! Bahkan, nggak cuma orang-orang Aceh aja nih yang suka sama lagu ini, namun sebagian masyarakat Indonesia yang udah pernah denger pasti akan langsung jatuh cinta.

Nah, lagu Bungong Jeumpa ini punya nilai penting di dalam adat dan kebudayaan orang Aceh. Soalnya, lagu ini menceritakan semangat dan juga keindahan Tanah Aceh. Di mana, semua itu disimbolkan dalam bentuk bunga yang khas, di Kesultanan Aceh. Bunga tersebut adalah bungong jeumpa

2. Tawar Sadenge

Lirik Lagu Tawar Sadenge

Ëngonko sô Tanoh Gayô
Si mêgah murêta dêle
Rôm batang nuyêm si ijo
Kupi bakôe

Pêngënko tôk ni kôrek sô
Uêtmi ko Tanoh Gayô
Sêselên pumu ni baju
Nêtah dirimu

Lagi-lagi lagu daerah dari Aceh yang populer nih yaitu Tawar Sadenge.  Pencipta lagu ini adalah seorang seniman Gayo, yaitu almarhum AR Moese. Lagu ini memiliki lirik yang bercerita tentang sumber daya alam yang kaya, di dataran tinggi Gayo.

Bisa dibilang lagu ini adalah ungkapan rasa syukur untuk Tuhan. Soalnya, Tuhan telah memberikan anugerah sumber daya alam yang melimpah. Selain itu, lagu ini menyiratkan beberapa pesan yang mengajak masyarakat untuk menjaga serta memanfaatkan semua sumber daya alam dengan sebaik mungkin. Sehingga kamu bisa mengelolanya tapi dengan catatan harus tetap  menjaga kelestarian alam.

3. Saleum

Lirik Lagu Saleum

salamalaikom warahmatullah
jaroe dua blah atueh jeumala
jaroe loen siploeh di ateuh ulee
meuah loen lake bak kaom dum na
jaroe loen siploeh di ateuh uboen
salamalaikom loen tegor sapa

jaroe loen siploeh beot sikureung
syarat uloen keun tanda mulia
jaroe sikureung loen beut lapan
genanto timphan ngoen asoe kaya
jaroe loen lapan loen beuot tujoeh
ranub lam bungkoeh loen joek keu gata

Lagu daerah Aceh berikutnya adalah Saleum. Dalam Bahasa Aceh, saleum berarti “salam”. Ini adalah salah satu lagu dari Aceh dengan isi ajaran nilai Islam. Ajaran tersebut adalah anjuran untuk mengucapkan salam kepada sesama. 

Saleum juga lagu yang biasanya dinyanyikan dalam atraksi tari-tarian daerah, untuk penyambutan tamu. Ini adalah lagu yang mencerminkan tentang masyarakat Aceh benget deh! Di mana, dalam menyambut tamu, orang-orang selalu menjunjung tinggi keramahtamahan. Blibli Friends juga harus gitu ya!

4. Lembah Alas

Lirik Lembah Alas

Walo pe kau ndauh di mate
Tapi denoh ni ate 2x

Bakasmu ni pulo Jawe
Aku ni kutecane

Kuharap kao manjage
Kesucien cinte
Semoge cinte abadi
Soh ni wakhi pudhi

Wakhi nggo meganti minggu
Bulan meganti tahun
Metahun-tahun ndah jumpe
Namun aku tetap cinte

Kau umpame bumi aku mate
Wakhi nggo pasti kao aku sinakhi

Begedi me ku hakhap
Cintamu enggi
Bage belin cinteku
Belin atemu bangku

Sekali cinte oh tetap cinte
Sekali sayang oh tetap sayang
Walo pe kithe jakhang jumpe

Selanjutnya ada lagu daerah khas Aceh, Lembah Alas. Jika menuruti maknanya, Lembah Alas merupakan salah satu gampang atau kelurahan, yang ada di Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara. 

Nah, lagu Lembah Alas bercerita tentang kisah sepasang kekasih. Mereka sama-sama saling menjaga kesetiaan. Walaupun keduanya terpisahkan jauh oleh jarak. Yah, sedih banget ya.

5. Do Do Daidi

Lirik Lagu Do Do Daidi

Allah hai dô dô da idi
Boh gadông bi boh kayèe uteun
Rayek sinyak hana peu ma bri
‘Ayéb ngön keuji ureueng dônya kheun

Allah hai dô dô da idang
Seulayang blang ka putôh taloe
Beurijang rayek muda seudang
Tajak bantu prang tabila nanggroe

Wahé aneuek bek taduek lé
Beudöh saré tabila bansa
Bèk tatakot keu darah ilé
Adak pih maté poma ka rèla

Do Do Daidi merupakan lagu berbahasa Aceh yang dinyanyikan seorang ibu ketika menidurkan anaknya. Jadi, sang ibu me-ninabobo-kan buah hatinya dengan menggunakan lagu ini. Biasanya, untuk menyanyikan lagu ini, perlu dilengkapi alat-alat, seperti ija kroeng atau kain sarung, atau ija sawak yakni kain selendang, dan juga tali.

Sang ibu akan menggunakan kain dengan menggantungkannya ke sebuah pohon atau batang kayu. Kemudian, ibu akan menidurkan si bayi di kain tersebut, lalu mengayunkan kainnya. Sambil, menyanyikan lagu Do Do Daidi. 

Di rumah Adat Aceh dengan konstruksi panggung, seorang ibu juga biasanya mengikatkan ayunan bayinya di bawah lantai rumahnya. Lalu, sang ibu bisa menyelesaikan pekerjaan lain sambil mengawasi si bayi yang terlelap.


Baca juga: Fakta Kopi Aceh Gayo, Sudah Tahu?

Bagaimana ternyata lagu daerah Aceh di atas unik banget, ya? Hal ini karena lagu-lagu daerahnya mencerminkan kebudayaan Aceh yang masih kental. Jadi penasaran sama Aceh, nggak sih? Jalan-jalan ke sana, yuk. Pesan tiket pesawat di Blibli aja! Mumpung kamu bisa menikmati promo menarik, jangan lewatkan kesempatan emas ini ya!

Dapatkan Tiket Pesawat Murah Hanya di Sini!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY