Kartala artinya cahaya diambil dari bahasa Sansekerta. Sama seperti artinya, Kartala, sebuah komunitas touring asal Jawa Barat berusaha membagikan cahaya pada wilayah-wilayah yang mereka jelajahi. Mereka menjalani hobi touring sekaligus membantu penerangan untuk desa terpencil menggunakan solar cell.

photo-kartala-pp-large

Ada satu kisah yang membuat mereka akhirnya memiliki misi sosial setiap menjalankan hobi. Rama, salah satu penggagas Kartala menceritakan bahwa suatu momen di tahun 2014, mereka melewati sebuah kampung yang belum dialiri listrik.

“Saat touring, kami melewati kampung di Sumedang. Karena terlalu sore, kami memutuskan untuk menginap di rumah Pak RT yang gelap total karena tak ada listrik,” ujar pria berusia 35 tahun ini.

Akhirnya mereka memutuskan untuk mengaktifkan solar cell yang bisa menyalakan 2-3 lampu dengan accu motor bekas yang hingga kini masih bisa menyala. Padahal, solar cell tersebut sudah ada sejak tahun 2005 namun rusak sedangkan warga tidak tahu cara membetulkannya.

Rama juga bercerita bahwa dulu, Kartala hanya menjalani hobi touring tanpa berpikir harus punya kewajiban berbagi. Tapi ada satu kata dari salah satu klien Rama yang mengubah total perjalanan Kartala.

“Dulu kami cuma touring dan piknik. Foto-foto, upload Facebook, terus pulang. Nggak bawa apapun yang berarti. Suatu hari, ada seseorang yang bilang sama saya ‘jangan cuma motoran, harus ada timbal balik ke masyarakat,’” paparnya.

Kata-kata itulah yang menginspirasi dan mengubah hidupnya dan Kartala hingga sekarang.

Hingga tahun ini, sudah ada 20an kampung di Jawa Barat dan Banten yang mereka kunjungi. Mereka tidak memiliki struktur keanggotaan, semua yang berbagi dengan Kartala mengikuti pola volunteer, ingin menjalani hobi sekaligus berbagi.

Berbagi dengan warga yang membutuhkan.
Berbagi dengan warga yang membutuhkan.

Berbekal komunikasi yang dilakukan melalui grup Whatsapp, Kartala menjalani misinya, membantu kampung-kampung dalam bentuk pembangkit listrik tenaga matahari, taman bacaan, dan renovasi. Berapapun jumlah orang yang ikut dalam satu kali touring, mereka tetap berangkat.

Tantangan Kartala: Berburu Keperluan Touring

Anggota Kartala tersebar di berbagai wilayah di Jawa Barat dan tak semuanya punya akses yang mudah untuk mencari keperluan touring sekaligus perlengkapan untuk mendukung misi sosialnya. Maka itu, Kartala menganggap Blibli.com hadir untuk mempermudah mereka untuk mendapatkan berbagai keperluan.

photo-kartala-5-large

“Kami agak sulit memang untuk nyari keperluan touring di sini. Jaket, sepatu, box, tas, dan lain-lain. Akhirnya kita aktif aja di forum digital perlengkapan bikers. Tapi ya seadanya, yang dicari nggak selalu ada,” ujar Rama.

Good Life Versi Kartala: Ingin Membantu Pemerintah Tanpa Harus Menyinyiri

“Lebih baik menyalakan lilin, daripada mengutuk kegelapan, itu motivasinya,” kata Rama saat ditanya motivasi mengapa Kartala berjuang untuk terus ada.

Good life adalah sesuatu yang tidak hanya harus dimiliki, tapi harus dibagi. Berbagi sambil menjalani hobi, menjalin komunikasi dengan warga yang membutuhkan, melihat langsung ada dampak yang langsung bisa dirasakan mereka yang membutuhkan.

“Kartala tak akan berhenti sampai kami berhasil menyebarkan ‘isme’ atau nilai dari Kartala ini ke seluruh Indonesia. Kami ingin semua riders Indonesia melakukan hal yang sama: riding sambil berbagi,” tutup Rama.

Friends, apa good life versi kamu? Yuk ikuti Kartala yang dengan senang hati membagikan good life mereka sehingga bisa jadi inspirasi. Jangan mau kalah dengan mereka karena sesungguhnya setiap orang punya good life-nya masing-masing. Yuk, bagikan good life versi kamu juga! Sst, ada kesempatan untuk mendapatkan berbagai produk senilai total 60 juta dari Blibli.com. Jangan biarkan orang lain tidak tahu good life versi kamu ya, Friends!

Tyas

Tyas

Tyas - Big fans of coffee, TV series, and books.
Tyas

6 COMMENTS

  1. Hai teh vindya..untuk kartala “perjalanan cahya” bisa juga dilihat di facebook “Perjalanan Cahaya” facebook.com/perjalanancahaya

    Terimaksih ☺

LEAVE A REPLY