Orangtua Anti Panik Blibli

Moms, banyak yang mengatakan punya anak pertama merupakan masa paling menegangkan selama jadi orangtua. Banyak sekali hal yang harus dikenali, dipelajari, dan dicermati agar kesehatan dan kondisi psikologis anak berjalan dengan sempurna.

Bayi terlahir dengan 100 milyar neuron dalam otaknya, namun belum terhubung dengan sempurna. Untuk menghubungkan milyaran neuron tersebut, bayi perlu diberikan stimulus yang tepat baik dalam kemampuan berpikir, sosial-emosional, dan motorik. Aspek-aspek tersebut berkembang begitu pesat pada 3 tahun pertama usia si kecil. Agar aspek tersebut bisa berkembang sempurna, jadi orangtua anti panik adalah salah satu solusinya. Yuk! Kenali beberapa jurus jitu yang bisa Moms kenali biar jadi orangtua anti panik

Bayi menangis? Kenali dulu penyebabnya

Buku Anti Panik 2

Jaman dulu, ada mitos yang mengatakan bahwa bayi menangis dibiarkan saja karena bisa melatih paru-paru. Hal itu salah di mata para psikolog karena ternyata, ketika bayi menangis harus segera direspon, ditenangkan, dan dicari tahu kebutuhanya apa. Bayi yang dibiarkan saja ketika menangis ternyata bisa terhambat perkembangan otaknya.

Penyebab bayi menangis bisa bermacam-macam, mulai dari sakit, mengantuk, tumbuh gigi, ingin buang air, terlalu banyak stimulasi, kepanasan, kedinginan, ingin diperhatikan , dan lapar. Bagaimana cara membedakan alasan tersebut? Kuncinya ternyata ada para keseringan interaksi orangtua dan bayi!

Kenali makanan pertama bayi

Buku Anti Panik 3

Kadang, suka ada kebingungan kala harus memberi makan bayi setelah sekian lama hanya diberi ASI. Ternyata, ada banyak pilihan makanan pertama untuk bayi. Pertama, bubur halus berbahan tepung beras, jagung, dan sebagainya yang memiliki tekstur padat kalori, rasa cenderung tawar sehingga jarang menimbulkan reaksi penolakan pada bayi.

Kedua, buah segar dengan tekstur lembut yang punya berbagai rasa dan kaya enzim. Tapi, moms harus hati-hati memilih buah karena belum tentu mudah dicerna oleh pencernaan bayi. Ketiga adalah protein hewani seperti daging ayam, sapi, ikan, dan telur yang bisa diberikan setelah perkenalan makanan pertama. Moms, jika bayi menolak, tidak perlu dipaksakan karena nanti bisa ditawarkan dengan cara atau penyajian yang lebih menarik.

Jangan panik saat bayi demam

Buku Anti Panik 6

Ada mitos lucu yang berkembang di jaman dulu, yaitu bayi demam karena ingin bertambah pintar. Nah, psikolog berkata lain dengan menyatakan bahwa bayi yang sedang aktif belaja membutuhkan asupan gizi yang lebih banyak. Jika tidak terpenuhi, maka suu tubuh bayi bisa naik. Kenaikan suhu terjadi karena dehidrasi. Untuk menurunkan demam, triknya hanya satu: pemberian ASI yang cukup.

Cara mengenalkan emosi pada anak

Buku Anti Panik 4

Usia 12-18 bulan merupakan masa pengenalan anak terhadap hal yang ia suka dan tidak. Selain itu, anak juga mulai bisa mengungkapkan perasaannya secara ekspresif, misalnya lebih banyak mencium dan memeluk orangtua.

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan agar anak bisa mengenali emosi. Misalnya membacakan buku cerita mengenai emosi, mencari foto di internet yang menunjukkan berbagai emosi, kemudian praktikkan emosi dengan menyebutkan nama emosinya. Setelah anak mulai mengenali emosi, buatlah pemainan dengan hal itu.

Kenalkan anak pada buku

Buku Anti Panik 5

“Ibu saya mengajarkan buku adalah jendela dunia. Lewat buku, wawasan kita bertambah. Saya juga ingin anak-anak saya memiliki kecintaan pada buku,” ujar Dian Sastrowardoyo, aktris sekaligus ibu dari Shailendra dan Ishana.

Yep, buku adalah hal penting yang harus segera dikenalkan pada anak. Ini dia cara memilih buku agar bisa jadi teman tumbuh kembang anak.

Cara-cara di atas terlihat sederhana, tapi jika tidak dipahami, biasanya muncul kepanikan yang bukannya menyelesaikan masalah, justru menambah masalah. Tidak selamanya dokter atau psikolog bisa langsung menjawab pertanyaan orangtua mengenai proses tumbuh kembang anak. Nah, agar Moms tidak panik saat ada dalam proses tumbuh kembang anak, sepertinya buku Anti Panik Mengasuh Bayi 0-3 Tahun bisa dijadikan pegangan.

Buku dari TigaGenerasi ini berisi hal-hal yang sudah disebutkan di atas dalam format lebih lengkap. Semua tentang proses tumbuh kembang bayi dikemas secara berurutan dengan ilustrasi pendukung. Buku ini ditulis oleh psikolog anak yang bepengalaman, pemerhati anak, dan dokter anak yang sudah teruji kemampuannya. Nah, Blibli.com tengah mengadakan pre-order jika Moms ingin mendapatkan buku ini. Informasi berikutnya bisa Moms cek di sini.

“Momen magis saat bersama anak adalah ketika menyadari apa yang kita ajarkan ternyata dia pahami dan dia merefleksikannya kembali kepada kita pada saat yang tidak kita duga-duga. Mengamati anak bertumbuh dan mencerap segala sesuatu yang ia tangkap dari sekelilingnya selalu membuat saya kagum dan jatuh hati pada proses kehidupan.” – Dewi Lestari, ibu dari Keenan dan Atisha dalam buku Anti Panik Mengasuh Bayi 0-3 Tahun halaman 166.

Ilustrasi dari Buku Anti Panik Mengasuh Bayi 0-3 Tahun

Tyas

Tyas

Tyas - Big fans of coffee, TV series, and books.
Tyas

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY