8 Tips Agar Si Kecil Tumbuh Menjadi Anak yang Dermawan dan Mau Berbagi

mau berbagi

Sejalan dengan perkembanganya, si kecil mulai memahami apa arti sebuah kepemilikan. Lambat laun, si kecil mampu membedakan barang mana miliknya dan mana yang bukan. Sehingga dapat dimaklumi, jika sikap si kecil di awal pemahamannya akan menangis atau marah ketika barang miliknya dipegang atau digunakan orang lain. Nggak jarang, hal ini kemudian berpotensi membuatnya egois dan nggak mau berbagi.

Untuk itu, sebagai orang tua, tentunya kita wajib untuk mengajarkan sifat dermawan atau mau berbagi terhadap si kecil. Jika dibiarkan begitu saja, maka jangan heran jika si kecil nantinya akan mengalami kesulitan bersosialisasi dan bahkan dicemooh temannya sebagai orang ‘pelit’. Nggak mau kan hal tersebut sampai kejadian? Yuk simak tips mengajari si kecil untuk mau berbagi berikut ini!

1. Berikan si kecil pemahanan tentang pentingnya berbagi

mau berbagi
Via – Huffington Post

Di usianya yang dini, kemampuan mengatur emosi dan ego si anak pun masih rendah. Hal ini ditunjukkan dengan sikap anak ketika marah dan tersinggung ketika orang lain menyentuh mainan miliknya.

Menyikapi hal tersebut, moms dan dads hendaknya memberikan pengertian bahwa mainan tersebut hanya dipinjam sementara, kepemilikan atas barang tersebut masih tetap pada si kecil.

2. Kompak dalam memberikan contoh konsep berbagi

mau berbagi
Via – Huffington Post

Nggak hanya memberi teori saja, orang tua selayaknya juga bisa memberikan contoh sikap mau berbagi dengan benar. Agar si kecil nggak merasa bingung, moms dan dads hendaknya harus sepakat dan kompak dalam memberikan contoh konsepnya.

Misalnya ketika moms mencontohkan si kecil untuk berbagi makanan kepada tetangga, maka dads pun sebaiknya seia sekata. Jika ada perbedaan pendapat, hendaknya hal tersebutditunjukkan di depan si kecil sehingga membuatnya bingung ya.

3. Ciptakan stimulus yang tepat

mau berbagi
Via – The Spruce

Saat si kecil susah berbagi, maka saatnya moms dan dads menyiasatinya dengan memberikan rangsangan yang tepat. Salah satunya adalah melalui kegiatan bermain bersama dengan teman sebayanya.

Ajaklah si kecil untuk berkunjung ke rumah saudara atau teman sebayanya, kemudian berikan dia mainan yang bisa dimainkan secara bersama-sama dan beritahukan bahwa moms dan dads membelikannya agar dia bisa bermain bersama temannya.

4. Ajaklah si kecil dalam kegiatan sosial untuk berbagi

mau berbagi
Via – My Baby Cart

Untuk meningkatkan rasa empati dan melatih sifat kedermawanannya, ajaklah si kecil dalam program charity ke anak yatim atau orang-orang yang membutuhkan. Dalam sesi pemberian barang, ajak si kecil agar dirinya mau memberikan barang tersebut. Barang-barang yang diberikan pun bisa berupa mainannya yang sudah jarang dipakai sehingga dia bisa belajar berbagi sekaligus bersosialiasi.

5. Berikan apresiasi ketika si kecil mau berbagi

mau berbagi
Via – The body is not apology

Sejalan dengan perkembangan pola pikir dan tubuhnya, ego tinggi yang dimiliki si kecil juga mungkin akan berkurang dengan rangsangan dan pengaruh lingkungan yang tepat. Untuk itu, disaat si kecil sudah mau berbagi dengan orang lain, maka moms dan dads patut memberikan apreasiasi seperti ucapan bangga, pelukan, ataupun hadiah kecil.

Namun tetap jangan menjadikan sistem hadiah untuk perilaku yang baik ya, karena hal tersebut akan mengajarkannya pola pikir mengharap imbalan. Sehingga si kecil nantinya akan mau berbagi namun nggak secara tulus.

6. Usahakan untuk menghindari sistem hukuman pada si kecil

mau berbagi
Via – NBC News

Harus disadari kalau setiap perbuatan mengandung konsekuensi, namun bagi si kecil sebaiknya hindari sistem menghukum untuk membuatnya disiplin. Karena pada dasarnya, hal tersebut hanya akan membuatnya takut atau justru malah membangkang.

Sebaliknya, terus berikan dorongan sikap positif untuk berbagi, dan pujilah ia setiap kali melakukan hal-hal dermawan sekecil apapun, seperti meminjamkan pensil untuk temannya.

7. Ingatkan untuk menghargai barang-barang privasinya

mau berbagi
Via – Very well

Seperti halnya orang lain, si kecil pun mempunyai barang privasi yang hanya ingin dimilikinya sendiri. Alasannya karena barang tersebut mungkin memiliki nilai lebih dibandingkan barang lain seperti alasan kelangkaan atau kenangan tertentu.

Untuk barang-barang privasinya, moms dan dads sebaiknya jangan memaksakan dan selalu mintalah ijin kepada si kecil jika hendak meminjamkan barangnya kepada orang lain. Dengan demikian, si kecil jadi tahu apa itu barang privasi dan cara untuk menghargainya.

8. Ajari juga barang mana yang nggak boleh dibagi

mau berbagi
Via – Understood

Jika anak sudah mau berbagi, maka moms dan dads juga perlu memberitahukan hal-hal yang menjadi privasi dan sebaiknya jangan dibagi atau digunakan bersama. Seperti halnya handuk atau sikat gigi yang hanya boleh dipakai oleh dirinya saja. Jangan lupa berikan pemahaman mengapa penggunaannya demikian dengan bahasa yang mudah dimengerti olehnya.

Menumbuhkan sikap dermawan dan mau berbagi terhadap si kecil ternyata nggak sesulit yang dibayangkan. Jika sudah diajarkan sejak usia dini, si kecil pun akan dengan mudah mengerti dan melakukannya dengan senang hati.

Ajarkan padanya bahwa berbagi itu mudah dan bisa dimulai dengan cara apa saja, bahkan bisa dimulai dengan hal kecil seperti berbagi mainan bersama teman-temannnya. Moms dan dads bisa mulai dengan menyediakan permainan edukasi dari Blibli.com yang dapat digunakan bersama media pembelajarannya. Yuk, mulai tumbuhkan sifat dermawan pada si kecil bersama Blibli.com #BlibliSekarang!

Ruth

Happy mommy of twin, living in Jakarta and working for a digital media company. That's why I like to do some research and asking for some opinion to my friends via social media, messenger apps, or even small gathering at a cafe.

I’m living in a daily activity filled with innovative books about parenting and interior that come bundled with extra hot chocolate marshmallow and home-made cake.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY