Tips Membeli Air Purifier yang Tepat Sesuai Ukuran Ruangan!

Halo Blibli friends! Sempet kepikiran untuk beli sesuatu untuk membersihkan udara, tapi bingung sebenernya alat apa yang dibutuhin? Kita coba bahas disini ya! Keep scrolling!

Air Purifier saat ini sudah seperti kebutuhan primer loh, selain dari tingginya tingkat polusi udara yang berasal dari kendaraan, tapi saat-saat pandemi seperti ini kita juga makin was-was sama udara yang kita hirup, karena udara yang kita hirup sangat berdampak sama kesehatan paru-paru kita Friends!

Terlebih lagi, misalnya kita baru aja berkendara dari luar dan terpapar polusi langsung, kan badan kita udah nempel ya sama partikel-partikel kecil. Kamu tau ga, kalo partikel-partikel itu udah ngumpul di suatu ruangan, dia akan terperangkap dan bikin ruangan kita justru lebih berpolusi daripada di luar! Apalagi misalnya ngumpul orang-orang banyak.. kebayang kah?

Hasil Udara Bersih (CADR) – Penilaian Utama Alat Pembersih Udara

Jadi, ada istilah namanya CADR. Atau Clean Air Delivery Rate. Sesuai terjemahannya, ini adalah hasil pengukuran udara bersih yang dihasilkan oleh sebuah Air Purifier yang diukur oleh badan independen di US namanya AHAM (Association of Home Appliance Manufacturers).

Ketika kamu beli Air Purifier, itu sama aja kaya kamu beli filter air di aquarium kamu untuk ikan Koi kesayangan kamu.. Ada ukurannya kan sebesar apa filter yang dibutuhkan untuk ukuran kolam kamu? Sama seperti itu, di ruangan juga ada ukurannya loh Air Purifier apa yang terbaik untuk menyaring udara di dalamnya..

Si AHAM ini udah nentuin standar bahwa untuk nurunin tingkat polusi di dalam ruangan itu dibutuhkan Air Purifier yang  setiap jamnya membersihkan udara sebanyak 5x dalam setiap  jam di sebuah ruangan. Nih gambarnya, jadi dia membersihkan udara dari yang deket dulu, sampe jangkauan maksimum yang bisa si Air Purifier jangkau. Makanya terdapat itung-itungannya juga tergantung ruangan yang dipakai!

Sebagai contoh, Blue Pure 221 memiliki hasil udara bersih (CADR) sebanyak 590 m3/jam. AHAM juga merekomendasikan unit ini untuk digunakan di ruangan dengan ukuran ruangan sampai dengan 50 m2. Kenapa 50 m2 ? Ukuran ruangan tersebut dapat dihitung dari membagi hasil udara bersih 590 m3/jam dengan angka pembersihan udara dalam setiap jam sesuai rekomendasi si AHAM yaitu minimal 5x per jam. Hasilnya mendapatkan volume ruangan sebesar 118 m3. Kemudian ukuran ruangan ideal didapat dari hasil bagi volume ruangan (118 m3) dengan tinggi ruangan (diasumsikan 2,4 m), sehingga diperoleh hasil sebesar 50 m2. Perhitungan di atas digambarkan dengan rumus sebagai berikut:

Blue Pure 221 bisa saja diletakkan di ruangan yang lebih luas dari 50 m2, seperti contohnya di ruangan seluas 250 m2. Namun, dalam kasus ini, Blue Pure 221 hanya mampu sekali membersihkan udara dalam setiap jam saja. Sebaliknya, jika diletakkan di ruangan yang lebih kecil, contohnya 25 m2 maka bisa membersihkan sebanyak 10x dalam setiap jam.

Kesimpulannya beli lah pembersih udara sesuai dengan ukuran ruangannya. Pastikan pembersih udara mampu membersihkan minimal 5x ukuran ruangan per jamnya. Semakin tinggi hasil udara yang dihasilkan oleh pembersih udara tersebut, semakin luas pula ruangan yang bisa dibersihkan dan sebaliknya. Pembersih udara dengan hasil udara bersih yang tinggi, bisa digunakan untuk ruangan yang lebih kecil, namun tidak disarankan untuk menggunakan pembersih udara di ruangan berukuran lebih besar dari kemampuannya.

Blueair Blue Pure 411 Particle and Carbon Air Purifier Pembersih Udara
Blueair Blue Pure 411 Particle and Carbon Air Purifier Pembersih Udara

Jadi gitu Friends itung-itungannya! Ya ribet dikit untuk ngitung-ngitung gapapa lah.. biar efektif dan justru ga buang-buang uang untuk barang yang salah! Jadi kamu ukur dulu volume ruangan kamu, terus kamu sesuaikan deh sama hasil udara bersih yang ditawarkan sama Air Purifier yang kamu incer.. Selamat belanja! Selamat bernafas lega! Selamat anti polusi!

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY