Snack Bayi

Moms sudah melewati masa ASI eksklusif enam bulan pertama untuk bayi? Nah, inilah saatnya Moms mulai mengenalkan si kecil pada makanan-makanan selain ASI. Tentu, ASI tetap dibutuhkan. Malah, sebisa mungkin berikan ASI hingga usia bayi usia 24 bulan.

Tapi seiring pertumbuhannyaโ€”terutama pertumbuhan gigi dan jaringan pencernaan makananโ€”yang makin sempurna, bayi memang perlu mulai dikenalkan dengan aneka jenis makanan pendamping ASI (MPASI). Apa saja sih manfaatnya MPASI dikenalkan pada bayi?

  • Membantu anak melatih organ seputar mulutnya

Organ Mulut

Dengan ASI, anak biasanya hanya mengisap. Padahal fungsi lainnya harus juga digunakan si bayi dalam masa pertumbuhan. Karena itu, dengan mengenalkan MPASI, ia akan mulai belajar mengunyah, menelan, dan merasakan kontur atau bentuk makanan yang berbeda-beda.

  • Membantu melatih organ pencernaan

Organ Pencernaan

Organ pencernaan seperti lambung dan usus akan mulai bekerja dengan maksimal, sesuai makanan yang harus diolah. Karena itu, dengan MPASI bayi sebenarnya mulai dilatih untuk dapat mencerna makanan selain dari ASI ibunya. Sehingga setelah lepas dari ASI, ia benar-benar sudah mengenali berbagai macam makanan dan tidak jadi bayi pemilih makanan (picky eater).

Tentu saat mengenalkan MPASI Moms juga harus memahami tahapannya ya. Jangan terlalu cepat dan jangan terlalu lambat juga. Jika terlalu cepat, bayi bisa mengalami gangguan pencernaan. Sebaliknya kalau terlalu lambat, ia bisa kekurangan nutrisi lain yang tidak bisa dipenuhi ASI. Selain itu, jangan memaksa anak juga. Pelan-pelan kenalkan pada beberapa jenis makanan tertentu. Apa saja yang harus disiapkan?

  • Kenalkan dulu dengan makanan lumat

Makanan Lumat

Ini adalah jenis makanan yang bisa langsung ditelan. Misalnya bubur saring, bubur sumsum, atau tim saring. Saat mengenalkan beberapa makanan ini, jangan tambahkan bumbu apa pun agar rasa alami bisa dirasakan si kecil. Dengan begitu, ia tak terjebak pada satu rasa yang disukainya saja.

  • Jika sudah mulai terbiasa, naikkan ke level makanan lembek
  • Makanan Lembek

Moms bisa mulai mengenalkan pada makanan jenis ini pada usia sekitar 8-12 bulan. Bentuknya berupa bubur nasi yang mulai dicampur dengan lauk dan sayur yang dilembekkan. Jika sudah mulai terbiasa, baru coba kenalkan dengan buah berasa manis seperti pisang atau pepaya. Dengan begitu, peralihan dari rasa ASI dan makanan awal yang cenderung tawar ke manis bisa bertahap. Ini penting agar si kecil tidak gampang jadi pemilih makanan.

Oh ya Moms, pada tahap makanan lumat dan lembek ini, coba lihat juga reaksi si kecil ya. Apakah ada jenis makanan tertentu yang memicu reaksi alergi padanya. Jika ada, segera jauhkan jenis makanan itu demi kesehatannya.

Setelah lewat masa 12 bulan, Moms bisa lebih mudah memilih jenis makanan. Makanan ringan bayi seperti ini juga bisa mulai dikenalkan. Ini bisa jadi alternatif makanan yang mudah disukai bayi. Selain sehat, kandungan gizinya juga cukup memadai. Snack ini juga bisa jadi pengganjal rasa lapar, sebelum ia mendapat makanan besarnya.

Yummy Bites

Moms bisa memilih jenis-jenis makanan sesuai kandungan gizinya dengan snack bayi ini. Ada yang berupa biskuit dengan rasa apel, rasa wortel, rasa sayur, semuanya bisa Moms pilih sesuai kesukaan anak. Dengan begitu, anak suka, Moms pun lebih mudah memberikan MPASI bergizi untuk si kecil. Mudahnya lagi, Moms juga tak perlu repot keluar belanja, karena semua ini bisa dibeli melalui Apps Blibli.com ya.


NO COMMENTS

LEAVE A REPLY